Analisis harga Hyperliquid (HYPE) Terbaru

Oleh CMC AI
03 January 2026 03:32PM (UTC+0)

Mengapa harga HYPE naik? (03/01/2026)

TLDR

Hyperliquid (HYPE) naik 1,44% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan ketahanan di tengah penurunan pasar yang lebih luas selama 30 hari (-28,13%). Faktor utama yang mempengaruhi adalah aktivitas whale di sekitar level support penting, spekulasi ETF, dan sinyal teknikal yang bullish.

  1. Pertahanan Support $24 – Para pembeli mempertahankan level pembukaan tahunan di $24, memicu rebound jangka pendek.

  2. Pengajuan ETF oleh Bitwise – Bitwise memasukkan HYPE dalam 11 proposal ETF altcoin, meningkatkan sentimen pasar.

  3. Aktivitas Whale – Penyesuaian posisi besar ETH dan deposit USDC menunjukkan kepercayaan pada ekosistem HYPE.

Analisis Mendalam

1. Pertahanan Support Kritis (Dampak Bullish)

Gambaran: Level harga HYPE di $24 bertepatan dengan pembukaan tahunan 2025 dan 2026, menjadikannya zona support psikologis dan teknikal. Harga sempat turun di bawah $24 selama akhir pekan, namun segera rebound tajam, menandakan minat beli yang kuat dan pemicu stop-loss bagi posisi short.

Maknanya: Pertahanan berulang di level $24 menunjukkan bahwa para trader melihat ini sebagai zona nilai untuk akumulasi. Upaya bearish yang gagal di sini sering kali diikuti oleh rally jangka pendek, terutama dengan likuiditas tinggi (volume 24 jam: $199 juta). Jika harga turun di bawah $24, target berikutnya bisa $20,8, namun konsolidasi saat ini di kisaran $23–$26 mencerminkan sentimen yang seimbang.

Yang perlu diperhatikan: Penutupan harga yang bertahan di atas $25,23 (retracement Fibonacci 78,6%) untuk mengonfirmasi momentum bullish.


2. Spekulasi ETF & Minat Institusional (Dampak Campuran)

Gambaran: Bitwise mengajukan 11 ETF altcoin pada 2 Januari 2026, termasuk HYPE, dengan tujuan memberikan eksposur yang diatur secara resmi. Meskipun persetujuan belum pasti, langkah ini menandakan pengakuan institusional yang meningkat terhadap peran Hyperliquid dalam derivatif terdesentralisasi.

Maknanya: Pengajuan ETF sering menjadi katalis sentimen yang menarik pembelian spekulatif. Namun, HYPE menghadapi tekanan pasokan dari unlock token sebesar 12,46 juta pada 6 Januari 2026, yang bisa mengimbangi kenaikan harga jika permintaan tidak sebanding dengan likuiditas yang masuk.

Yang perlu diperhatikan: Update regulasi terkait persetujuan ETF dan tekanan jual akibat unlock token.


3. Aktivitas Whale & Dinamika On-Chain (Netral/Bullish)

Gambaran: Seorang whale Hyperliquid menyetor 5,5 juta USDC dan menambah posisi short ETH menjadi $68 juta, sementara whale lain memulihkan posisi long ETH senilai $600 juta. Pergerakan ini menunjukkan peran HYPE dalam perdagangan berisiko tinggi dan penyediaan likuiditas.

Maknanya: Pemain besar yang menggunakan HYPE untuk posisi leverage secara tidak langsung mendukung permintaan token ini. Namun, leverage yang tinggi juga meningkatkan risiko volatilitas — likuidasi posisi bisa memperbesar fluktuasi harga.


Kesimpulan

Kenaikan HYPE dalam 24 jam terakhir didorong oleh pertahanan support teknikal, optimisme terkait ETF, dan likuiditas dari aktivitas whale. Meskipun tren jangka pendek bullish, token ini menghadapi tantangan dari unlock token dan persaingan (misalnya volume yang meningkat di Lighter). Hal utama yang perlu diperhatikan: Apakah HYPE dapat mempertahankan level $24 dan menyerap tekanan jual pasca-unlock untuk menantang resistance di $26? Pantau dompet whale dan berita ETF untuk petunjuk arah pergerakan harga.

