Penjelasan Mendalam
1. Pembaruan Mainnet Etherlink 7.0 (Segera Hadir)
Gambaran Umum: Versi besar berikutnya dari Etherlink, layer Smart Rollup yang kompatibel dengan EVM di Tezos, sedang dalam tahap akhir pengembangan. Setelah proses penguatan keamanan yang berhasil, komunitas menantikan peluncuran mainnet versi 7.0. Pembaruan ini merupakan bagian dari siklus peningkatan berkelanjutan untuk solusi layer-2 yang telah menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam Total Value Locked (TVL).
Arti bagi Tezos: Ini merupakan kabar baik untuk XTZ karena meningkatkan keamanan dan skalabilitas komponen penting dalam ekosistem, yang berpotensi menarik lebih banyak pengembang dan pengguna DeFi. Fokus pada penguatan keamanan juga dapat meningkatkan kepercayaan institusional terhadap jaringan.
2. Peluncuran Mainnet Tezos X (Musim Panas 2026)
Gambaran Umum: Tezos X adalah evolusi arsitektur besar yang bertujuan menciptakan lapisan terpadu di mana runtime Michelson native dan runtime yang kompatibel dengan EVM dapat berinteraksi secara mendalam pada satu buku besar bersama. Peluncuran mainnet direncanakan pada musim panas 2026 (Bpay News), dengan janji konfirmasi transaksi yang jauh lebih cepat (target sekitar 50ms). Peluncuran testnet untuk komponennya dijadwalkan pada Mei 2026.
Arti bagi Tezos: Ini merupakan kabar baik untuk XTZ karena keberhasilan peluncuran dapat secara signifikan meningkatkan pengalaman pengguna dan kapasitas transaksi, menjadikan Tezos lebih kompetitif untuk aplikasi terdesentralisasi (dApps) berperforma tinggi. Namun, keterlambatan atau kompleksitas teknis dalam pembaruan fundamental ini menjadi risiko utama dalam pelaksanaannya.
3. Pembaruan Protocol V dengan Native Liquid Staking (Masa Depan)
Gambaran Umum: Setelah pembaruan Ushuaia, versi protokol berikutnya (Protocol V) diperkirakan akan memperkenalkan native liquid staking. Fitur ini, yang direpresentasikan oleh token sTEZ, saat ini masih dalam tahap pengujian dengan fitur flag di testnet. Aktivasi di mainnet memerlukan proposal tata kelola yang berhasil dan pemungutan suara di masa depan (CoinMarketCap).
Arti bagi Tezos: Ini merupakan kabar baik untuk XTZ karena native liquid staking dapat meningkatkan efisiensi modal bagi para staker, yang berpotensi meningkatkan partisipasi jaringan dan keamanan. Selain itu, fitur ini menciptakan primitif DeFi baru dalam ekosistem, meskipun dampaknya sangat bergantung pada adopsi dan pembentukan likuiditas.
Kesimpulan
Roadmap Tezos berfokus pada pelaksanaan visi Tezos X—meningkatkan skalabilitas inti melalui Etherlink dan menyatukan runtime—serta memperkenalkan fitur DeFi dasar seperti native liquid staking. Nilai jaringan sangat bergantung pada keberhasilan peluncuran pembaruan teknis ini untuk mendorong adopsi pengembang dan aktivitas on-chain. Apakah pasar akan menghargai fokus berkelanjutan pada infrastruktur ini dibandingkan dengan hype semata?