Analisis harga Quant (QNT) Terbaru

Oleh CMC AI
28 January 2026 12:02AM (UTC+0)

Mengapa harga QNT naik? (28/01/2026)

TLDR

Quant (QNT) naik sebesar 10,06% dalam 24 jam terakhir, melampaui kenaikan pasar kripto secara umum yang hanya 1,28%. Berikut faktor-faktor utama yang mempengaruhi:

  1. Terobosan Teknis – Berhasil menembus resistance penting di $75 dan menguasai kembali EMA krusial.

  2. Lonjakan Volume – Volume perdagangan meningkat tiga kali lipat sejak 16 Januari, menandakan akumulasi.

  3. Kemitraan Institusional – Kemajuan proyek tokenisasi di Inggris dan Jepang mendorong sentimen positif.

Penjelasan Mendalam

1. Momentum Teknis (Dampak Bullish)

Gambaran: QNT berhasil menembus di atas EMA 20 hari ($76,60), EMA 50 hari ($78,42), dan EMA 100 hari ($82,67), mengonfirmasi pola pembalikan bullish. Saat ini harga menguji level retracement Fibonacci 23,6% di $82,49, dengan EMA 200 hari ($88,01) sebagai resistance berikutnya.

Arti dari ini: Trader jangka pendek memanfaatkan terobosan ini, sementara pemegang jangka panjang melihat ini sebagai potensi akhir dari fase korektif QNT yang berlangsung berbulan-bulan. Penutupan 4 jam di bawah $72,5 akan membatalkan pola bullish ini.

Yang perlu diperhatikan: Terobosan tegas di atas $88,01 (EMA 200 hari) untuk mengonfirmasi pembalikan tren.


2. Tren Volume & Akumulasi (Dampak Bullish)

Gambaran: Volume perdagangan harian meningkat tiga kali lipat sejak 16 Januari, mencapai $23,1 juta (naik 18,48% dalam 24 jam). Aliran keluar bersih negatif dari bursa selama tiga hari menunjukkan pemegang memindahkan QNT ke cold storage, mengurangi tekanan jual (AMBCrypto).

Arti dari ini: Pasokan di bursa yang berkurang dan akumulasi oleh pemegang jangka panjang menunjukkan kepercayaan pada fundamental QNT. Hal ini sejalan dengan peningkatan volume transaksi on-chain (60 ribu transaksi harian) dan penarikan yang sangat rendah.

Yang perlu diperhatikan: Volume perdagangan yang bertahan di atas $25 juta untuk menjaga momentum naik.


3. Katalis Adopsi Institusional (Dampak Bullish)

Gambaran: Kemitraan Quant dengan bank-bank di Inggris (HSBC, Barclays) untuk tokenisasi deposito sterling dan dengan Dentsu Soken di Jepang untuk stablecoin institusional mendorong pembelian spekulatif. Kepatuhan Overledger terhadap standar ISO 20022 menjadikannya jembatan bagi sistem keuangan yang diatur (CoinMarketCap).

Arti dari ini: Permintaan perusahaan akan solusi interoperabilitas blockchain berubah menjadi utilitas nyata bagi QNT, yang digunakan untuk membayar lisensi Overledger dan akses jaringan.

Yang perlu diperhatikan: Update terkait pilot digital euro dari ECB, di mana Quant menjadi mitra teknis utama.


Kesimpulan

Kenaikan QNT mencerminkan kombinasi momentum teknis, akumulasi strategis, dan adopsi institusional yang meningkat. Meski terobosan ini menjanjikan, pergerakan harga Bitcoin (yang sedang menguji resistance di $101 ribu) dan kemampuan QNT mempertahankan support di $75 tetap menjadi faktor penting.

Pantauan utama: Apakah QNT bisa menutup di atas EMA 200 hari ($88,01) untuk menargetkan zona supply di $90–$110?

Mengapa harga QNT turun? (26/01/2026)

TLDR

Quant (QNT) turun 4,22% menjadi $75,07 dalam 24 jam terakhir, kinerjanya lebih buruk dibandingkan pasar kripto secara umum yang turun 1,82%. Faktor utama penurunan ini adalah penolakan teknis di level resistance dan kehati-hatian pasar secara luas.

  1. Penolakan Teknis di $80 – Penjual mengambil alih setelah gagal menembus resistance.

  2. Kehati-hatian Pasar Secara Luas – Pasar kripto turun 1,82% di tengah ketakutan yang berlanjut.

  3. Tekanan Ambil Untung – Trader mengamankan keuntungan setelah QNT naik 12%.

Analisis Mendalam

1. Resistance Teknis Bertahan (Dampak Bearish)

Gambaran: QNT menghadapi penolakan di zona resistance $79,8–80,5 pada 24 Januari, menyebabkan penurunan karena penjual menguasai momentum. Harga sudah beberapa kali mencoba menembus zona ini namun gagal mempertahankan kenaikan (@Call4Tokentalk).
Maknanya: Resistance ini menjadi penghalang psikologis. Gagal menembusnya menandakan lemahnya keyakinan bullish, sehingga trader jangka pendek cenderung membidik level support yang lebih rendah seperti $75.

2. Kelemahan Pasar Secara Luas (Dampak Bearish)

Gambaran: Pasar kripto global turun 1,82% dalam 24 jam, dengan dominasi Bitcoin naik ke 59,19%. Indeks Fear & Greed berada di angka 29 ("Fear"), menunjukkan adanya ketakutan pasar (CoinMarketCap).
Maknanya: Altcoin seperti QNT biasanya berkinerja lebih buruk saat pasar sedang takut karena modal beralih ke Bitcoin. Tekanan sistemik ini memperkuat penurunan QNT, apalagi dengan volume perdagangan rendah (1,77%) yang menunjukkan likuiditas tipis.

3. Ambil Untung Setelah Kenaikan (Dampak Bearish)

Gambaran: QNT naik 12% dalam 36 jam hingga 24 Januari, didorong oleh lonjakan volume dan penutupan posisi short. Kenaikan ini memicu aksi ambil untung di dekat resistance $80 (CoinMarketCap).
Maknanya: Trader jangka pendek keluar dari posisi mereka di puncak lokal, menciptakan tekanan jual. Arus masuk ke bursa meningkat, menandakan adanya tekanan jual.

Kesimpulan

Penurunan QNT merupakan hasil kombinasi penolakan teknis, aksi ambil untung, dan kehati-hatian pasar kripto secara umum. Hal penting yang perlu diperhatikan: Apakah para pembeli (bulls) dapat mempertahankan level support $75—yang juga terkait dengan retracement Fibonacci 78,6%?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.