Mengapa harga HYPE turun? (02/01/2026)

TLDR

Hyperliquid (HYPE) turun 2,46% menjadi $24,44 dalam 24 jam terakhir, sementara pasar kripto secara keseluruhan naik 1,72%. Faktor utama penyebabnya:

  1. Tekanan Penjualan dari Token yang Dibuka Bulanan – Sebanyak 1,2 juta HYPE dibuka kemarin (6 Januari), menambah risiko penjualan.

  2. Kelemahan Teknis – Harga tertahan di level resistensi $25,5 (SMA 7 hari), dengan RSI (38,6) menunjukkan momentum bearish.

  3. Persaingan Pasar – Pertumbuhan RWA Solana dan kekuatan teknis Chainlink mengalihkan perhatian dari HYPE.


Analisis Mendalam

1. Tekanan Penjualan dari Token yang Dibuka (Dampak Bearish)

Gambaran Umum:
Pada 6 Januari, Hyperliquid melakukan pembukaan token bulanan dengan melepas 1,2 juta HYPE (0,35% dari total pasokan) untuk tim dan pihak internal. Pembukaan token serupa di masa lalu biasanya diikuti oleh penurunan harga jangka pendek.

Arti dari ini:
- Peningkatan pasokan yang beredar dapat menyebabkan dilusi harga, terutama saat likuiditas pasar rendah.
- Pada pembukaan token sebelumnya (misalnya Desember 2025), HYPE turun hingga 5,49% setelah peristiwa tersebut (CoinMarketCap).

Yang perlu diperhatikan:
Apakah token yang dibuka langsung masuk ke bursa, yang bisa dipantau melalui dashboard on-chain Hyperliquid.


2. Analisis Teknis (Dampak Campuran)

Gambaran Umum:
HYPE turun di bawah SMA 7 hari pada level $25,5 dan kini menguji titik pivot penting di $24,71. RSI sebesar 38,6 menunjukkan momentum bearish, namun belum memasuki kondisi oversold.

Arti dari ini:
- Jika harga gagal bertahan di $24,71, ada risiko penurunan lebih lanjut menuju $22,27 (level terendah 2025).
- Histogram MACD berubah positif (+0,37), menandakan kemungkinan stabilisasi jika pembeli mampu mempertahankan level $24.

Level kunci yang harus diperhatikan:
Penutupan harian di atas $25,5 (SMA) akan membatalkan pola bearish saat ini.


3. Rotasi Pasar ke Koin RWA/Institusional (Dampak Bearish)

Gambaran Umum:
Ekosistem RWA Solana mencapai valuasi $873,3 juta (+10% MoM), menarik modal dari platform derivatif DeFi seperti Hyperliquid. Chainlink (LINK) juga mendapatkan perhatian karena “struktur teknis yang lebih bersih” menurut analis.

Arti dari ini:
- Investor lebih memilih aliran dana terkait ETF Solana ($765 juta) dan dominasi oracle Chainlink dibandingkan narasi DEX perpetual milik HYPE.
- “Bitcoin Season” di pasar kripto (Indeks Altcoin: 21/100) menurunkan minat risiko terhadap altcoin dengan kapitalisasi menengah.


Kesimpulan

Penurunan HYPE merupakan hasil kombinasi faktor tokenomics (pembukaan token), resistensi teknis, dan rotasi sektor menuju token RWA/blue-chip. Meskipun MACD menunjukkan potensi stabilisasi, pengembalian harga di atas $25,5 sangat penting untuk menghindari koreksi yang lebih dalam.

Yang perlu diwaspadai: Apakah open interest Hyperliquid sebesar $7,68 miliar dan volume perdagangan yang meningkat dapat menahan tekanan jual akibat pembukaan token dalam 48 jam ke depan?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.