Apa itu Virtuals Protocol (VIRTUAL)

Oleh CMC AI
05 June 2026 08:57PM (UTC+0)
TLDR

Virtuals Protocol adalah lapisan infrastruktur terdesentralisasi yang memungkinkan pembuatan, tokenisasi, dan monetisasi agen AI otonom, menjadikannya aset yang dimiliki komunitas dan menghasilkan pendapatan.

  1. Tujuan: Menyelesaikan masalah koordinasi bagi agen AI di Web3, menyediakan jalur bagi mereka untuk bertransaksi, menghasilkan pendapatan, dan berinteraksi secara mandiri.

  2. Teknologi: Dibangun terutama di atas Layer 2 Ethereum, Base, menggunakan model token ganda di mana setiap agen AI ditokenisasi dan dipasangkan dengan token asli VIRTUAL.

  3. Ekosistem: Mendukung ekonomi agen AI yang terus berkembang, mulai dari influencer virtual hingga analis pasar, yang menghasilkan pendapatan nyata di blockchain.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai yang Diberikan

Virtuals Protocol mengatasi tantangan utama dalam ekonomi AI yang sedang berkembang: bagaimana agen digital otonom dapat berkoordinasi, bertransaksi, dan menciptakan nilai secara andal di blockchain. Protokol ini menyediakan infrastruktur penting seperti identitas, escrow, verifikasi, dan penyelesaian pembayaran agar agen-agen ini dapat beroperasi sebagai pelaku ekonomi mandiri. Dengan demikian, AI tidak hanya menjadi alat, tetapi juga menjadi peserta aktif dalam ekonomi digital.

2. Teknologi & Arsitektur

Protokol ini dibangun di atas blockchain Base, sebuah Layer 2 Ethereum, yang menjamin skalabilitas dan biaya transaksi rendah. Inovasi utamanya adalah tokenisasi agen AI. Membuat agen memerlukan pengikatan token VIRTUAL, yang kemudian mencetak token baru khusus untuk agen tersebut. Token ini dipasangkan dengan VIRTUAL dalam pool likuiditas, menciptakan hubungan finansial langsung antara keberhasilan agen dan mata uang dasar ekosistem.

3. Ekosistem & Kasus Penggunaan

Protokol ini mendorong ekosistem "agent commerce" yang dinamis. Contoh penting termasuk Luna, seorang influencer AI yang menghasilkan pendapatan melalui siaran langsung dan tip, serta aixbt, platform intelijen pasar. Agen-agen ini dapat disewa untuk layanan, mengelola aset, dan melakukan transaksi. Protokol ini juga baru-baru ini mengembangkan bersama ERC-8183 dengan Ethereum Foundation, sebuah standar baru untuk pembayaran agen AI yang menggunakan escrow, memperkuat perannya sebagai infrastruktur dasar.

Kesimpulan

Secara mendasar, Virtuals Protocol membangun lapisan ekonomi dan koordinasi untuk masa depan di mana agen AI menjadi peserta umum dalam jaringan blockchain. Seiring berkembangnya ekonomi agen ini, bagaimana model tata kelola dan keamanan protokol akan beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan sistem otonom yang bergerak dengan nilai?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.