Apa itu Stable (STABLE)

Oleh CMC AI
08 September 2026 09:37PM (UTC+0)
TLDR

Stable (STABLE) adalah blockchain Layer-1 khusus, atau disebut "StableChain," yang dirancang dari awal untuk menjadi infrastruktur berkapasitas tinggi bagi pembayaran stablecoin dan transaksi keuangan dunia nyata.

  1. Blockchain Fokus Pembayaran – Merupakan lapisan penyelesaian khusus yang dioptimalkan untuk stablecoin, dengan target penggunaan seperti pembayaran lintas negara dan keuangan institusional.

  2. USDT sebagai Gas Native – Pengguna membayar biaya transaksi langsung menggunakan USDT, sehingga tidak perlu menyimpan token volatil terpisah untuk biaya gas.

  3. Arsitektur Token Ganda – Token STABLE digunakan untuk keamanan jaringan (staking) dan tata kelola, sementara semua transfer nilai dilakukan menggunakan stablecoin seperti USDT.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai yang Ditawarkan

Stable dibuat untuk mengatasi ketidakefisienan dalam penggunaan stablecoin di blockchain umum, seperti biaya yang tidak dapat diprediksi dan pengalaman pengguna yang rumit. Misi utamanya adalah menyediakan jalur pembayaran yang cepat, andal, dan biaya yang dapat diprediksi. Dengan fokus khusus pada penyelesaian stablecoin, Stable bertujuan menjadi infrastruktur dasar untuk perdagangan global, pengiriman uang, dan aplikasi keuangan institusional.

2. Teknologi & Inovasi Utama

Inovasi utama dari jaringan ini adalah penggunaan USDT dari Tether sebagai token gas native. Artinya, biaya transaksi stabil dan dibayar dengan aset yang sama dengan yang digunakan dalam transaksi, sehingga pengalaman pengguna menjadi lebih sederhana. Jaringan ini kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM), memungkinkan pengembang dengan mudah memindahkan aplikasi mereka. Stable menggunakan mekanisme konsensus delegated proof-of-stake (dPoS) untuk mencapai finalitas transaksi dalam waktu kurang dari satu detik, dengan target throughput tinggi agar pembayaran dapat diskalakan.

3. Tokenomik & Tata Kelola

Token STABLE memiliki pasokan tetap sebanyak 100 miliar. Penting untuk dicatat, token ini tidak digunakan untuk membayar biaya transaksi. Fungsinya dua arah: staking oleh validator untuk mengamankan jaringan (yang mendapatkan hadiah dalam USDT), dan tata kelola, memberikan hak suara kepada pemegang token dalam pembaruan protokol dan parameter jaringan. Whitepaper terbaru menetapkan bahwa 82% dari total pasokan dikunci dalam "Universal Lock" dengan jadwal pembukaan bertahap selama beberapa tahun untuk mengatur distribusi pasokan.

Kesimpulan

Stable pada dasarnya adalah blockchain yang dirancang untuk membuat transaksi dolar digital menjadi semudah dan sebiaya yang dapat diprediksi seperti keuangan tradisional. Apakah arsitektur khusus ini akan menarik adopsi dari institusi dan konsumen untuk menjadi lapisan penyelesaian default bagi stablecoin? Waktu yang akan menjawab.

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.