Update Berita Terbaru VeChain (VET)

Oleh CMC AI
25 October 2026 08:41PM (UTC+0)

Apa kabar terbaru tentang VET?

TLDR

Berita VeChain menunjukkan kemajuan teknis yang konsisten di tengah pasar yang bergejolak. Peningkatan besar kini telah diluncurkan, sementara kemitraan dengan bursa memperluas jangkauannya.

  1. Pembaruan Interstellar Diluncurkan (16 September 2026) – Pembaruan protokol besar ini meningkatkan kemudahan bagi pengembang dan kompatibilitas dengan EVM.

  2. Hadir dalam Perayaan 9 Tahun CoinW (28 September 2026) – Kemitraan dengan bursa ini menyoroti peran VeChain dalam perkembangan “aplikasi super kripto”.

  3. Analis Memetakan Skenario Harga Oktober (1 Oktober 2026) – Analisis teknis menunjukkan persaingan di area resistansi penting antara $0,0086 dan $0,0099.

Ulasan Mendalam

1. Pembaruan Interstellar Diluncurkan (16 September 2026)

Ringkasan: VeChain meluncurkan pembaruan Interstellar, peningkatan protokol penting yang bertujuan memperkuat kompatibilitas dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Pembaruan ini dirancang agar pengembang dapat membuat lebih banyak jenis aplikasi dan mengurangi kendala saat menerapkan smart contract di jaringan VeChainThor.

Dampaknya: Ini merupakan perkembangan yang berpotensi positif bagi VET dalam jangka panjang karena dapat mempermudah pengembang untuk menggunakan jaringan tersebut. Hal ini berpotensi meningkatkan aktivitas dan kegunaan jaringan. Ekosistem yang lebih tangguh dan ramah bagi pengembang juga penting untuk mendukung penggunaan VeChain oleh perusahaan.

(TradingView)

2. Hadir dalam Perayaan 9 Tahun CoinW (28 September 2026)

Ringkasan: Bursa global CoinW menampilkan VeChain sebagai mitra penting dalam acara perayaan ulang tahun ke-9. Acara tersebut membahas perkembangan CoinW menjadi “aplikasi super kripto” yang menyatukan perdagangan, perangkat AI, dan layanan on-chain.

Dampaknya: Pengaruhnya terhadap VET netral hingga sedikit positif karena dapat meningkatkan visibilitas proyek ini di ekosistem perdagangan besar. Meski tidak secara langsung mendorong adopsi, integrasi seperti ini dapat mendukung likuiditas dan mempermudah akses bagi pengguna umum.

(Cointelegraph)

3. Analis Memetakan Skenario Harga Oktober (1 Oktober 2026)

Ringkasan: Analisis teknis menunjukkan VET bergerak dalam pola kanal naik. Area dukungan terdekat berada di sekitar EMA 100 periode (sekitar $0,0086), sedangkan resistansi berada di dekat $0,0099. Skenario kenaikan membutuhkan penembusan yang bertahan dengan volume perdagangan tinggi. Jika harga turun menembus area dukungan, VET berpotensi menguji level dukungan yang lebih rendah.

Dampaknya: Prospek jangka pendek masih beragam. Rentang harga yang terpetakan memberi acuan yang jelas untuk dipantau, tetapi arah pasar akan bergantung pada apakah tekanan beli cukup kuat untuk mengatasi pasokan yang selama ini membatasi kenaikan harga.

(CoinMarketCap)

Kesimpulan

VeChain terus menjalankan peta jalannya melalui peningkatan teknis inti, sembari menghadapi pasar altcoin yang menantang. Mampukah pembaruan Interstellar mendorong peningkatan nyata dalam aktivitas pengembang dan metrik on-chain dalam beberapa bulan mendatang?

Apa yang berikutnya di peta jalan VET?

TLDR

Pengembangan VeChain berlanjut dengan sejumlah pencapaian berikut:

  1. Peningkatan EVM untuk Mencapai Kompatibilitas Penuh (2026–2027) – Meningkatkan kompatibilitas agar aplikasi Ethereum dapat dipindahkan dengan mudah dan hemat biaya.

  2. Interoperabilitas Lintas Blockchain & JSON-RPC (2026–2027) – Memperluas infrastruktur penghubung dan perangkat untuk pengembang agar berbagai blockchain dapat terhubung.

  3. Marketplace Agen & Identitas On-Chain (2026–2027) – Meluncurkan platform bagi agen AI untuk bertransaksi dengan memanfaatkan lapisan kepercayaan VeChain.

  4. RWA Native & Lapisan Verifikasi (2026–2027) – Membangun infrastruktur untuk mengubah aset dunia nyata menjadi token, dengan data yang telah diverifikasi.

