1. Penurunan Pasar Secara Luas (Dampak Bearish)
Gambaran Umum: Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan turun 5,91% dalam 24 jam, dengan dominasi Bitcoin naik ke 59,12%. Ini menunjukkan rotasi modal ke Bitcoin karena investor menghindari risiko, memberikan tekanan pada altcoin seperti VIRTUAL.
Arti dari ini: Altcoin biasanya berkinerja lebih buruk dibandingkan Bitcoin saat pasar mengalami tekanan karena volatilitas yang lebih tinggi. Volume perdagangan VIRTUAL dalam 24 jam sedikit naik menjadi $137,5 juta, namun ini lebih mencerminkan tekanan jual daripada akumulasi.
2. Penurunan Teknis (Dampak Bearish)
Gambaran Umum: VIRTUAL menembus di bawah level retracement Fibonacci 78,6% pada harga $0,758, yang merupakan level support penting menurut para analis (AMBCrypto). RSI (31,46) kini menunjukkan kondisi oversold, namun MACD masih negatif, menandakan momentum bearish.
Arti dari ini: Penurunan di bawah level support utama sering memicu aksi jual algoritmik dan pemicu stop-loss. Hal ini mempercepat penurunan karena para trader keluar dari posisi mereka.
3. Perubahan Sentimen Sektor (Dampak Bearish)
Gambaran Umum: Token terkait AI mengalami kinerja yang kurang baik, dengan token ekosistem VIRTUAL (misalnya TIBBIR, AIXBT) turun antara 1,57% hingga 9,88% dalam 24 jam. Indeks Fear & Greed turun ke angka 26 ("Fear"), menurunkan selera risiko investor.
Arti dari ini: Narasi kripto AI mulai mereda setelah reli baru-baru ini, dengan trader mengambil keuntungan atau beralih ke aset yang lebih aman. Penurunan VIRTUAL selama 30 hari (-6,76%) sejalan dengan tren sektor ini secara keseluruhan.
Kesimpulan
Penurunan VIRTUAL disebabkan oleh tiga faktor utama: aksi jual kripto secara luas, penurunan teknis, dan melemahnya momentum sektor AI. RSI yang oversold (31,46) menunjukkan kemungkinan stabilisasi dalam waktu dekat, namun pemulihan memerlukan harga untuk kembali di atas support $0,758.
Hal yang perlu diperhatikan: Apakah Bitcoin dapat stabil di atas $90.000 untuk mengurangi tekanan pada altcoin?