Prediksi Harga Ethereum (ETH)

Oleh CMC AI
16 February 2026 08:18AM (UTC+0)
TLDR

Ethereum menghadapi ketegangan antara ketidakpastian makro dan kondisi teknikal yang rapuh.

  1. Regulasi & Peristiwa Makro – Putusan tarif Mahkamah Agung AS pada 20 Februari dan sinyal kebijakan Fed yang akan datang dapat memengaruhi sentimen risiko, yang langsung berdampak pada korelasi ETH dengan pasar yang lebih luas.

  2. Teknikal & Tekanan Sentimen – Harga berada di bawah semua rata-rata pergerakan utama dengan sentimen futures mencapai ekstrem bearish selama 3 bulan, mengancam level support penting di $1.900.

  3. Aliran Institusional & Ritel – Arus keluar ETF yang terus berlanjut dan penjualan insider yang signifikan berbanding terbalik dengan akumulasi ritel yang dilaporkan, menciptakan sinyal permintaan yang bertentangan.

Analisis Mendalam

1. Angin Saling Berlawanan Makro & Regulasi (Dampak Campuran)

Gambaran: Volatilitas langsung kemungkinan besar muncul dari putusan tarif Mahkamah Agung AS pada 20 Februari 2026, yang secara historis memengaruhi aset berisiko dan kekuatan dolar (Crypto.news). Sementara itu, pasar menantikan risalah Fed dan data inflasi PCE yang penting untuk petunjuk pemotongan suku bunga, yang berdampak pada likuiditas global.

Maknanya: Reaksi risk-off bisa menekan ETH bersama saham, tetapi jika dolar melemah atau sinyal Fed bersifat dovish, hal ini bisa memicu reli pemulihan. Latar belakang makro yang campur aduk ini menciptakan volatilitas tinggi dalam jangka pendek tanpa arah yang jelas.

2. Keruntuhan Teknikal & Sentimen (Dampak Bearish)

Gambaran: ETH diperdagangkan di $1.969, turun lebih dari 40% dalam 30 hari, dan berada di bawah SMA 30 hari sebesar $2.514,62 serta SMA 200 hari sebesar $3.545,18. RSI di angka 33,07 menunjukkan momentum bearish tanpa kondisi oversold. Yang penting, Rasio Taker Buy/Sell di Binance mencapai 0,97, terendah sejak November 2025, menandakan tekanan jual agresif (Crypto.news).

Maknanya: Kombinasi struktur harga yang lemah dan sentimen derivatif bearish meningkatkan kemungkinan penurunan di bawah $1.900. Penutupan yang tegas di bawah level support ini bisa memicu penurunan cepat menuju zona $1.600–$1.650.

3. Dinamika Institusional & On-Chain (Dampak Campuran)

Gambaran: Arus keluar ETF spot Ethereum di AS terus berlanjut, dengan AUM turun dari $18,51 miliar sebulan lalu menjadi $13,18 miliar. Tekanan jual institusional ini bertepatan dengan penjualan saham COIN oleh CEO Coinbase Brian Armstrong senilai lebih dari $550 juta sejak April 2025 (CCN.com). Namun, Armstrong juga mencatat bahwa pengguna ritel di Coinbase justru melakukan akumulasi bersih selama penurunan harga.

Maknanya: Distribusi institusional yang terus-menerus menjadi hambatan bagi pemulihan harga. Namun, pembelian ritel yang berkelanjutan dapat memberikan dasar stabilisasi, menciptakan tarik-menarik yang mungkin memperpanjang konsolidasi kecuali salah satu pihak menunjukkan keyakinan yang kuat dan menentukan arah pasar.

Kesimpulan

Jalan jangka pendek Ethereum bergantung pada kemampuan mempertahankan level support $1.900 di tengah latar belakang peristiwa makro dan sentimen teknikal yang lemah, sementara aliran yang bertentangan menunjukkan kemungkinan aksi volatil dengan rentang harga yang terbatas.
Apakah ETH dapat mempertahankan support $1.900 menjelang putusan Mahkamah Agung?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.