Penjelasan Mendalam
1. Jaringan Judi Memindahkan $414 Juta USDT (25 Januari 2026)
Gambaran Umum: Platform judi yang terkait dengan jaringan yang disanksi memproses lebih dari 414 juta USDT dalam 53 hari, dengan jutaan dana mengalir langsung ke bursa seperti Binance dan OKX. Meskipun beberapa penyedia pembayaran seperti Huionepay dan Tudou telah ditutup, operasi tetap berjalan melalui dompet berbasis Telegram seperti Huione, Wangbo, dan HWZF. Bitrace melacak 9 juta USDT yang dikirim ke bursa, menunjukkan adanya celah dalam kepatuhan regulasi.
Maknanya: Ini merupakan kabar negatif bagi USDT karena meningkatkan pengawasan regulasi dan dapat mendorong bursa untuk memperketat kontrol, yang berpotensi mempengaruhi likuiditas dan adopsi. (Cryptopotato)
2. Iran Membeli $507 Juta USDT untuk Rial (25 Januari 2026)
Gambaran Umum: Bank sentral Iran membeli USDT senilai $507 juta melalui dirham Uni Emirat Arab menggunakan jaringan dompet kripto. Setelah terjadi peretasan senilai $90 juta di Nobitex, bank tersebut memindahkan aset lintas rantai dan menyebarkannya. Tether telah memasukkan $37 juta yang terkait dengan bank ini ke daftar hitam pada Juni 2025.
Maknanya: Ini merupakan kabar positif bagi USDT karena menunjukkan kegunaannya dalam melewati sanksi dan menstabilkan mata uang nasional, namun juga negatif karena risiko masuk daftar hitam dan potensi reaksi regulasi. (CoinMarketCap)
3. Tether Mencapai Pendapatan Tertinggi 2025 sebesar $5,2 Miliar (25 Januari 2026)
Gambaran Umum: Tether menghasilkan pendapatan sebesar $5,2 miliar pada tahun 2025, memimpin semua protokol kripto dengan pangsa pasar 41,9%. Penerbit stablecoin lain seperti Circle, Ethena, dan MoonTrade bersama-sama menghasilkan $8,3 miliar (65,7% dari total). Tron berada di posisi kedua dengan pendapatan $3,5 miliar, yang didorong oleh transaksi USDT.
Maknanya: Ini merupakan kabar positif bagi USDT karena mengonfirmasi profitabilitas stablecoin dan dominasi pasar Tether, yang berpotensi menarik lebih banyak adopsi dari institusi. (Crypto.news)
Kesimpulan
USDT dari Tether tetap menjadi elemen penting dalam keuangan global, baik yang sah maupun yang ilegal, dengan pendapatan yang terus mencetak rekor meskipun menghadapi tekanan regulasi yang meningkat. Bagaimana Tether akan menyeimbangkan perannya di ekonomi yang disanksi dengan tuntutan kepatuhan yang semakin ketat?