Update Berita Terbaru Sei (SEI)

Oleh CMC AI
08 October 2026 04:39PM (UTC+0)
TLDR

Berita terbaru tentang Sei menunjukkan ambisi menarik investor institusi sekaligus membuat peningkatan teknis yang besar. Ini menandakan Sei ingin mengembangkan kegunaannya, bukan hanya berfokus pada aktivitas perdagangan. Berikut kabar terbarunya:

  1. Canary Mengubah Pengajuan ETF SEI yang Di-stake (7 Oktober 2026) – Dalam perubahan kedua pada dokumen S-1, BitGo ditunjuk sebagai kustodian. Canary berencana menempatkan 90% aset ETF untuk staking agar lebih menarik bagi investor institusi.

  2. Dinari Menghadirkan Saham Tokenisasi di Sei (6 Oktober 2026) – Lebih dari 700 saham AS, termasuk saham perusahaan dalam S&P 500, akan tersedia di blockchain melalui dShares. Langkah ini memperluas pilihan aset teregulasi di Sei.

  3. Uji Coba Peningkatan Hermes Catat Kecepatan Rekor (1 Oktober 2026) – Pengujian di laboratorium mencatat kecepatan 100.000 transaksi per detik (TPS) dan waktu finalisasi median 68 milidetik. Hasil ini menunjukkan arah pengembangan teknis untuk peningkatan Giga yang akan datang.

Deep Dive

1. Canary Mengubah Pengajuan ETF SEI yang Di-stake (7 Oktober 2026)

Gambaran umum: Canary Capital mengajukan perubahan kedua sebelum dokumen S-1 untuk ETF spot Staked SEI berlaku. Dalam dokumen terbaru, BitGo ditunjuk sebagai satu-satunya kustodian, yaitu pihak yang menyimpan aset. Canary juga berencana melakukan staking terhadap sekitar 90% kepemilikan SEI di dalam dana tersebut. Saham ETF akan dicatatkan di Cboe BZX Exchange, tetapi SEC belum menetapkan jadwal keputusan. Kabar ini memicu kenaikan harga lebih dari 30% dan lonjakan volume perdagangan sebesar 200% dalam 24 jam.

Artinya: Kabar ini berpotensi positif bagi SEI karena menjadi langkah nyata menuju investasi institusional yang teregulasi dan dapat menghasilkan imbalan melalui staking. Jika disetujui, ETF ini dapat menjadi sumber permintaan baru yang berkelanjutan untuk token tersebut. Namun, pengajuan ini masih dalam tahap sebelum berlaku dan persetujuan akhir dari SEC belum tentu diberikan. (CoinMarketCap)

2. Dinari Menghadirkan Saham Tokenisasi di Sei (6 Oktober 2026)

Gambaran umum: Sei Network bekerja sama dengan Dinari untuk menghadirkan platform saham tokenisasi dShares ke blockchain. Integrasi ini akan memberi investor AS yang memenuhi syarat akses ke lebih dari 700 saham AS yang ditokenisasi, termasuk saham seluruh perusahaan dalam S&P 500. Saham tersebut dapat diperdagangkan menggunakan USDC melalui dompet yang dikelola sendiri oleh pengguna.

Artinya: Dampaknya bagi SEI cenderung netral hingga positif karena kemampuan jaringan untuk memproses transaksi aset dunia nyata (RWA) bertambah. Integrasi ini memanfaatkan kecepatan Sei untuk kebutuhan yang teregulasi dan berpotensi menarik kelompok pengguna baru. Namun, dampaknya bergantung pada tingkat penggunaan dan volume perdagangan yang benar-benar dihasilkan. (CoinMarketCap)

3. Uji Coba Peningkatan Hermes Catat Kecepatan Rekor (1 Oktober 2026)

Gambaran umum: Sei Labs merilis hasil uji kinerja Hermes, protokol konsensus baru untuk peningkatan Sei Giga yang akan datang. Protokol konsensus adalah sistem yang digunakan jaringan untuk menyepakati dan memproses transaksi. Pengujian pada 51 node validator mencatat kecepatan 100.000 transaksi per detik (TPS) dengan waktu finalisasi median 68 milidetik. Hasil ini menunjukkan lompatan teknis yang berarti.

Artinya: Perkembangan ini berpotensi positif bagi SEI dalam jangka panjang karena menunjukkan kemajuan nyata menuju target 200.000 TPS. Finalisasi yang lebih cepat dapat menarik aplikasi perdagangan berfrekuensi tinggi dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Namun, hasil tersebut masih berasal dari pengujian di laboratorium. Kinerja di kondisi nyata dan peluncuran di mainnet masih menjadi tantangan penting. (CoinMarketCap)

Kesimpulan

Sei berupaya menarik modal institusi melalui pengajuan ETF sekaligus memperluas kegunaannya dengan menghadirkan saham tokenisasi. Upaya ini didukung oleh hasil uji teknis yang menjanjikan. Pertanyaan utamanya adalah apakah perkembangan tersebut dapat mendorong penggunaan jaringan dan menghasilkan biaya transaksi secara berkelanjutan sehingga mendukung valuasi SEI.

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.