Update Berita Terbaru The Graph (GRT)

Oleh CMC AI
27 October 2026 01:52AM (UTC+0)
TLDR

The Graph mendorong jaringan terdesentralisasinya agar semakin dikenal. Migrasi besar kini telah selesai dan menarik perhatian para pedagang. Berikut berita terbarunya:

  1. Migrasi Polygon dan BNB Chain Selesai (8 Oktober 2026) – Pengembang kini harus memproses kueri melalui jaringan terdesentralisasi The Graph, bukan melalui layanan uji coba terpusatnya.

  2. GRT Naik 25,58% Menjelang Migrasi (28 September 2026) – Para pedagang bereaksi terhadap rencana peralihan jaringan, sehingga volume perdagangan di pasar spot dan derivatif meningkat tajam.

  3. Foundation Mulai Memindahkan Trafik Studio (25 September 2026) – The Graph mulai mengalihkan trafik kueri dari Studio terpusat ke jaringan terdesentralisasi untuk BNB Chain dan Polygon.

Deep Dive

1. Migrasi Polygon dan BNB Chain Selesai (8 Oktober 2026)

Ringkasan: Tenggat 8 Oktober 2026 menandai berakhirnya penggunaan endpoint Subgraph Studio terpusat milik The Graph untuk trafik produksi di Polygon dan BNB Chain. Pengembang kini harus menerbitkan subgraph mereka di The Graph Network dan menggunakan indexer terdesentralisasi di jaringan tersebut untuk melayani kueri. Biaya kueri dibayar menggunakan GRT. Peralihan ini menjadi ujian penting untuk mengetahui apakah sistem indeksasi terdesentralisasi mampu menangani beban kerja dari dua ekosistem aplikasi besar.

Dampaknya: Perkembangan ini berpotensi positif bagi GRT karena penggunaan jaringan dari dua blockchain besar tersebut kini terkait langsung dengan biaya kueri di jaringan. Hal ini dapat meningkatkan kegunaan dan permintaan token. Namun, dalam jangka pendek, pengembang mungkin menghadapi kendala teknis saat menyesuaikan diri dengan pengaturan pembayaran dan endpoint yang baru. (Bitcoinist.com)

2. GRT Naik 25,58% Menjelang Migrasi (28 September 2026)

Ringkasan: Harga GRT naik lebih dari 25% pada 28 September 2026, seiring para pedagang bersiap menghadapi migrasi pada 8 Oktober. Volume perdagangan spot melonjak 530,9% menjadi $117,1 juta, sementara volume derivatif meningkat hampir 893% menjadi $150,25 juta. Angka ini menunjukkan tingginya minat spekulatif.

Dampaknya: Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa pencapaian penting dalam pengembangan protokol dapat mendorong aktivitas perdagangan dan momentum harga GRT. Namun, lonjakan volume derivatif yang sangat besar juga dapat menyebabkan volatilitas lebih tinggi dan tekanan jual setelah peristiwa tersebut berlalu. Karena itu, tingkat open interest—jumlah kontrak derivatif yang masih terbuka—perlu dipantau dengan saksama. (TokenPost)

3. Foundation Mulai Memindahkan Trafik Studio (25 September 2026)

Ringkasan: Pada 25 September 2026, The Graph Foundation mengumumkan bahwa pihaknya mulai memindahkan trafik kueri Subgraph Studio ke The Graph Network. Proses ini dimulai dengan BNB Smart Chain dan Polygon. Peralihan tersebut mengurangi ketergantungan pada "Upgrade Indexer" terpusat dan memindahkan tanggung jawab indeksasi serta layanan kueri ke jaringan terdesentralisasi.

Dampaknya: Dari sisi operasional, peralihan ini tergolong netral hingga positif karena memperkuat langkah The Graph menuju protokol yang sepenuhnya terdesentralisasi. Salah satu indikator utama yang perlu diperhatikan adalah pertumbuhan pendapatan indexer dari biaya kueri. Angka tersebut akan menunjukkan secara konkret apakah migrasi ini berhasil. (TradingView News)

Conclusion

The Graph terus mengurangi ketergantungannya pada sistem terpusat. Selesainya migrasi Polygon dan BNB Chain menjadi pencapaian besar bagi jaringan terdesentralisasinya sekaligus memperkuat kegunaan GRT. Kini, apakah pertumbuhan biaya kueri di jaringan akan membuktikan keberhasilan peralihan yang telah lama direncanakan ini?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.