Analisis harga Pyth Network (PYTH) Terbaru

Oleh CMC AI
30 January 2026 12:01AM (UTC+0)

Mengapa harga PYTH turun? (30/01/2026)

TLDR

Pyth Network (PYTH) turun 5,77% dalam 24 jam terakhir, lebih buruk dibandingkan penurunan pasar kripto secara umum sebesar 4,77%. Hal ini berbeda dengan kenaikan 6,46% yang terjadi selama minggu lalu. Berikut faktor utama yang memengaruhi:

  1. Tekanan Pasar Secara Luas: Indeks Fear & Greed Crypto (38) dan perlambatan rotasi altcoin memberikan tekanan pada PYTH.

  2. Pengambilan Keuntungan Pasca Listing: Pembeli awal mengambil keuntungan setelah lonjakan 17% saat PYTH terdaftar di Robinhood pada 27 Januari.

  3. Penolakan Teknis: Harga gagal bertahan di atas rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 30 hari ($0,0634), memicu perintah jual.

Penjelasan Mendalam

1. Tekanan Pasar Secara Luas (Dampak Bearish)

Gambaran Umum: Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan turun 4,77% dalam 24 jam di tengah sentimen "Fear" yang masih kuat (Indeks Fear & Greed CMC: 38). Dominasi Bitcoin tetap di angka 58,75%, membatasi potensi kenaikan altcoin. Korelasi PYTH dengan tren makro ini memperkuat penurunannya.
Artinya: Sentimen risiko yang menurun membuat alokasi modal ke aset mid-cap seperti PYTH (kapitalisasi pasar $348 juta) berkurang. Indeks musim altcoin yang rendah (32) menunjukkan para trader lebih memilih aset yang stabil daripada aset pertumbuhan saat pasar sedang stres.
Yang perlu diperhatikan: Perubahan Indeks Fear & Greed CMC di atas 50 bisa menjadi tanda meningkatnya selera risiko.

2. Pengambilan Keuntungan Setelah Listing di Robinhood (Dampak Bearish)

Gambaran Umum: PYTH melonjak 17% pada 27 Januari setelah listing di Robinhood, namun akumulasi besar oleh whale (42,68 juta token dibeli awalnya) menciptakan tekanan jual. Volume perdagangan 24 jam turun 18,44%, menandakan berkurangnya pembelian lanjutan.
Artinya: Para pembeli awal mengambil keuntungan saat euforia awal mereda. Dengan basis pengguna Robinhood yang kini bisa memperdagangkan PYTH, trader jangka pendek memanfaatkan momen likuiditas ini.
Yang perlu dipantau: Pergerakan dompet whale melalui penjelajah blockchain seperti Nansen.

3. Resistensi Teknis (Dampak Bearish)

Gambaran Umum: PYTH gagal bertahan di atas SMA 30 hari ($0,0634), dengan RSI (50,17) menunjukkan momentum netral. Penolakan ini memicu stop-loss di sekitar $0,0606.
Artinya: Trader teknikal mengartikan penurunan di bawah SMA sebagai tanda melemahnya momentum. Histogram MACD yang hampir datar (+0,00013242) mengonfirmasi kurangnya keyakinan bullish.
Yang perlu diperhatikan: Penutupan harga di atas $0,0634 bisa menjadi sinyal potensi pemulihan.

Kesimpulan

Penurunan PYTH mencerminkan sikap hati-hati pasar secara luas dan pengambilan keuntungan alami setelah kenaikan akibat listing di bursa, yang diperparah oleh tekanan jual teknis di level resistensi penting.
Yang perlu diperhatikan: Apakah akumulasi whale bisa berlanjut jika PYTH mampu bertahan di level support $0,05 yang terlihat saat lonjakan listing di Robinhood?

Mengapa harga PYTH naik? (28/01/2026)

TLDR

Pyth Network (PYTH) naik sebesar 4,03% dalam 24 jam terakhir, jauh melampaui kenaikan pasar kripto secara umum yang hanya +1,1%. Kenaikan ini memperpanjang tren naik yang kuat selama 7 hari terakhir sebesar +13,59%. Berikut faktor utama yang mempengaruhi:

  1. Dampak Listing di Robinhood – PYTH mulai diperdagangkan di Robinhood Crypto pada 27 Januari, meningkatkan akses bagi investor ritel dan likuiditas, sehingga menarik akumulasi besar dari investor besar (whale).

