Pembahasan Mendalam
1. Plume Vaults hadir di Monad & Robinhood (10 Oktober 2026)
Ringkasan: Plume Network meluncurkan RWA Nest Vaults di jaringan utama Monad dan Robinhood Chain. Peluncuran ini menambah jangkauan Plume, yang sebelumnya telah tersedia di Ethereum, Solana, Avalanche, dan BNB Chain. Melalui vault ini, pengguna dapat menyimpan stablecoin untuk memperoleh imbal hasil dari aset tokenisasi yang mendasarinya, seperti US Treasury dan kredit privat. Ekspansi ini menyusul kenaikan TVL vault RWA Plume sebesar 101% dalam sebulan, menjadi US$219 juta. Pertumbuhan tersebut didukung oleh alokasi US$100 juta dari Ether.fi dan pencantuman Plume di platform Earn milik Bybit.
Dampaknya: Perkembangan ini berpotensi positif bagi PLUME karena menunjukkan bahwa ekosistemnya berhasil berkembang dan mampu menarik minat institusi terhadap produk imbal hasil berbasis tokenisasi. Pemilihan Monad, jaringan EVM berperforma tinggi, dan Robinhood Chain, jaringan lapis kedua (L2) yang ditujukan bagi pengguna ritel, dapat memperluas basis pengguna. Jika adopsi mengikuti pola ekspansi sebelumnya, langkah ini juga dapat mendorong pertumbuhan TVL lebih lanjut. (CoinMarketCap)
2. ONyc dari OnRe Finance hadir di Monad (17 Oktober 2026)
Ringkasan: OnRe Finance, perusahaan reasuransi berlisensi di Bermuda, memperluas aset imbal hasil berbasis reasuransinya, ONyc, ke luar Solana. Dengan menggunakan Plume Vaults, ONyc dikemas sebagai “nONYC” agar dapat tersedia di Monad dan jaringan EVM lainnya. Pengguna pun tidak perlu memindahkan aset ke Solana untuk mengaksesnya. ONyc mencakup hampir 45% dari total TVL RWA aktif di Solana, dengan lebih dari US$225 juta yang digunakan dalam ekosistem DeFi-nya.
Dampaknya: Kemitraan ini berdampak netral hingga positif bagi PLUME. Langkah ini memperkuat kepercayaan terhadap infrastruktur Plume sebagai jalur untuk menghadirkan aset dunia nyata institusional bernilai tinggi, sekaligus berpotensi menarik aliran modal baru. Namun, dampak positifnya bergantung pada munculnya permintaan dan likuiditas nyata di jaringan-jaringan baru tersebut, bukan sekadar integrasi teknis. (CoinMarketCap)
3. Vault untuk ETF Obligasi Fidelity senilai US$28 miliar diluncurkan (5 Oktober 2026)
Ringkasan: Plume meluncurkan vault nBND (atau nFBND), yang memberikan eksposur onchain ke Fidelity Total Bond ETF (FBND). ETF tersebut memiliki aset sekitar US$28 miliar. Vault ini menerbitkan token bukti kepemilikan yang didukung oleh saham FBND, sementara ETF-nya sendiri tetap berada di luar blockchain. Saat diluncurkan, nilai aset onchain yang dilaporkan hanya US$48—menunjukkan kesenjangan besar antara potensi produk dan tingkat adopsi awalnya.
Dampaknya: Secara strategis, perkembangan ini positif bagi PLUME, tetapi dampak langsungnya masih netral. Kehadiran produk ini merupakan langkah penting untuk menghubungkan keuangan tradisional dengan blockchain, dengan dukungan dari tim aset digital Fidelity. Namun, kecilnya dana awal menunjukkan bahwa adopsi nyata oleh institusi masih menjadi tantangan ke depan, bukan pendorong pertumbuhan dalam waktu dekat. (CoinMarketCap)
Kesimpulan
Plume terus menjalankan strateginya dengan agresif untuk menjadi jaringan utama yang berfokus pada aset dunia nyata (RWA). Hal ini terlihat dari ekspansi vault ke jaringan-jaringan penting dan kemitraan besar dengan perusahaan keuangan tradisional. Pertanyaan utamanya kini adalah apakah infrastruktur yang telah dibangun dapat menghasilkan aliran modal yang berkelanjutan dan berskala besar, baik dari institusi maupun pasar yang lebih luas.