Analisis harga The Graph (GRT) Terbaru

Oleh CMC AI
05 November 2026 11:37PM (UTC+0)

Mengapa harga GRT turun? (06/11/2026)

TLDR

The Graph turun 7,92% ke $0,0189 dalam 24 jam, lebih buruk dibandingkan penurunan pasar yang lebih luas. Pelemahan ini terutama dipicu oleh ketidakpastian makroekonomi dan penundaan pemangkasan suku bunga Federal Reserve. The Graph menunjukkan korelasi yang kuat dengan Bitcoin, yang turun 5,72%.

  1. Penyebab utama: Penurunan pasar kripto secara luas, dipicu oleh inflasi yang masih tinggi dan perubahan ekspektasi terhadap pelonggaran kebijakan Fed.

  2. Penyebab tambahan: Peralihan investasi dari altcoin, seperti tercermin dari Altcoin Season Index yang turun, serta penurunan harga hingga menembus sejumlah rata-rata pergerakan penting.

  3. Prospek pasar jangka pendek: Jika GRT bertahan di sekitar titik terendah terbaru, yaitu $0,0188, harganya berpeluang mengalami pemulihan sementara menuju SMA 7 hari di sekitar $0,0202. Jika turun menembus level tersebut, harga berisiko menguji SMA 200 hari di sekitar $0,0210. Perhatikan peningkatan Stake-Based Scaling yang dijadwalkan pada 17 November karena dapat memengaruhi aktivitas jaringan.

Deep Dive

1. Penurunan Pasar yang Dipicu Faktor Makroekonomi

Total kapitalisasi pasar kripto turun 5,49% dalam 24 jam, sementara Bitcoin melemah 5,72%. Pergerakan ini sejalan dengan meningkatnya kekhawatiran bahwa inflasi akan bertahan tinggi dan langkah bank-bank besar, seperti Goldman Sachs, yang memperkirakan pemangkasan suku bunga Fed baru akan dilakukan pada Desember 2026 (CryptoNews). Tekanan makroekonomi ini mengurangi likuiditas bagi aset berisiko seperti altcoin.

Artinya: Penurunan GRT merupakan bagian dari peralihan pasar ke aset yang dianggap lebih aman, bukan berarti ada masalah khusus pada koin ini. Pergerakannya sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar kripto secara keseluruhan.

Yang perlu diperhatikan: Data ekonomi penting dari AS, seperti laporan CPI Oktober, dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan Fed dan arah pasar.

2. Peralihan Investasi dari Altcoin dan Penurunan Teknis

CMC Altcoin Season Index turun 10,42% dalam 24 jam menjadi 43, menandakan bahwa investasi sedang beralih keluar dari altcoin. Dari sisi teknis, GRT diperdagangkan di bawah SMA 7 hari ($0,0202) dan SMA 30 hari ($0,0238). RSI 14 hari berada di 37,77, yang menunjukkan kondisi jenuh jual, tetapi belum mengindikasikan pembalikan arah.

Artinya: Tekanan jual bertambah karena investor secara luas beralih dari aset berisiko tinggi, sementara belum ada dukungan teknis yang kuat dalam waktu dekat.

Yang perlu diperhatikan: Pergerakan yang bertahan di atas SMA 7 hari dapat menjadi tanda bahwa momentum jangka pendek mulai pulih.

3. Prospek Pasar Jangka Pendek

Pemicu utama pergerakan saat ini berasal dari faktor makroekonomi. Berdasarkan data yang tersedia, tidak ada kabar negatif khusus mengenai GRT. Peningkatan Stake-Based Scaling yang direncanakan pada 17 November merupakan peristiwa mendatang yang dapat mengubah aspek ekonomi token bagi indexer besar, tetapi bukan penyebab pergerakan harga saat ini.

Artinya: Tren masih bearish dan bergantung pada stabilisasi pasar secara keseluruhan. Skenario dasar adalah harga bergerak mendatar di sekitar level terendah saat ini. Namun, harga berisiko turun lebih jauh jika Bitcoin menembus level dukungan penting.

Yang perlu diperhatikan: Apakah GRT mampu bertahan di level terendah $0,0188 dan bagaimana pergerakan Bitcoin di kisaran $75.000–$76.000.

