Analisis harga Hyperliquid (HYPE) Terbaru

Oleh CMC AI
31 January 2026 03:32AM (UTC+0)

Mengapa harga HYPE naik? (31/01/2026)

TLDR

Hyperliquid (HYPE) naik 10,18% dalam 24 jam terakhir, mengungguli pasar kripto secara umum yang turun sebesar 5,8% dalam periode yang sama. Kenaikan ini sejalan dengan indikator teknikal yang positif, berkurangnya tekanan jual, dan faktor pendorong khusus dari platform.

  1. Perubahan Aktivitas Whale – Penjual besar telah menyelesaikan penjualan besar mereka, mengurangi tekanan turun.

  2. Ledakan Perdagangan Komoditas – Volume perdagangan perak di Hyperliquid mencapai $1,1 miliar melalui integrasi HIP-3.

  3. Breakout Teknikal – Harga berhasil menembus resistance penting di $31,31 (level Fibonacci 23,6%).

Penjelasan Mendalam

1. Berkurangnya Tekanan Jual (Dampak Bullish)

Gambaran: Sejumlah pemegang besar (termasuk dompet yang terkait dengan Tornado Cash dan Continue Fund) menyelesaikan penjualan HYPE senilai jutaan dolar kemarin, menghilangkan beban pasokan yang signifikan. Hal ini terjadi bersamaan dengan akumulasi oleh institusi seperti Hyperliquid Strategies.
Arti dari ini: Dengan keluarnya penjual besar, pasar mampu menyerap pasokan yang tersisa, sehingga pembeli dapat mendorong harga naik. Open interest naik 13% menjadi $1,41 miliar, menandakan kepercayaan yang kembali meningkat.

2. Perdagangan Komoditas Perpetual Mendorong Volume (Dampak Bullish)

Gambaran: Upgrade HIP-3 di Hyperliquid memungkinkan perdagangan komoditas sintetis, dengan kontrak perak saja menghasilkan volume $1,1 miliar dalam 24 jam. Biaya protokol meningkat tajam, yang mendorong pembelian kembali token HYPE.
Arti dari ini: Biaya yang lebih tinggi secara langsung mendorong pembakaran token (97% pendapatan digunakan untuk buyback), sehingga pasokan menjadi lebih ketat. Pedagang komoditas juga mungkin menyimpan HYPE untuk mendapatkan diskon biaya, menciptakan permintaan organik.

3. Momentum Teknikal (Dampak Campuran)

Gambaran: HYPE menembus di atas rata-rata bergerak sederhana 7 hari ($28,13) dan rata-rata eksponensial 30 hari ($26,25), dengan RSI14 di angka 60,59 (netral). Histogram MACD menunjukkan divergensi bullish di +1,12.
Arti dari ini: Trader jangka pendek mulai masuk berdasarkan momentum, namun ada resistance kuat di $34,64 (swing high). Penutupan di atas $31,31 (Fibonacci 23,6%) bisa membuka target ke $35,50.

Kesimpulan

Kenaikan HYPE mencerminkan kombinasi dari kejutan pasokan, adopsi platform di sektor komoditas, dan dorongan teknikal. Meskipun Indeks Fear & Greed (26/100) mengingatkan untuk tidak terlalu optimis, fundamental Hyperliquid terlihat kuat. Hal yang perlu diperhatikan: Apakah HYPE dapat mempertahankan momentum jika Bitcoin turun di bawah support $80.000? Pantau volume futures perak dan rasio perputaran HYPE dalam 24 jam untuk konfirmasi lebih lanjut.

Mengapa harga HYPE turun? (30/01/2026)

TLDR

Hyperliquid (HYPE) turun 12,64% dalam 24 jam terakhir menjadi $28,74, lebih buruk dibandingkan penurunan pasar kripto secara keseluruhan sebesar 6,82%. Penurunan tajam ini mengikuti kenaikan mingguan sebesar 32,61%, yang menunjukkan adanya aksi ambil untung yang diperparah oleh kondisi pasar yang sedang menghindari risiko. Berikut faktor-faktor utamanya:

  1. Penjualan Besar di Seluruh Pasar – Kapitalisasi pasar kripto turun 6,82% di tengah ketakutan yang tinggi, sehingga HYPE ikut terdorong turun.

  2. Pemicu Geopolitik – Kekhawatiran serangan AS ke Iran memicu likuidasi lebih dari $650 juta, termasuk posisi senilai $31 juta di Hyperliquid.

  3. Penurunan Teknis – Harga mundur dari level tertinggi baru-baru ini sekitar $34,64, menguji level support Fibonacci penting.

Analisis Mendalam

1. Penjualan Besar di Seluruh Pasar (Dampak Negatif)

Gambaran Umum: Pada 29 Januari, seluruh pasar kripto mengalami tekanan jual yang kuat, dengan kapitalisasi pasar total turun 6,82% menjadi $2,78 triliun dan Indeks Fear & Greed turun ke angka 28 yang menunjukkan "Fear" atau ketakutan (CoinMarketCap). Kondisi ini menciptakan hambatan besar bagi semua aset, termasuk HYPE.
Arti bagi HYPE: Karena HYPE sangat terkait dengan sentimen pasar secara umum, token ini jarang bisa bergerak berbeda saat terjadi penurunan pasar secara luas. Penjualan besar ini mengurangi likuiditas dan meningkatkan tekanan jual, sehingga sulit bagi token manapun untuk naik melawan tren pasar.

2. Pemicu Geopolitik & Likuidasi (Dampak Negatif)

Gambaran Umum: Berita tentang kemungkinan serangan AS ke Iran memicu kepanikan pasar, menyebabkan likuidasi posisi leverage kripto senilai lebih dari $650 juta dalam 24 jam (CoinMarketCap). Di platform Hyperliquid sendiri terjadi likuidasi sebesar $31 juta.
Arti bagi HYPE: Penjualan paksa dalam jumlah besar ini menyebabkan harga turun secara beruntun. Karena Hyperliquid adalah platform yang fokus pada perdagangan leverage, lonjakan likuidasi langsung meningkatkan tekanan jual pada token aslinya saat para trader keluar dari posisi atau terkena margin call.

3. Penurunan Teknis (Dampak Campuran)

Gambaran Umum: Harga HYPE mundur dari puncak $34,64 dan kini menguji level support Fibonacci 50% di $27,58. Indeks RSI 7 hari sebesar 65,17 menunjukkan harga mulai mendingin dari kondisi overbought sebelumnya.
Arti bagi HYPE: Penurunan ini adalah koreksi alami setelah kenaikan mingguan yang kuat. Jika support $27,58 bertahan, ini bisa menjadi dasar untuk kenaikan berikutnya. Namun, jika support ini tembus, harga berpotensi turun ke level support berikutnya di Fibonacci 61,8% yaitu $25,92.

Kesimpulan

Penurunan HYPE merupakan kombinasi dari ketakutan pasar yang memicu likuidasi besar dan pendinginan teknis setelah kenaikan signifikan. Bagi pemegang token, ini menunjukkan sensitivitas HYPE terhadap guncangan pasar luas dan aliran perdagangan leverage di platformnya sendiri.

Hal yang perlu diperhatikan: Apakah HYPE dapat mempertahankan support Fibonacci di $27,50, dan apakah volume perdagangan di platform akan pulih setelah ketakutan geopolitik mereda?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.