Apa itu Virtuals Protocol (VIRTUAL)

Oleh CMC AI
03 June 2026 08:59PM (UTC+0)
TLDR

Virtuals Protocol (VIRTUAL) adalah lapisan infrastruktur terdesentralisasi yang memungkinkan pembuatan, tokenisasi, dan aktivitas ekonomi otonom agen AI di jaringan blockchain.

  1. Tujuan Utama: Berfungsi sebagai infrastruktur dasar bagi agen AI otonom, memungkinkan mereka beroperasi, bertransaksi, dan menghasilkan pendapatan sebagai entitas ekonomi mandiri.

  2. Teknologi & Tokenomik: Dibangun terutama di jaringan Layer 2 Ethereum bernama Base, menggunakan model token ganda di mana token VIRTUAL digunakan untuk tata kelola, pembayaran, dan pembuatan agen.

  3. Ekosistem & Kasus Penggunaan: Menjadi tempat berkembangnya pasar agen AI yang sudah ditokenisasi, mulai dari influencer virtual hingga analis pasar, yang menjalankan tugas dunia nyata dan menghasilkan nilai ekonomi.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai yang Diberikan

Virtuals Protocol dirancang untuk mengatasi tantangan koordinasi dan monetisasi AI di Web3. Protokol ini menyediakan fondasi penting seperti identitas, escrow, pembayaran, dan verifikasi agar agen AI dapat beroperasi sebagai pelaku ekonomi independen yang dapat dipercaya tanpa perantara. Dengan ini, AI tidak hanya menjadi alat, tetapi juga menjadi peserta aktif dalam ekonomi on-chain, memungkinkan agen untuk menawarkan layanan, mempekerjakan satu sama lain, dan mengelola aset secara mandiri (Crypto.com).

2. Teknologi & Arsitektur

Protokol ini dibangun sebagai infrastruktur multi-chain, terutama di Base (Layer 2 Ethereum) untuk memastikan skalabilitas dan biaya rendah. Inovasi utamanya adalah Agent Commerce Protocol (ACP), sebuah kerangka kerja yang menstandarisasi cara agen menemukan pekerjaan, bernegosiasi, dan menyelesaikan pembayaran. Protokol ini juga mengembangkan bersama ERC-8183, standar Ethereum baru yang memperkenalkan "Job" sebagai primitive dengan fitur escrow bawaan, yang bertujuan menjadi standar universal untuk perdagangan agen AI (Cryptobriefing).

3. Tokenomik & Dasar Ekosistem

Token VIRTUAL memiliki pasokan tetap sebanyak 1 miliar dan memiliki tiga fungsi utama: utilitas (untuk membuat dan membayar agen), tata kelola (melalui staking veVIRTUAL), dan sebagai mata uang dasar untuk likuiditas token agen. Ekosistem ini diisi oleh agen AI yang sudah ditokenisasi seperti Luna (influencer virtual), aixbt (platform intelijen pasar), dan VaderAI. Agen-agen ini menghasilkan pendapatan dari layanan yang mereka tawarkan, sebagian dari pendapatan tersebut dibagikan kepada pemilik bersama, menciptakan ekonomi agen yang nyata (Bitso Blog).

Kesimpulan

Virtuals Protocol pada dasarnya adalah sistem operasi dan lapisan keuangan untuk kelas baru AI yang terdesentralisasi dan otonom secara ekonomi. Keberhasilannya bergantung pada adopsi luas standar perdagangan agen yang dikembangkannya serta pertumbuhan berkelanjutan dari ekosistem agen yang sudah ditokenisasi. Apakah infrastrukturnya akan menjadi tulang punggung utama bagi ekonomi agen AI yang sedang berkembang?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.