Penjelasan Lebih Lanjut
1. Tujuan dan Teknologi
Quant hadir untuk mengatasi masalah penting dalam interoperabilitas blockchain, yaitu ketidakmampuan jaringan yang terpisah untuk saling berkomunikasi. Alih-alih membuat blockchain baru, Quant mengembangkan Overledger, yang disebut sebagai sistem operasi blockchain pertama (CoinMarketCap).
Platform ini tidak bergantung pada satu jenis blockchain tertentu. Artinya, platform ini dapat menghubungkan aplikasi dengan berbagai jaringan, seperti Ethereum dan Bitcoin, serta sistem perusahaan seperti Hyperledger Fabric. Dengan Overledger, pengembang dapat membuat aplikasi multi-chain (MApps) yang membaca dan menulis data di berbagai buku besar digital tersebut. Tujuannya adalah menyediakan satu lapisan penghubung bagi ekonomi digital di masa depan.
2. Tokenomics dan Kegunaan
Token QNT merupakan kunci untuk menggunakan jaringan Overledger. Fungsi utamanya adalah sebagai akses dan alat pembayaran.
- Lisensi: Pengembang dan perusahaan harus memiliki serta mengunci QNT untuk mendapatkan lisensi guna membuat dan menjalankan aplikasi di jaringan.
- Biaya: Semua aktivitas jaringan, termasuk menjalankan gateway dan memproses transaksi, dibayar menggunakan QNT. Token ini biasanya dikunci selama jangka waktu tertentu, sering kali 12 bulan, sehingga dapat menciptakan kebutuhan yang berulang.
- Pasokan: Jumlah total QNT dibatasi secara ketat hingga 14.612.493 token, dengan sekitar 12,1 juta token beredar. Batas ini menjadikan kelangkaan sebagai bagian dari model ekonominya.
Kesimpulan
Pada dasarnya, Quant adalah lapisan interoperabilitas yang dirancang untuk menghubungkan infrastruktur keuangan lama dengan dunia blockchain yang terdiri atas banyak jaringan terpisah. Token QNT berfungsi sebagai kunci yang diperlukan untuk mengakses dan menggunakan jaringan. Seiring meningkatnya penggunaan oleh perusahaan, bagaimana peran Quant sebagai sistem operasi netral akan berkembang untuk mendukung transfer nilai lintas blockchain yang semakin kompleks?