Analisis Mendalam
1. Kekhawatiran Aktivitas On-Chain
Sebuah laporan di media sosial pada 18 Februari 2026 menyoroti bahwa aktivitas jaringan Aster mengalami penurunan drastis, dengan hanya 6 alamat aktif harian (Cryptolution). Data ini menimbulkan kekhawatiran terkait penggunaan dan adopsi jangka pendek, yang memicu tekanan jual.
Maknanya: Metrik on-chain yang lemah dapat mengurangi kepercayaan investor terhadap penggunaan proyek saat ini, meskipun peta jalan jangka panjangnya menjanjikan.
Perhatikan: Adanya pemulihan jumlah alamat aktif harian atau pengumuman dari pengembang yang dapat mengubah persepsi negatif ini.
2. Tekanan Pasar yang Lebih Luas
Kapitalisasi pasar kripto total turun 2,03% dalam 24 jam, dengan Bitcoin turun 2,31%. Penurunan Aster yang lebih kecil menunjukkan bahwa token ini sedikit terlepas dari aksi jual besar-besaran, namun suasana pasar yang menghindari risiko—terlihat dari indeks sentimen "Extreme Fear" sebesar 12—membatasi minat terhadap altcoin.
Maknanya: Aster tidak kebal terhadap aksi jual kripto yang dipicu faktor makro, tetapi performanya yang lebih baik dibanding Bitcoin menunjukkan adanya dukungan spesifik token atau dampak likuiditas yang lebih rendah.
3. Perkiraan Pasar Jangka Pendek
Harga sedang menguji zona resistance penting di sekitar $0,70–$0,75, seperti yang dicatat oleh para trader (UniChartz). Faktor pemicu berikutnya adalah kemajuan menuju peluncuran mainnet L1 dengan fitur privasi yang direncanakan pada 2026. Jika Aster bertahan di atas $0,65, ada peluang untuk mencoba menembus ke $1. Namun, jika turun di bawah $0,65, risiko penurunan ke area support $0,50 meningkat.
Maknanya: Token ini sedang dalam fase konsolidasi, dengan pergerakan arah utama berikutnya kemungkinan terkait dengan pemulihan pasar secara umum atau perkembangan proyek tertentu.
Perhatikan: Konfirmasi volume saat menembus di atas $0,75 atau kehilangan level support $0,65.
Kesimpulan
Perkiraan Pasar: Konsolidasi Netral
Penurunan kecil Aster mencerminkan kombinasi antara berita on-chain negatif dan pasar yang lemah, namun tetap menunjukkan ketahanan pada level saat ini.
Fokus utama: Apakah penurunan drastis jumlah alamat aktif hanya anomali sementara atau tren yang berkelanjutan, karena hal ini akan sangat memengaruhi sentimen jangka pendek.