Ulasan Mendalam

1. Peningkatan EVM untuk Mencapai Kompatibilitas Penuh (2026–2027)

Gambaran umum: Setelah hard fork Interstellar pada September 2026, VeChainThor akan terus mengintegrasikan Ethereum Improvement Proposals (EIP) untuk mencapai kompatibilitas EVM penuh. Artinya, pengembang dapat menjalankan kontrak pintar Ethereum di VeChain dengan sedikit perubahan, sambil memanfaatkan biaya yang lebih rendah dan fitur khusus seperti delegasi biaya transaksi. Upaya ini merupakan bagian dari peta jalan Renaissance yang berlangsung selama beberapa tahun (SplendidMite).

Dampaknya: Perkembangan ini berpotensi berdampak positif bagi VET karena dapat mempermudah ribuan pengembang Ethereum untuk membangun aplikasi di VeChain. Hal ini juga berpotensi meningkatkan permintaan transaksi yang menggunakan VTHO sebagai gas. Risikonya, adopsi tetap bergantung pada pemasaran dan kemampuan VeChain untuk bersaing dengan jaringan EVM lain dalam menarik pengguna dan pengembang.

2. Interoperabilitas Lintas Blockchain & JSON-RPC (2026–2027)

Gambaran umum: VeChain sedang meningkatkan kemampuan lintas blockchain. Salah satu pijakannya adalah integrasi jembatan Wanchain yang mulai beroperasi pada Agustus 2026 (TradingView). Pengembangan selanjutnya mencakup peningkatan layanan JSON-RPC dan dukungan yang lebih luas untuk jembatan antarjaringan. Dengan begitu, aset dan data dapat berpindah secara aman antara VeChain dan blockchain lain.

Dampaknya: Perkembangan ini dapat berdampak netral hingga positif bagi VET. Interoperabilitas yang lebih baik berpotensi menarik aset dan pengguna dari ekosistem lain, sehingga meningkatkan kegunaan jaringan. Namun, waktu yang dibutuhkan hingga adopsi meluas belum pasti dan bergantung pada pelaksanaan integrasi oleh para mitra.

3. Marketplace Agen & Identitas On-Chain (2026–2027)

Gambaran umum: Salah satu pilar utama peta jalan “Agentic Foundations” VeChain untuk 2026 adalah pembuatan marketplace yang memungkinkan agen AI bertransaksi secara otomatis. Rencana ini mencakup sistem identitas dan reputasi on-chain serta kerangka Model Context Protocol (MCP). Tujuannya adalah agar agen dapat menggunakan VeChain sebagai lapisan kepercayaan untuk transaksi komersial dan tugas terkait keberlanjutan (VeChain).

Dampaknya: Ini berpotensi berdampak positif bagi VET karena menempatkan jaringan VeChain di persimpangan antara blockchain dan AI, dua bidang yang berkembang pesat. Jika berhasil, pengembangan ini dapat mendorong munculnya beragam penggunaan baru dengan frekuensi transaksi tinggi. Di sisi lain, teknologinya rumit dan permintaan terhadap ekonomi agen AI berbasis blockchain belum terbukti.

4. RWA Native & Lapisan Verifikasi (2026–2027)

Gambaran umum: VeChain sedang mengembangkan lapisan native untuk mengubah aset dunia nyata (RWA), seperti kredit karbon dan persediaan dalam rantai pasok, menjadi token. Pengembangan ini mencakup lapisan verifikasi untuk memastikan keabsahan data dunia nyata—misalnya, klaim keberlanjutan—serta memanfaatkan kemitraan perusahaan yang telah terjalin dengan Walmart dan BMW (Bitunix).

Dampaknya: Perkembangan ini berpotensi berdampak positif bagi VET karena sejalan dengan keunggulan VeChain dalam melayani perusahaan. Jika berhasil, pengembangan tersebut dapat membawa lebih banyak nilai dari sektor yang diatur ke dalam jaringan. Risikonya meliputi proses adopsi perusahaan yang lambat dan persaingan dari platform lain yang berfokus pada RWA.

Kesimpulan

Peta jalan VeChain menunjukkan pergeseran strategis: dari peningkatan infrastruktur inti menuju dukungan bagi penggunaan yang lebih maju di bidang AI, interoperabilitas, dan aset dunia nyata. Intinya, VeChain secara bertahap mengalihkan fokus dari pengembangan protokol ke upaya menarik pengembang dan perusahaan agar memanfaatkan lapisan kepercayaannya. Apakah pasar akan lebih menghargai pendekatan yang mengutamakan kegunaan ini dalam setahun ke depan?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.