  2. Pembalikan Teknis yang Bullish – Harga membentuk pola double-bottom dan berhasil menembus rata-rata pergerakan penting, menandakan perubahan momentum ke arah positif.

  3. Aktivitas On-Chain & Derivatif yang Kuat – Kepemilikan whale meningkat 6,6% setelah listing, dan open interest futures naik 18%, menunjukkan minat spekulatif yang meningkat.

Penjelasan Mendalam

1. Listing di Robinhood (Dampak Bullish)

Gambaran: Robinhood secara resmi mencantumkan PYTH untuk diperdagangkan pada 27 Januari 2026, termasuk di pasar yang diatur di New York. Langkah ini secara signifikan memperluas basis investor ritel dan meningkatkan kredibilitas token melalui proses seleksi platform tersebut.

Arti dari ini: Listing di platform ritel besar seperti Robinhood biasanya meningkatkan visibilitas token dan menurunkan hambatan masuk bagi investor, yang dapat mendorong tekanan beli yang berkelanjutan. Investor besar (whale) merespons dengan cepat, meningkatkan kepemilikan PYTH mereka sebesar 6,6% dalam hitungan jam, kini menguasai 42,68 juta token (Nansen). Akumulasi ini merupakan sinyal bullish kuat karena menunjukkan kepercayaan dari pemegang besar dan dapat menarik investor ritel yang ingin mengikuti jejak smart money.

Yang perlu diperhatikan: Pantau apakah volume perdagangan tetap di atas rata-rata dalam beberapa hari setelah listing, karena minat yang menurun bisa menyebabkan koreksi harga.

2. Breakout Teknis (Dampak Bullish)

Gambaran: PYTH berhasil mempertahankan level support penting di $0,05 dan membentuk pola pembalikan double-bottom pada grafik harian. Harga telah menembus di atas Simple Moving Average (SMA) 7 hari di $0,058 dan sedang menguji SMA 30 hari di $0,063.

Arti dari ini: Pola double bottom adalah indikator pembalikan bullish klasik. Breakout di atas rata-rata pergerakan jangka pendek menunjukkan tekanan jual jangka pendek mulai berkurang dan pembeli mulai menguasai pasar. Resistance utama yang perlu diperhatikan adalah neckline pola di sekitar $0,074; penutupan harga di atas level ini secara meyakinkan dapat mengonfirmasi pembalikan dan memicu pembelian lebih lanjut.

Yang perlu diperhatikan: Keberhasilan menembus dan bertahan di atas resistance $0,074, yang dapat membuka jalan menuju target harga $0,10 seperti yang disebutkan dalam analisis teknis.

3. Momentum Whale & Derivatif (Dampak Bullish)

Gambaran: Data on-chain menunjukkan whale dengan cepat mengakumulasi PYTH setelah berita listing di Robinhood. Pada saat yang sama, pasar derivatif mencatat kenaikan signifikan 18% pada open interest futures PYTH, sementara funding rate sedikit negatif.

Arti dari ini: Akumulasi cepat oleh whale mengurangi pasokan yang tersedia di bursa, menciptakan tekanan harga naik jika permintaan tetap tinggi. Lonjakan open interest menandakan masuknya modal baru untuk taruhan leverage pada PYTH. Funding rate negatif di pasar yang sedang naik bisa menandakan posisi short yang ramai, meningkatkan potensi short squeeze jika tren naik berlanjut, yang akan memperkuat pergerakan harga ke atas.

Kesimpulan

Kenaikan PYTH dalam 24 jam terakhir terutama didorong oleh akses baru bagi jutaan pengguna Robinhood, didukung oleh akumulasi on-chain dari investor besar, serta didukung oleh setup teknis yang menunjukkan potensi pembalikan tren. Bagi pemegang token, kombinasi likuiditas yang meningkat, kepercayaan smart money, dan potensi breakout teknis ini menciptakan prospek jangka pendek yang positif.

Hal utama yang perlu diperhatikan: Apakah PYTH dapat menembus resistance $0,074 secara meyakinkan untuk mengonfirmasi pola double-bottom dan mempertahankan momentum kenaikannya?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.