Penjelasan Mendalam
1. Testnet Aster Chain Dibuka (Akhir Desember 2025)
Gambaran: Aster membuka blockchain Layer-1 khususnya, Aster Chain, untuk pengujian publik. Langkah ini mengubah proyek dari DEX multi-chain menjadi pengelola infrastruktur perdagangan yang dioptimalkan sendiri.
Testnet ini memungkinkan pengembang dan pengguna mencoba blockchain baru yang dirancang untuk perdagangan derivatif on-chain dengan kecepatan tinggi dan skalabilitas. Keberhasilan testnet ini sangat penting untuk peluncuran mainnet yang direncanakan pada kuartal pertama 2026, yang bertujuan mengurangi ketergantungan pada jaringan eksternal dan menurunkan biaya transaksi.
Maknanya: Ini adalah kabar baik untuk ASTER karena menandai peningkatan teknis besar. Jika berhasil, blockchain asli ini dapat mempercepat transaksi, menurunkan biaya, dan memperkuat ekosistem, sehingga meningkatkan kegunaan token sesuai dengan penggunaan jaringan.
(Cointribune)
2. Peluncuran Shield Mode (15 Desember 2025)
Gambaran: Shield Mode adalah fitur perdagangan baru di Aster Perpetual yang menggabungkan leverage tinggi dengan privasi yang ditingkatkan. Fitur ini memungkinkan trader menyembunyikan strategi mereka di blockchain.
Melanjutkan fitur Hidden Orders sebelumnya, Shield Mode mengintegrasikan pengalaman leverage hingga 1001x dalam satu antarmuka, menghilangkan biaya gas, dan menjanjikan eksekusi lebih cepat. Semua biaya untuk mode ini dibebaskan hingga akhir 2025.
Maknanya: Ini positif untuk ASTER karena meningkatkan pengalaman pengguna bagi trader tingkat lanjut. Perdagangan leverage tinggi menjadi lebih privat, hemat biaya, dan lancar, yang berpotensi menarik lebih banyak volume ke platform.
(CoinMarketCap)
3. Rilis Aplikasi Mobile v1.6.0 (7 November 2025)
Gambaran: Aster merilis versi 1.6.0 aplikasi mobile di AppStore dengan beberapa peningkatan fungsi untuk trader.
Pembaruan utama meliputi dukungan ASTER sebagai aset jaminan margin, kemampuan login bersamaan di web dan mobile, serta peningkatan leverage maksimum hingga 200x untuk aset utama seperti BTC dan ETH.
Maknanya: Ini bersifat netral hingga positif untuk ASTER. Memperluas kegunaan token sebagai jaminan dan meningkatkan aksesibilitas platform. Akses yang lebih lancar di berbagai perangkat dapat membantu mempertahankan pengguna aktif dan meningkatkan aktivitas perdagangan.
(Aster)
4. Pengembangan Testnet Aktif (12 Januari 2026)
Gambaran: Akun Aster Build menyoroti kerja pengembangan yang konsisten setiap hari pada testnet Aster Chain, dengan filosofi "kurangi bicara, tambah komitmen".
Ini menunjukkan bahwa di balik roadmap yang diumumkan, aktivitas pengembang tetap tinggi. Iterasi berkelanjutan pada testnet penting untuk menemukan bug dan mengoptimalkan performa sebelum peluncuran mainnet.
Maknanya: Ini positif untuk ASTER karena momentum pengembang yang berkelanjutan mengurangi risiko keterlambatan dan meningkatkan kemungkinan peluncuran mainnet yang stabil dan sukses, yang merupakan katalis nilai utama.
(Aster Build)
Kesimpulan
Perkembangan Aster sangat fokus pada peluncuran infrastruktur sendiri melalui Aster Chain, sambil terus menyempurnakan produk perdagangan inti dengan fitur seperti Shield Mode. Pertanyaannya, seberapa lancarkah transisi dari testnet ke mainnet pada kuartal pertama 2026?