Apa itu Infinity Ground (AIN)

Oleh CMC AI
27 October 2026 09:53PM (UTC+0)
TLDR

Infinity Ground (AIN) adalah proyek infrastruktur blockchain yang memanfaatkan AI agar siapa pun dapat membuat aplikasi terdesentralisasi (dApp) menggunakan bahasa sehari-hari. Platform ini didukung oleh token aslinya, AIN.

  1. Platform Pengembangan Berbasis AI – Menyediakan lingkungan pengembangan terdesentralisasi berbasis agen AI. Pengguna cukup menjelaskan aplikasi yang ingin dibuat dalam bahasa sehari-hari, lalu platform menghasilkan kode yang siap diterapkan.

  2. Token dengan Beragam Kegunaan – AIN digunakan untuk membayar layanan platform, staking, tata kelola, serta mengakses fitur premium dan keanggotaan NFT.

  3. Visi Ekosistem yang Dapat Berkembang – Proyek ini berencana membangun blockchain Layer-2 khusus bernama ING Network untuk menampung aplikasi yang dibuat komunitas “vibe coder”-nya.

Penjelasan Lebih Lanjut

1. Tujuan dan Nilai yang Ditawarkan

Infinity Ground ingin membuka akses pengembangan Web3 bagi lebih banyak orang dengan mengurangi kebutuhan akan keahlian pemrograman. Layanan utamanya adalah IDE Agentik Terdesentralisasi—lingkungan pengembangan cerdas tempat pengguna, yang disebut “vibe coder”, dapat menjelaskan konsep dApp menggunakan bahasa sehari-hari. Selanjutnya, agen-agen AI bekerja sama untuk menyusun arsitektur, logika, dan kode smart contract yang siap diterapkan (InfinityGround). Pendekatan ini bertujuan mengurangi beban teknis dan kerumitan penggunaan berbagai alat, sehingga lebih banyak orang dapat membuat dApp dengan berfokus pada ide dan proses pengembangan produk.

2. Teknologi dan Arsitektur

Platform ini menggunakan arsitektur modular, yang biasanya terdiri dari lapisan khusus untuk eksekusi, data, model AI, dan hosting. Dengan memisahkan berbagai komponen, desain ini bertujuan meningkatkan skalabilitas dan keamanan. IDE yang tersedia saat ini mendukung penerapan aplikasi di beberapa blockchain, termasuk BNB Chain, Aptia, dan Initia. Dalam peta jalan jangka panjangnya, proyek ini berencana menghadirkan ING Network, blockchain Layer-2 publik khusus yang dirancang sebagai tempat berbiaya rendah dan mampu mendukung pertumbuhan aplikasi yang dibuat di Infinity Ground (BitMart).

3. Tokenomik dan Tata Kelola

Token AIN memiliki beragam kegunaan penting dalam ekosistem (Whitepaper). Token ini digunakan untuk membayar layanan platform dan biaya transaksi. Pemegang AIN dapat melakukan staking untuk memperoleh imbalan, membeli keanggotaan NFT dengan tingkatan tertentu untuk mendapatkan manfaat eksklusif, serta mengakses fitur launchpad dan marketplace yang direncanakan. AIN juga mendukung tata kelola terdesentralisasi: pemegang token dapat memberikan suara terkait penggunaan dana perbendaharaan, peningkatan platform, dan arah strategis proyek.

Kesimpulan

Infinity Ground pada dasarnya adalah platform berbasis AI yang berupaya mengubah ide kreatif menjadi aplikasi on-chain yang dapat digunakan. Token AIN dirancang untuk menyelaraskan kepentingan ekonomi ekosistem sekaligus memberi penghargaan kepada komunitas pembuat aplikasi. Bagaimana platform ini akan menyeimbangkan kemudahan penggunaan dengan kompleksitas yang dibutuhkan untuk membuat dApp yang andal dan mampu berkembang?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.