Pembahasan Mendalam
1. BloFin menghapus 33 pasangan dari Copy Trading (19 Oktober 2026)
Ringkasan: BloFin mengumumkan bahwa 33 pasangan akan dihapus dari layanan Copy Trading pada 19–20 Oktober 2026. Daftar tersebut mencakup FHE, yang termasuk dalam tujuh pasangan spot, serta 26 pasangan kontrak berjangka perpetual. Keputusan ini diambil setelah peninjauan berkala terhadap likuiditas, aktivitas lead trader, dan keterlibatan pengguna. Fitur copy trading baru untuk pasangan-pasangan ini langsung dihentikan, sementara order aktif akan dibatalkan selama periode penghapusan. Perlu dicatat, perdagangan spot reguler dan kontrak berjangka perpetual FHE tetap berjalan seperti biasa. (BloFin)
Dampaknya: Perkembangan ini cenderung negatif bagi FHE karena akses bagi kelompok trader tertentu menjadi lebih terbatas. Akibatnya, permintaan dari strategi copy trading berpotensi menurun. Keputusan ini juga dapat mencerminkan rendahnya keterlibatan pengguna pada produk tersebut. Namun, dampaknya terbatas pada satu jenis layanan di satu bursa.
2. BloFin menghapus 14 pasangan dari Spot Copy Trading (21 September 2026)
Ringkasan: Sebulan sebelumnya, BloFin menghapus 14 pasangan, termasuk FHE, dari layanan Spot Copy Trading pada 21–22 September 2026. Bursa tersebut menyebut alasan serupa, yaitu hasil peninjauan terhadap likuiditas dan keterlibatan pengguna dalam copy trading. Tindakan ini menghentikan pembukaan posisi copy trading baru, tetapi tidak memengaruhi kepemilikan spot yang sudah ada.
Dampaknya: Perkembangan ini netral hingga cenderung negatif dan menunjukkan berkurangnya dukungan copy trading untuk FHE di BloFin. Hal ini dapat mengindikasikan likuiditas yang terbatas atau menurunnya minat terhadap strategi perdagangan otomatis untuk token tersebut. Meski demikian, fungsi perdagangan utamanya tetap tersedia. (BloFin)
Kesimpulan
Berita terbaru menunjukkan bahwa Mind Network menghadapi tantangan dalam dukungan pasar sekunder. Penghapusan berulang dari layanan copy trading BloFin mengisyaratkan adanya tantangan terkait likuiditas dan keterlibatan pengguna. Apakah perkembangan protokol berikutnya dapat mengimbangi berkurangnya eksposur FHE di produk bursa?