Analisis harga Virtuals Protocol (VIRTUAL) Terbaru

Oleh CMC AI
31 January 2026 03:04PM (UTC+0)

Mengapa harga VIRTUAL turun? (31/01/2026)

TLDR

Virtuals Protocol (VIRTUAL) turun 10,22% dalam 24 jam terakhir, lebih buruk dibandingkan penurunan pasar kripto secara umum sebesar 3,01%. Penurunan ini melanjutkan kerugian mingguan sebesar 19,38%, yang disebabkan oleh melemahnya momentum setelah katalis Januari dan posisi teknikal yang lemah. Berikut faktor utamanya:

  1. Katalis yang Habis: Setelah hype peluncuran pasar AI pada 15 Januari mereda, dukungan spekulatif menurun.

  2. Kerusakan Teknis: Harga turun di bawah rata-rata pergerakan penting, menandakan momentum bearish.

  3. Kelemahan Pasar Secara Umum: Sentimen ketakutan di pasar kripto (indeks: 26) memperkuat tekanan jual pada aset berisiko.

Analisis Mendalam

1. Katalis yang Habis (Dampak Bearish)

Gambaran: VIRTUAL naik 60% dalam seminggu sebelum peluncuran pasar AI terdesentralisasi pada 15 Januari, namun sejak itu turun 67% dari puncaknya pada 5 Januari sebesar $1,94. Penurunan setelah acara ini mencerminkan ekspektasi pendapatan yang tidak terpenuhi – pendapatan bulanan turun menjadi sekitar $496 ribu pada akhir Mei 2025 dari puncak $3,9 juta pada Januari (CoinMarketCap).
Maknanya: Euforia awal berubah menjadi aksi ambil untung karena katalis tersebut tidak berhasil mempertahankan pertumbuhan pengguna atau percepatan pendapatan. Aktivitas pengembang yang menurun (kepemilikan smart money turun 40% sejak Mei 2025) juga mengurangi kepercayaan pasar.

2. Kerusakan Teknis (Dampak Bearish)

Gambaran: VIRTUAL diperdagangkan pada harga $0,664, di bawah rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 7 hari ($0,79) dan SMA 30 hari ($0,91). Histogram MACD (-0,018) mengonfirmasi momentum bearish, sementara RSI (38,39) belum mencapai wilayah oversold, sehingga masih ada ruang untuk penurunan lebih lanjut.
Maknanya: Perdagangan yang terus-menerus di bawah rata-rata pergerakan utama menunjukkan adanya distribusi atau penjualan besar. Tidak adanya kondisi oversold mengurangi kemungkinan rebound jangka pendek, sehingga tekanan jual kemungkinan akan berlanjut.

Kesimpulan

Penurunan VIRTUAL disebabkan oleh katalis yang habis, kondisi teknikal yang memburuk, dan peningkatan risiko di pasar kripto secara keseluruhan. Perhatikan adopsi agen AI baru atau pembaruan protokol yang dapat membalikkan sentimen.
Hal penting yang perlu diperhatikan: Apakah pendapatan protokol dapat kembali naik di atas $1 juta untuk menstabilkan sentimen?

Mengapa harga VIRTUAL naik? (29/01/2026)

TLDR

Virtuals Protocol naik 1,86% dalam 24 jam terakhir, mengungguli pasar kripto secara umum yang turun 0,36%. Berikut faktor utama yang mempengaruhi:

  1. Kenaikan Sektor AI – Lonjakan token AI secara luas mengangkat VIRTUAL

  2. Pemulihan Teknis – Kondisi oversold memicu pemulihan jangka pendek

  3. Lonjakan Volume – Volume perdagangan naik 108% menandakan akumulasi

Penjelasan Mendalam

1. Momentum Sektor AI (Dampak Bullish)

Gambaran: VIRTUAL naik seiring dengan token AI lain seperti Bittensor (TAO, +5%) dan Render, seiring membaiknya sentimen sektor. Hal ini bertepatan dengan antisipasi laporan keuangan Big Tech dan spekulasi kebijakan Federal Reserve. (CoinJournal)
Maknanya: Token AI biasanya bergerak sejalan saat terjadi rotasi risiko (risk-on). Dengan dominasi Bitcoin yang stabil di 58,97%, modal mengalir ke altcoin – terutama yang memiliki narasi AI dengan kasus penggunaan nyata seperti protokol agent commerce milik VIRTUAL.

2. Pemulihan Teknis (Dampak Bullish)

Gambaran: VIRTUAL berhasil menembus kembali rata-rata pergerakan sederhana 7 hari (SMA) di $0,820 setelah menguji level support penting di $0,758 (level Fibonacci 78,6%). RSI(7) di angka 50,55 keluar dari wilayah oversold.
Maknanya: Setelah penurunan mingguan sebesar 15,71%, kelelahan bearish menciptakan peluang pembelian saat harga turun. Histogram MACD (-0,014) menunjukkan perlambatan momentum turun, memungkinkan trader jangka pendek masuk di zona nilai yang dianggap menarik.

3. Akumulasi Didukung Volume (Dampak Bullish)

Gambaran: Volume perdagangan 24 jam melonjak 108% menjadi $131 juta – jauh di atas rata-rata 30 hari – dengan volume spot mendominasi dibandingkan derivatif.
Maknanya: Lonjakan volume seperti ini sering kali mendahului pembalikan tren ketika terjadi di dekat level support. Aktivitas yang didominasi volume spot menunjukkan akumulasi organik, bukan spekulasi berleveraged, yang diperkuat oleh penurunan open interest derivatif sebesar 24,43% secara bulanan.

Kesimpulan

Kenaikan VIRTUAL mencerminkan pemulihan teknis yang diperkuat oleh momentum sektor AI dan akumulasi organik di dekat level support kunci. Pantauan utama: Apakah VIRTUAL dapat bertahan di atas $0,84 untuk menantang SMA 30 hari di $0,906?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.