Penjelasan Mendalam
1. Tether Mendukung Dreamcash untuk USDT Perpetuals (14 Februari 2026)
Gambaran Umum: Tether melakukan investasi strategis di Dreamcash, sebuah aplikasi mobile yang menjadi antarmuka untuk protokol derivatif Hyperliquid. Langkah ini memungkinkan pasar berjangka abadi yang dijamin USDT untuk aset dunia nyata (RWAs), termasuk saham besar seperti Tesla dan Nvidia, indeks seperti S&P 500, serta komoditas seperti emas. Untuk mendorong adopsi, Dreamcash meluncurkan program hadiah mingguan senilai $200.000 untuk para trader.
Maknanya: Ini merupakan kabar positif untuk USDT karena secara langsung mengembangkan salah satu kegunaan utama bursa terpusat—perdagangan leverage aset tradisional—ke dalam ekosistem on-chain. Hal ini memperluas fungsi USDT dari sekadar pasangan perdagangan menjadi aset margin untuk derivatif yang lebih kompleks, berpotensi menarik volume besar dan memperkuat efek jaringan USDT. (CoinMarketCap)
2. Guncangan Kepatuhan Binance Terkait USDT yang Terhubung dengan Iran (14 Februari 2026)
Gambaran Umum: Fortune melaporkan bahwa Binance memecat setidaknya lima anggota tim investigasi kepatuhan setelah mereka menandai transaksi USDT lebih dari $1 miliar di blockchain Tron yang diduga terkait dengan entitas Iran antara Maret 2024 dan Agustus 2025. Pemecatan yang dimulai akhir 2025 ini menunjukkan ketegangan yang terus berlangsung antara inovasi kripto dan penegakan sanksi global.
Maknanya: Ini berdampak negatif pada persepsi USDT, karena menyoroti penggunaan stablecoin ini dalam aktivitas keuangan ilegal meskipun Tether sendiri bekerja sama dengan penegak hukum. Hal ini memperkuat kekhawatiran regulator tentang transparansi dan kontrol aliran stablecoin, yang bisa menyebabkan pengawasan lebih ketat dan tekanan pada operasi Tether di berbagai yurisdiksi. (TokenPost)
3. Cadangan Stablecoin Meningkat Saat Bitcoin Stagnan (14 Februari 2026)
Gambaran Umum: Analisis pasar menunjukkan cadangan stablecoin di bursa meningkat, terutama USDC di Ethereum dan USDT di Tron, namun likuiditas ini belum mendorong pembelian spot Bitcoin secara berkelanjutan. Data ini menunjukkan sikap defensif dan menunggu di antara investor, dengan modal yang dipindahkan antar jaringan untuk strategi berbeda, bukan untuk memicu reli pasar yang luas.
Maknanya: Ini bersifat netral untuk USDT, mencerminkan perannya sebagai aset utama untuk penyelesaian transaksi dan tempat penyimpanan modal selama periode ketidakpastian pasar. Cadangan yang tinggi menunjukkan adanya modal siap pakai yang bisa mendukung reli di masa depan, namun stagnasi saat ini menunjukkan kurangnya pemicu positif secara langsung. Perpindahan USDT ke Tron menegaskan kegunaannya untuk transfer cepat dan biaya rendah yang disukai dalam perdagangan derivatif. (Coin Turk)
Kesimpulan
Tether sedang mendorong ekspansi ke bidang keuangan baru melalui investasi Dreamcash, sementara produk utamanya tetap terjebak dalam narasi regulasi dan kepatuhan yang ketat. Perjalanan Tether ditandai oleh dua realitas ini: ekspansi strategis dan pengawasan yang terus-menerus. Apakah langkah agresifnya ke derivatif on-chain akan berhasil mengimbangi risiko regulasi yang muncul dari kasus Binance? Waktu yang akan menjawab.