Apa itu Hyperliquid (HYPE)

Oleh CMC AI
07 February 2026 09:07PM (UTC+0)
TLDR

Hyperliquid (HYPE) adalah token asli dari sebuah bursa perpetual futures terdesentralisasi berperforma tinggi yang dibangun di atas blockchain Layer 1 kustom miliknya sendiri.

  1. Tujuan Utama: Token ini mendukung bursa terdesentralisasi (DEX) yang fokus pada perdagangan perpetual futures, dengan tujuan menggabungkan kecepatan bursa terpusat dan transparansi DeFi.

  2. Arsitektur Unik: Ekosistem ini berjalan pada sistem dua lapis: HyperCore untuk perdagangan berkecepatan tinggi dan HyperEVM untuk kontrak pintar yang kompatibel dengan Ethereum.

  3. Model Berbasis Komunitas: Proyek ini didanai sendiri tanpa modal ventura, dan sebagian besar biaya protokol digunakan untuk membeli kembali dan membakar token HYPE.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai yang Ditawarkan

Hyperliquid dirancang sebagai infrastruktur terdesentralisasi untuk perdagangan perpetual futures—yaitu derivatif tanpa tanggal kedaluwarsa. Platform ini mengatasi keterbatasan utama DeFi dengan menawarkan pengalaman yang setara dengan bursa terpusat dalam hal kecepatan dan likuiditas, sambil menjaga semua transaksi dan buku pesanan sepenuhnya on-chain untuk transparansi (Yahoo Finance). Hal ini menarik bagi para trader yang mencari leverage tinggi (hingga 50x) tanpa mengorbankan kendali penuh atas aset mereka.

2. Teknologi & Arsitektur

Efisiensi platform ini berasal dari blockchain Layer 1 kustom yang dikembangkan khusus. Sistemnya menggunakan arsitektur dua lapis: HyperCore adalah DEX dengan buku pesanan yang diamankan oleh validator dan berperforma tinggi, sedangkan HyperEVM menyediakan lingkungan kontrak pintar yang permissionless dan kompatibel dengan Ethereum (RedStone). Pemisahan ini memungkinkan eksekusi perdagangan yang sangat cepat (diklaim hingga 200.000 transaksi per detik) dan kemampuan komposabilitas yang dalam, sehingga pengembang dapat membangun aplikasi DeFi kompleks di atasnya.

3. Tokenomik & Tata Kelola

Token HYPE memiliki pasokan maksimum sebanyak 1 miliar. Distribusinya sangat mengutamakan komunitas, dengan 31% token awalnya didistribusikan melalui airdrop kepada pengguna. Fitur utama dari model pendapatan protokol ini adalah penggunaan hingga 97% dari biaya perdagangan untuk secara otomatis membeli kembali dan membakar token HYPE, menciptakan tekanan deflasi yang terkait langsung dengan penggunaan platform. Token ini juga digunakan untuk staking (yang memberikan diskon biaya) dan tata kelola, seperti pemungutan suara untuk listing pasar baru melalui proposal seperti HIP-3.

Kesimpulan

Secara mendasar, Hyperliquid adalah ekosistem perdagangan berkecepatan tinggi yang didanai sendiri dan menggunakan token HYPE untuk menyelaraskan insentif antara pengguna, trader, dan keamanan jaringan. Pertanyaannya adalah, bagaimana kerangka kerja penciptaan pasar permissionless ini akan terus memperluas jenis aset yang diperdagangkan secara on-chain?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.