Apa itu Bless (BLESS)

Oleh CMC AI
29 October 2026 10:48AM (UTC+0)
TLDR

Bless (BLESS) adalah jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN) yang membangun sumber daya komputasi bersama berskala global untuk aplikasi AI. Caranya adalah dengan memanfaatkan daya pemrosesan yang tidak terpakai pada perangkat sehari-hari.

  1. DePIN untuk komputasi AI – Bless menyediakan pasar terdesentralisasi tempat pengguna menyumbangkan waktu pemrosesan CPU/GPU yang tidak terpakai dari perangkat mereka untuk menjalankan AI dan tugas komputasi lainnya.

  2. Memanfaatkan sumber daya yang tidak terpakai – Jaringan ini berjalan melalui ekstensi browser atau perangkat lunak ringan. Peserta dapat memperoleh token dengan membagikan kapasitas perangkat yang sedang tidak digunakan.

  3. Berfokus pada verifikasi dan kendali pengguna – Bless memiliki fitur bawaan untuk memeriksa keluaran AI serta memberi pengguna kendali atas konteks data dan identitas mereka di berbagai aplikasi.

Penjelasan Lebih Lanjut

1. Tujuan dan Nilai yang Ditawarkan

Bless Network ingin mendesentralisasikan dua fondasi utama era AI: komputasi dan data. Proyek ini menantang model terpusat yang didominasi platform cloud besar. Menurut Bless, perantara tersebut mengambil sebagian besar nilai dan memperparah ketimpangan (CoinMarketCap).

Bless menawarkan pendekatan berbeda: individu dapat menyumbangkan sumber daya perangkat yang tidak terpakai ke kumpulan komputasi bersama berskala global, sekaligus memperoleh imbalan. Dengan begitu, infrastruktur untuk mengembangkan dan menggunakan AI diharapkan menjadi lebih merata dan mudah diakses.

2. Teknologi dan Arsitektur

Jaringan ini beroperasi sebagai DePIN yang menghubungkan berbagai perangkat konsumen, seperti laptop dan komputer desktop. Pengguna memasang aplikasi klien yang mengalokasikan sebagian daya komputasi perangkat yang tidak terpakai untuk menjalankan tugas yang diminta jaringan.

Keamanan dan keadilan dijaga melalui sejumlah langkah teknis. Salah satunya adalah pembagian tugas secara acak dengan metode seperti Greco-Latin squares, yang dirancang untuk mencegah kolusi. Beban kerja juga dijalankan dalam lingkungan WebAssembly terisolasi yang disebut sandbox untuk meningkatkan keamanan (OneBullex). Dengan arsitektur ini, jaringan dapat mencocokkan tugas dengan perangkat keras yang tersedia dan paling sesuai.

3. Keunggulan Utama

Selain menyediakan daya komputasi, Bless menawarkan fitur khusus AI untuk mengatasi masalah kepercayaan dan privasi.

Fitur Verifikasi Jawaban AI membandingkan keluaran dari beberapa model AI untuk menemukan perbedaan atau klaim yang kurang meyakinkan. Hal ini dapat membantu pengguna menilai keandalan jawaban.

Sementara itu, fitur Kendali Konteks dan Identitas memungkinkan pengguna mengelola dan memindahkan data serta preferensi mereka di antara berbagai alat AI. Fitur ini ditujukan untuk mengatasi data yang tersebar dan berkurangnya kendali pengguna dalam interaksi AI saat ini (OneBullex). Fitur-fitur tersebut membuat Bless lebih dari sekadar pasar untuk daya komputasi.

Kesimpulan

Pada dasarnya, Bless Network adalah proyek infrastruktur milik komunitas yang ingin memperluas akses terhadap sumber daya komputasi dan memberi pengguna kendali lebih besar atas data mereka di era AI. Mampukah model komputasi yang terverifikasi dan berpusat pada pengguna ini berkembang hingga menantang pendekatan layanan cloud yang sudah mapan?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.