Pembahasan Mendalam
1. Demam AI Korea Selatan Merambah ke Kripto (6 Oktober 2026)
Ringkasan: Laporan Chainalysis mengungkap bahwa pada Juni 2026, token AI menjadi kategori aset dengan volume perdagangan tertinggi di pasar kripto berbasis won Korea Selatan. Worldcoin memimpin dengan volume $7,41 miliar, sementara Bio Protocol (BIO) berada di posisi keempat dengan $2 miliar, mengungguli NEAR Protocol. Lonjakan ini dikaitkan dengan tingginya minat investor ritel terhadap risiko serta ketertarikan pada saham perusahaan AI lokal, seperti SK Hynix.
Artinya: Ini merupakan sinyal positif bagi BIO karena menunjukkan adanya permintaan kuat dari investor dan kecocokan produk dengan pasar di salah satu wilayah yang berpotensi tumbuh pesat. Kondisi ini juga memperkuat posisi BIO dalam tren AI dan kripto. Namun, laporan tersebut menyebutkan bahwa Korea Selatan berencana memberlakukan pajak keuntungan kripto sebesar 22% mulai 2027. Kebijakan ini dapat memengaruhi aktivitas perdagangan ke depannya. (Yahoo Finance)
2. Chainalysis Soroti Perdagangan Token AI di Korea Selatan (5 Oktober 2026)
Ringkasan: Analisis lanjutan mengenai ekonomi kripto Asia Timur senilai $1,2 triliun menyoroti pertumbuhan Korea Selatan sebesar 12,3%, hingga mencapai $449,1 miliar. Pertumbuhan ini sebagian besar didorong oleh perdagangan token AI oleh investor ritel. Data tersebut kembali mencatat volume perdagangan BIO sebesar $2 miliar untuk periode Juli 2025 hingga Juni 2026, yang menunjukkan besarnya peran BIO dalam perdagangan token AI berbasis won.
Artinya: Temuan ini memperkuat indikasi bahwa BIO telah digunakan dan diperdagangkan secara aktif di wilayah yang strategis, sehingga dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekosistemnya. Namun, karena sebagian besar volume perdagangannya terkonsentrasi di Korea Selatan, kinerja BIO dapat terpengaruh oleh perubahan kebijakan setempat, termasuk rencana penerapan pajak. (CoinMarketCap)
Kesimpulan
Data terbaru memperkuat posisi Bio Protocol sebagai salah satu token AI terkemuka di pasar ritel Korea Selatan yang berkembang pesat. Namun, prospeknya juga berkaitan dengan kebijakan pajak yang akan diterapkan di kawasan tersebut. Apakah pajak pada 2027 akan mengurangi antusiasme investor ritel Korea Selatan, atau mampukah model BIO yang berfokus pada kegunaan mempertahankan momentumnya?