Update Berita Terbaru Aave (AAVE)

Oleh CMC AI
05 August 2026 12:34AM (UTC+0)
TLDR

Protokol AAVE terus berkembang meskipun harga menghadapi tekanan teknis, menciptakan perbedaan klasik dalam dunia DeFi. Berikut adalah berita terbaru:

  1. Divergensi RSI Bearish Menandakan Risiko (4 Agustus 2026) – Analisis teknis memperingatkan potensi penurunan harga hingga 20% meskipun jumlah deposit on-chain tetap stabil.

  2. Pendiri Mengkritik Proposal Staking Ethereum (4 Agustus 2026) – CEO Aave berpendapat bahwa EIP-8361 dapat merugikan hasil DeFi dan strategi peminjaman ETH.

  3. Risiko Likuidasi Tinggi untuk Pinjaman USDT (4 Agustus 2026) – Pengawas risiko menyoroti konsentrasi pinjaman yang mendekati ambang likuidasi pada Aave V3.

Penjelasan Mendalam

1. Divergensi RSI Bearish Menandakan Risiko (4 Agustus 2026)

Gambaran Umum: Analisis teknis menunjukkan adanya divergensi RSI bearish pada AAVE, di mana harga mencapai titik tertinggi baru sementara RSI harian justru menurun, menandakan melemahnya momentum bullish. Pola ini secara historis sering didahului oleh koreksi harga sebesar 15–25%. Token diperdagangkan di sekitar $85 pada 19 Maret 2025, dan jika harga turun di bawah level support, target berikutnya bisa mencapai $68. Peringatan teknis ini berbeda dengan kondisi fundamental protokol yang tetap stabil, dengan Total Value Locked (TVL) sekitar $18 miliar.
Maknanya: Ini merupakan sinyal negatif untuk pergerakan harga AAVE dalam jangka pendek karena menunjukkan sentimen trader yang melemah meskipun penggunaan on-chain tetap kuat. Divergensi ini menyoroti sensitivitas token terhadap sentimen pasar yang lebih luas dan tekanan jual teknis. (BitcoinWorld)

2. Pendiri Mengkritik Proposal Staking Ethereum (4 Agustus 2026)

Gambaran Umum: Peneliti Ethereum mengajukan EIP-8361, sebuah mekanisme untuk membakar hadiah validator seiring meningkatnya rasio staking, dengan tujuan mengurangi penerbitan bersih token. Pendiri dan CEO Aave, Stani Kulechov, secara terbuka mengkritik proposal ini karena dianggap akan membuat hadiah staking menjadi tidak pasti dan kurang menarik, yang berpotensi mengurangi kelayakan strategi peminjaman ETH dalam DeFi.
Maknanya: Ini bersifat netral untuk AAVE karena mencerminkan perdebatan dalam ekosistem. Sikap Kulechov menegaskan kepentingan Aave dalam menjaga peluang hasil yang dapat diprediksi di Ethereum, platform utamanya. Hasil dari proposal ini bisa memengaruhi aliran modal dalam DeFi dan berdampak pada pasar yang dapat dijangkau Aave. (CoinMarketCap)

3. Risiko Likuidasi Tinggi untuk Pinjaman USDT (4 Agustus 2026)

Gambaran Umum: Analisis risiko dari LlamaRisk pada 13 Juli 2026 menunjukkan bahwa pemanfaatan batas pinjaman USDT di Aave V3 Core telah mencapai 94,8%, yang menimbulkan konsentrasi risiko. Mereka juga menemukan kelompok pinjaman besar dengan faktor kesehatan yang sangat dekat dengan 1,0, yaitu ambang batas likuidasi. Kenaikan suku bunga kecil atau depegging stablecoin dapat memicu likuidasi berantai.
Maknanya: Ini adalah sinyal peringatan bagi ekosistem Aave karena tingkat pemanfaatan yang tinggi dan margin keamanan yang tipis meningkatkan risiko sistemik saat terjadi volatilitas. Meskipun menunjukkan permintaan pinjaman yang tinggi, hal ini menekan parameter risiko protokol dan membutuhkan pengawasan tata kelola yang ketat. (CoinMarketCap)

Kesimpulan

Perjalanan AAVE berada di antara pertumbuhan protokol yang kuat—terlihat dari peningkatan deposit di V4 dan ekspansi regulasi—dan risiko pasar yang meningkat, mulai dari sinyal jual teknis hingga leverage yang padat. Apakah fundamental yang kuat akan akhirnya mengalahkan sentimen derivatif yang lemah, ataukah fase pengurangan leverage perlu terjadi terlebih dahulu?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.