Penjelasan Mendalam
Gambaran: Harga DEXE turun dari puncak tahunan $16,24 pada 19 April dan kini menguji zona support antara $10,00–$9,50. Penurunan ini disertai dengan penurunan 37% pada open interest futures sejak 20 April, dari lebih dari $40 juta menjadi sekitar $26 juta, yang menandakan pelepasan posisi bullish yang menggunakan leverage. Indikator Chaikin Money Flow (CMF) di angka -0,09 mengonfirmasi adanya aliran keluar modal.
Arti dari ini: Kondisi ini menunjukkan sinyal bearish untuk DEXE dalam jangka pendek karena harga yang turun dan open interest yang menurun menandakan berkurangnya keyakinan spekulatif. Namun, RSI yang berada di sekitar 32,84 menunjukkan tekanan jual mungkin mulai melemah, sehingga level support $10 menjadi titik penting untuk kemungkinan rebound sementara atau penurunan lebih lanjut.
(AMBCrypto)
2. Masuk Daftar Crypto dengan Kerugian Mingguan (3 Mei 2026)
Gambaran: Dalam tinjauan pasar mingguan, DEXE disebut sebagai salah satu token dengan kerugian signifikan, turun 23,5% selama minggu yang berakhir pada 3 Mei. Penurunan ini merupakan bagian dari rotasi altcoin yang lebih luas, di mana para investor mengambil keuntungan dari token yang sebelumnya naik kuat, sehingga menghapus sebagian kenaikan DEXE pada bulan April.
Arti dari ini: Ini merupakan sinyal netral hingga bearish bagi DEXE, mencerminkan koreksi pasar yang sehat setelah rally yang kuat. Meskipun token ini masih mempertahankan struktur bullish jangka panjang dari lonjakan kuartal pertama, penurunan mingguan yang tajam menunjukkan volatilitas tinggi dan kebutuhan bagi harga untuk berkonsolidasi di atas level support utama agar tren naik jangka panjang dapat berlanjut.
(AMBCrypto)
Kesimpulan
Berita terbaru menggambarkan DEXE sedang dalam fase korektif, di mana pertahanan level support $10 akan sangat penting untuk menentukan arah pergerakan harga dalam waktu dekat. Apakah permintaan pembeli akan kembali muncul di zona kunci ini, atau pelepasan posisi leverage akan menyebabkan penurunan yang lebih dalam?