Apa itu Stable (STABLE)

Oleh CMC AI
26 August 2026 09:19PM (UTC+0)
TLDR

Stable (STABLE) adalah blockchain Layer 1 khusus, atau yang disebut "StableChain," yang dirancang untuk mengoptimalkan pembayaran stablecoin dengan menggunakan USDT sebagai bahan bakar transaksi asli.

  1. Dirancang khusus untuk efisiensi stablecoin – Jaringan ini memiliki throughput tinggi dan fokus pada aplikasi keuangan dunia nyata seperti pembayaran dan penyelesaian transaksi institusional.

  2. Arsitektur token ganda – Pengguna membayar biaya gas menggunakan USDT agar biaya lebih dapat diprediksi, sementara token STABLE terpisah digunakan untuk mengamankan jaringan dan mengatur tata kelola di masa depan.

  3. Fokus pada tata kelola dan keamanan – Pemegang token STABLE melakukan staking untuk memvalidasi transaksi dan memberikan suara pada pembaruan protokol, sehingga insentifnya selaras untuk pertumbuhan ekosistem jangka panjang.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai yang Ditawarkan

Stable mengatasi masalah utama dalam pembayaran kripto, yaitu volatilitas biaya transaksi. Pada blockchain umum, pengguna harus memiliki token yang nilainya fluktuatif (seperti ETH atau SOL) untuk membayar biaya gas, yang membuat transaksi stablecoin menjadi rumit. StableChain menyederhanakan ini dengan menjadikan USDT dari Tether sebagai token gas asli. Desain ini memberikan biaya yang dapat diprediksi dalam denominasi dolar, dengan tujuan membuat blockchain lebih praktis untuk pembayaran sehari-hari, transfer lintas negara, dan penyelesaian transaksi berskala besar (CoinMarketCap).

2. Teknologi & Arsitektur

Jaringan ini menggunakan mekanisme konsensus delegated proof-of-stake (dPoS), di mana validator dipilih oleh pemegang token STABLE. Jaringan ini menawarkan finalitas transaksi dalam hitungan sub-detik dan kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM), sehingga pengembang dapat dengan mudah memindahkan aplikasi yang sudah ada. Inovasi utamanya adalah pemisahan peran yang jelas: USDT digunakan untuk semua pembayaran dan biaya yang berhubungan dengan pengguna, sementara STABLE berfungsi sebagai jaminan untuk keamanan jaringan dan tata kelola (Stable Team).

3. Tokenomik & Tata Kelola

STABLE memiliki total pasokan tetap sebanyak 100 miliar token. Berdasarkan whitepaper terbaru dari Agustus 2026, hanya 18% dari pasokan yang beredar pada awalnya, sementara 82% sisanya terkunci dalam jadwal vesting yang akan dibuka secara bertahap hingga Desember 2029 (GateNews). Fungsi token ini bukan untuk pembayaran, melainkan untuk staking (menjadi validator dan mendapatkan hadiah USDT) serta tata kelola (memberikan suara pada proposal jaringan melalui Stable Foundation).

Kesimpulan

Stable pada dasarnya adalah infrastruktur yang memisahkan medium pertukaran yang stabil (USDT) dari aset yang volatil yang dibutuhkan untuk keamanan dan tata kelola (STABLE). Keberhasilannya bergantung pada apakah desain khusus ini mampu menarik volume transaksi dan aktivitas pengembang yang cukup untuk mendukung model keamanannya. Apakah fokus pada biaya yang dapat diprediksi ini akan mendorong adopsi dunia nyata seperti yang diharapkan?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.