Penjelasan Mendalam
1. Pembaruan Tokenomik sPENDLE (Januari 2026)
Gambaran: Pembaruan besar ini menggantikan model vePENDLE lama yang mengharuskan penguncian token selama dua tahun dengan token staking cair baru bernama sPENDLE. Ini mengubah cara pengguna mendapatkan hadiah dan berpartisipasi dalam tata kelola.
Sistem baru memperkenalkan periode unstaking selama 14 hari (atau keluar instan dengan biaya 5%), sehingga modal menjadi lebih fleksibel. Hingga 80% pendapatan protokol kini digunakan untuk membeli kembali token PENDLE di pasar terbuka, yang kemudian didistribusikan kepada pemegang sPENDLE aktif. Voting manual mingguan untuk gauge telah digantikan oleh model emisi algoritmik yang bertujuan mengurangi insentif token sekitar 30% dan mengalokasikannya lebih efisien berdasarkan data kinerja pool.
Maknanya: Ini positif untuk PENDLE karena membuat staking lebih mudah dan menarik bagi pengguna biasa, yang berpotensi meningkatkan jumlah token yang terkunci dan mengurangi tekanan jual. Program pembelian kembali otomatis secara langsung menciptakan permintaan beli untuk token menggunakan pendapatan protokol, yang dapat mendukung harga token.
(Icryptan)
2. Fitur Boros untuk Funding Rates (2025–2026)
Gambaran: Boros (sebelumnya dikenal sebagai Pendle V3) adalah platform on-chain baru yang memungkinkan trader untuk men-tokenisasi dan memperdagangkan funding rates dari kontrak perpetual swap, sebuah sumber hasil yang sebelumnya belum dimanfaatkan.
Fitur ini memperkenalkan trading margin, meningkatkan efisiensi modal. Boros berjalan berdampingan dengan pasar utama Pendle V2, dengan semua pendapatan biaya tambahan yang dihasilkan mengalir ke pemegang vePENDLE (sekarang sPENDLE). Pasar awal mencakup pasangan sintetis minyak dan perpetual saham seperti NVDAUSDC.
Maknanya: Ini positif untuk PENDLE karena membuka pasar baru yang besar, menarik trader derivatif dan meningkatkan penggunaan serta pendapatan protokol secara keseluruhan. Pendapatan biaya yang lebih tinggi berarti lebih banyak dana untuk program pembelian kembali dan distribusi, yang langsung menguntungkan pemegang token.
(Pendle Print #117)
3. Ekspansi Cross-Chain ke Monad & HyperEVM (Pertengahan 2025–2026)
Gambaran: Pendle telah memperluas jejak teknisnya secara signifikan dengan meluncurkan di jaringan blockchain baru. Ini termasuk peluncuran penuh di Monad, BeraChain, dan Hyperliquid's HyperEVM.
Peluncuran ini melibatkan pembuatan instance baru dari smart contract Pendle dan integrasi dengan infrastruktur unik masing-masing chain. Contohnya, peluncuran di Monad dimulai dengan pool Agora AUSD dan hadiah mingguan hingga $100 ribu.
Maknanya: Ini positif untuk PENDLE karena membuka akses protokol ke basis pengguna dan sumber likuiditas baru di jaringan dengan performa tinggi. Jangkauan yang lebih luas mendorong peningkatan TVL dan volume transaksi, memperkuat efek jaringan dan kegunaan fundamental protokol.
(Pendle)
Kesimpulan
Evolusi kode terbaru Pendle berfokus pada pergeseran penting dari tata kelola yang ketat ke partisipasi cair yang didorong insentif, sambil agresif memperluas ke vertikal hasil baru dan ekosistem blockchain. Trajektori ini menunjukkan protokol yang matang dengan fokus pada utilitas yang dapat diskalakan dan tokenomik yang berkelanjutan. Bagaimana infrastruktur Pendle akan beradaptasi saat semakin menghubungkan sumber hasil TradFi?