Kesimpulan

Prospek Pasar: Tekanan Bearish

Penurunan GRT merupakan dampak dari aksi jual di pasar kripto yang dipicu faktor makroekonomi dan pengurangan risiko pada altcoin, bukan tanda adanya masalah mendasar pada protokolnya.

Hal utama yang perlu diperhatikan: Apakah Bitcoin dapat bertahan di atas $75.000. Ini penting untuk menghentikan arus keluar investasi dari altcoin dan membantu GRT menemukan titik terendah.

Mengapa harga GRT naik? (04/11/2026)

TLDR

The Graph (GRT) naik 4,79% menjadi $0,0207 dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini sedikit lebih baik daripada pemulihan pasar kripto secara umum, yang terutama didorong oleh rebound Bitcoin setelah ketidakpastian terkait pemilu mereda.

  1. Alasan utama: Pergerakan GRT mengikuti pemulihan Bitcoin.

  2. Alasan lainnya: Data yang tersedia tidak menunjukkan faktor pendorong lain yang jelas.

  3. Prospek pasar jangka pendek: Jika GRT bertahan di atas $0,0202, harganya berpeluang menguji $0,0205. Namun, jika turun di bawah $0,0199, harga berisiko terkoreksi. Arah pergerakan juga bergantung pada kemampuan Bitcoin untuk kembali menembus $80.000 dan laporan ketenagakerjaan AS yang akan dirilis pada 6 November.

Analisis Mendalam

1. Pergerakan Mengikuti Pemulihan Bitcoin

Ringkasan: Kenaikan The Graph sejalan dengan rebound Bitcoin sebesar 3,8%. Pasar kripto secara umum pulih setelah ketidakpastian terkait hasil pemilu paruh waktu AS mereda. Kondisi ini mendorong pelaku pasar menutup posisi jual dan meningkatkan aktivitas opsi bullish (Yahoo Finance). Total kapitalisasi pasar kripto naik 2,57%.

Artinya: Kenaikan GRT tampaknya bukan dipicu oleh kabar khusus tentang proyeknya, melainkan oleh meningkatnya minat terhadap aset berisiko di pasar kripto.

Yang perlu diperhatikan: Pergerakan harga Bitcoin di sekitar $80.000. Jika Bitcoin gagal kembali menembus level tersebut, altcoin seperti GRT bisa ikut tertekan.

2. Tidak Ada Faktor Pendorong Lain yang Jelas

Ringkasan: Informasi yang tersedia tidak menunjukkan kabar khusus tentang GRT, pengumuman kemitraan, ataupun aktivitas on-chain yang tidak biasa. Data derivatif GRT juga tidak tersedia, dan tidak ada bukti bahwa minat pasar sedang beralih ke token pengindeksan data.

Artinya: Kenaikan harga tampaknya terutama berasal dari aliran dana ke pasar, seiring dengan kenaikan aset-aset utama, bukan dari pemicu khusus.

3. Prospek Pasar Jangka Pendek

Ringkasan: GRT sedang menguji level retracement Fibonacci 23,6% di $0,0202. Jika mampu bertahan di atas level ini, harganya berpeluang menuju level tertinggi terbaru di sekitar $0,0205. Area support penting berada pada level Fibonacci 38,2%, yaitu $0,0199. Pergerakan selanjutnya akan dipengaruhi oleh arah Bitcoin dan laporan ketenagakerjaan AS bulan Oktober yang dijadwalkan rilis pada 6 November.

Artinya: Prospek jangka pendek cenderung positif, tetapi masih bergantung pada kekuatan pasar secara keseluruhan.

Yang perlu diperhatikan: Penembusan yang kuat dan penutupan harga di atas $0,0205, disertai peningkatan volume perdagangan, dapat menjadi tanda bahwa momentum kenaikan berlanjut.

Kesimpulan

Prospek Pasar: Cenderung Positif, tetapi Bergantung pada Kondisi Pasar Kenaikan The Graph mencerminkan membaiknya sentimen pasar secara umum, bukan adanya pemicu khusus dari proyeknya. Pergerakan GRT masih sangat berkaitan dengan arah Bitcoin.

Hal utama yang perlu dipantau: Apakah Bitcoin dapat menembus dan bertahan di atas $80.000. Jika ya, kondisi tersebut berpotensi memberi dorongan tambahan bagi GRT dan altcoin lainnya.

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.
GRT
The GraphGRT
|
$0.01931

0.5% (1h)