Analisis harga Virtuals Protocol (VIRTUAL) Terbaru

Oleh CMC AI
31 January 2026 11:34PM (UTC+0)

Mengapa harga VIRTUAL turun? (31/01/2026)

TLDR

Virtuals Protocol (VIRTUAL) turun sebesar 12,02% dalam 24 jam terakhir, memperpanjang kerugian selama 7 hari menjadi 21,78% di tengah penurunan pasar yang lebih luas. Berikut faktor-faktor utamanya:

  1. Koreksi Pasar Kripto yang Lebih Luas: Kapitalisasi pasar kripto turun 5,91% sementara dominasi Bitcoin naik menjadi 59,12%.

  2. Penurunan Teknis: Harga menembus di bawah level support penting $0,758, memicu aksi jual.

  3. Sentimen Lemah: Momentum bearish di sektor kripto AI dan Indeks Fear & Greed yang rendah (26).

1. Penurunan Pasar Secara Luas (Dampak Bearish)

Gambaran Umum: Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan turun 5,91% dalam 24 jam, dengan dominasi Bitcoin naik ke 59,12%. Ini menunjukkan rotasi modal ke Bitcoin karena investor menghindari risiko, memberikan tekanan pada altcoin seperti VIRTUAL.
Arti dari ini: Altcoin biasanya berkinerja lebih buruk dibandingkan Bitcoin saat pasar mengalami tekanan karena volatilitas yang lebih tinggi. Volume perdagangan VIRTUAL dalam 24 jam sedikit naik menjadi $137,5 juta, namun ini lebih mencerminkan tekanan jual daripada akumulasi.

2. Penurunan Teknis (Dampak Bearish)

Gambaran Umum: VIRTUAL menembus di bawah level retracement Fibonacci 78,6% pada harga $0,758, yang merupakan level support penting menurut para analis (AMBCrypto). RSI (31,46) kini menunjukkan kondisi oversold, namun MACD masih negatif, menandakan momentum bearish.
Arti dari ini: Penurunan di bawah level support utama sering memicu aksi jual algoritmik dan pemicu stop-loss. Hal ini mempercepat penurunan karena para trader keluar dari posisi mereka.

3. Perubahan Sentimen Sektor (Dampak Bearish)

Gambaran Umum: Token terkait AI mengalami kinerja yang kurang baik, dengan token ekosistem VIRTUAL (misalnya TIBBIR, AIXBT) turun antara 1,57% hingga 9,88% dalam 24 jam. Indeks Fear & Greed turun ke angka 26 ("Fear"), menurunkan selera risiko investor.
Arti dari ini: Narasi kripto AI mulai mereda setelah reli baru-baru ini, dengan trader mengambil keuntungan atau beralih ke aset yang lebih aman. Penurunan VIRTUAL selama 30 hari (-6,76%) sejalan dengan tren sektor ini secara keseluruhan.

Kesimpulan

Penurunan VIRTUAL disebabkan oleh tiga faktor utama: aksi jual kripto secara luas, penurunan teknis, dan melemahnya momentum sektor AI. RSI yang oversold (31,46) menunjukkan kemungkinan stabilisasi dalam waktu dekat, namun pemulihan memerlukan harga untuk kembali di atas support $0,758.
Hal yang perlu diperhatikan: Apakah Bitcoin dapat stabil di atas $90.000 untuk mengurangi tekanan pada altcoin?

Mengapa harga VIRTUAL naik? (29/01/2026)

TLDR

Virtuals Protocol naik 1,86% dalam 24 jam terakhir, mengungguli pasar kripto secara umum yang turun 0,36%. Berikut faktor utama yang mempengaruhi:

  1. Kenaikan Sektor AI – Lonjakan token AI secara luas mengangkat VIRTUAL

  2. Pemulihan Teknis – Kondisi oversold memicu pemulihan jangka pendek

  3. Lonjakan Volume – Volume perdagangan naik 108% menandakan akumulasi

Penjelasan Mendalam

1. Momentum Sektor AI (Dampak Bullish)

Gambaran: VIRTUAL naik seiring dengan token AI lain seperti Bittensor (TAO, +5%) dan Render, seiring membaiknya sentimen sektor. Hal ini bertepatan dengan antisipasi laporan keuangan Big Tech dan spekulasi kebijakan Federal Reserve. (CoinJournal)
Maknanya: Token AI biasanya bergerak sejalan saat terjadi rotasi risiko (risk-on). Dengan dominasi Bitcoin yang stabil di 58,97%, modal mengalir ke altcoin – terutama yang memiliki narasi AI dengan kasus penggunaan nyata seperti protokol agent commerce milik VIRTUAL.

2. Pemulihan Teknis (Dampak Bullish)

Gambaran: VIRTUAL berhasil menembus kembali rata-rata pergerakan sederhana 7 hari (SMA) di $0,820 setelah menguji level support penting di $0,758 (level Fibonacci 78,6%). RSI(7) di angka 50,55 keluar dari wilayah oversold.
Maknanya: Setelah penurunan mingguan sebesar 15,71%, kelelahan bearish menciptakan peluang pembelian saat harga turun. Histogram MACD (-0,014) menunjukkan perlambatan momentum turun, memungkinkan trader jangka pendek masuk di zona nilai yang dianggap menarik.

3. Akumulasi Didukung Volume (Dampak Bullish)

Gambaran: Volume perdagangan 24 jam melonjak 108% menjadi $131 juta – jauh di atas rata-rata 30 hari – dengan volume spot mendominasi dibandingkan derivatif.
Maknanya: Lonjakan volume seperti ini sering kali mendahului pembalikan tren ketika terjadi di dekat level support. Aktivitas yang didominasi volume spot menunjukkan akumulasi organik, bukan spekulasi berleveraged, yang diperkuat oleh penurunan open interest derivatif sebesar 24,43% secara bulanan.

Kesimpulan

Kenaikan VIRTUAL mencerminkan pemulihan teknis yang diperkuat oleh momentum sektor AI dan akumulasi organik di dekat level support kunci. Pantauan utama: Apakah VIRTUAL dapat bertahan di atas $0,84 untuk menantang SMA 30 hari di $0,906?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.