Penjelasan Mendalam
1. Peluncuran HyperEVM Mainnet (17 Jan 2026)
Gambaran: HyperEVM mengintegrasikan smart contract yang kompatibel dengan Ethereum ke dalam rantai asli Hyperliquid, memungkinkan pengembang membangun aplikasi DeFi tanpa mengorbankan performa trading di L1.
Detail teknis:
- Blok HyperEVM mewarisi keamanan dari konsensus HyperBFT.
- Token asli HYPE berfungsi sebagai gas token; kontrak sistem WHYPE menstandarisasi interaksi DeFi.
- Data blok mentah dialirkan ke S3 untuk memudahkan pengindeksan.
Maknanya: Ini positif untuk HYPE karena memperluas penggunaan (misalnya, pinjam-meminjam, derivatif) sambil menjaga latency trading tetap rendah. Pengembang kini dapat langsung meluncurkan dApps EVM di Hyperliquid.
(Sumber)
2. Upgrade HIP-3 (13 Okt 2025)
Gambaran: HIP-3 memungkinkan siapa saja membuat pasar perpetual dengan melakukan staking 500.000 HYPE, mendesentralisasi jalur produk Hyperliquid.
Detail teknis:
- Penalti bagi validator dan batas open interest diterapkan untuk mengurangi risiko.
- Terintegrasi dengan HyperEVM untuk tata kelola dan otomatisasi smart contract.
Maknanya: Bersifat netral untuk HYPE dalam jangka pendek—meskipun mendorong pertumbuhan ekosistem, persyaratan staking bisa mengurangi pasokan yang beredar sementara. Dalam jangka panjang, ini mendorong likuiditas yang dimiliki protokol.
(Sumber)
3. Testnet Protokol BLP (Nov 2025)
Gambaran: BorrowLendingProtocol (BLP) yang diuji di Hypercore menghadirkan pasar pinjam-meminjam native untuk token USDC dan PURR.
Detail teknis:
- Mendukung strategi cross-margin dan komposabilitas dengan orderbook HyperCore.
- Uji coba awal fokus pada pinjaman yang dijamin dan yield farming delta-netral.
Maknanya: Positif untuk HYPE jika mainnet berhasil—pinjam-meminjam native dapat menarik aliran modal dan memperdalam likuiditas. Namun, audit keamanan tetap sangat penting.
(Sumber)
Kesimpulan
Pembaruan kode Hyperliquid menekankan skalabilitas (HyperEVM), desentralisasi (HIP-3), dan komposabilitas DeFi (BLP). Langkah-langkah ini sejalan dengan visi untuk mengkonsolidasikan ekosistem trading dan smart contract. Akankah integrasi mainnet BLP mengukuhkan Hyperliquid sebagai pusat likuiditas DeFi?