Penjelasan Mendalam
1. Tujuan & Nilai yang Ditawarkan
Hyperliquid dirancang sebagai infrastruktur terdesentralisasi untuk perdagangan perpetual futures—yaitu derivatif tanpa tanggal kedaluwarsa. Platform ini mengatasi keterbatasan utama DeFi dengan menawarkan pengalaman yang setara dengan bursa terpusat dalam hal kecepatan dan likuiditas, sambil menjaga semua transaksi dan buku pesanan sepenuhnya on-chain untuk transparansi (Yahoo Finance). Hal ini menarik bagi para trader yang mencari leverage tinggi (hingga 50x) tanpa mengorbankan kendali penuh atas aset mereka.
2. Teknologi & Arsitektur
Efisiensi platform ini berasal dari blockchain Layer 1 kustom yang dikembangkan khusus. Sistemnya menggunakan arsitektur dua lapis: HyperCore adalah DEX dengan buku pesanan yang diamankan oleh validator dan berperforma tinggi, sedangkan HyperEVM menyediakan lingkungan kontrak pintar yang permissionless dan kompatibel dengan Ethereum (RedStone). Pemisahan ini memungkinkan eksekusi perdagangan yang sangat cepat (diklaim hingga 200.000 transaksi per detik) dan kemampuan komposabilitas yang dalam, sehingga pengembang dapat membangun aplikasi DeFi kompleks di atasnya.
3. Tokenomik & Tata Kelola
Token HYPE memiliki pasokan maksimum sebanyak 1 miliar. Distribusinya sangat mengutamakan komunitas, dengan 31% token awalnya didistribusikan melalui airdrop kepada pengguna. Fitur utama dari model pendapatan protokol ini adalah penggunaan hingga 97% dari biaya perdagangan untuk secara otomatis membeli kembali dan membakar token HYPE, menciptakan tekanan deflasi yang terkait langsung dengan penggunaan platform. Token ini juga digunakan untuk staking (yang memberikan diskon biaya) dan tata kelola, seperti pemungutan suara untuk listing pasar baru melalui proposal seperti HIP-3.
Kesimpulan
Secara mendasar, Hyperliquid adalah ekosistem perdagangan berkecepatan tinggi yang didanai sendiri dan menggunakan token HYPE untuk menyelaraskan insentif antara pengguna, trader, dan keamanan jaringan. Pertanyaannya adalah, bagaimana kerangka kerja penciptaan pasar permissionless ini akan terus memperluas jenis aset yang diperdagangkan secara on-chain?