Apa itu Virtuals Protocol (VIRTUAL)

Oleh CMC AI
17 January 2026 08:58PM (UTC+0)

TLDR

Virtuals Protocol (VIRTUAL) adalah platform blockchain terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk membuat, memiliki, dan menghasilkan pendapatan dari agen AI yang digunakan dalam lingkungan virtual seperti game, media sosial, dan keuangan terdesentralisasi (DeFi).

  1. Infrastruktur AI x Metaverse – Memudahkan penggunaan agen AI yang dapat langsung berinteraksi dalam dunia virtual.

  2. Model Kepemilikan Bersama – Pengguna secara kolektif memiliki dan mengatur agen AI, serta berbagi pendapatan dari aktivitas agen tersebut.

  3. Ethereum Layer 2 – Dibangun di atas Base (Layer 2 Ethereum) untuk skalabilitas dan biaya transaksi yang rendah.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai yang Ditawarkan

Virtuals Protocol mengatasi tantangan dalam mengintegrasikan AI otonom ke dalam ekosistem terdesentralisasi. Platform ini memungkinkan pengembang dan pengguna untuk meluncurkan agen AI yang melakukan berbagai tugas seperti trading, pembuatan konten, atau analisis data. Agen-agen ini menghasilkan pendapatan nyata (misalnya, sekitar $26.000 per hari pada Januari 2026) dan diatur oleh para pemilik bersama, menciptakan ekonomi terdesentralisasi yang berfokus pada interaksi berbasis AI.

2. Teknologi & Arsitektur

Protokol ini menggabungkan teknologi blockchain dengan AI melalui:
- Agen Otonom: Agen AI seperti Luna (influencer virtual) dan aixbt (alat analisis pasar) beroperasi langsung di blockchain, menjalankan tugas tanpa campur tangan manusia.
- Jaringan Base: Memanfaatkan Layer 2 Ethereum untuk transaksi yang cepat dan biaya rendah.
- Marketplace Terdesentralisasi: Platform tempat pengguna dapat membeli dan menjual agen AI, dengan transaksi menggunakan token VIRTUAL.

3. Tokenomik & Tata Kelola

  • Pasokan: Total 1 miliar token VIRTUAL yang sudah sepenuhnya tersedia.
  • Fungsi: Token digunakan untuk membuat agen (100 VIRTUAL per agen), membayar layanan, dan mengatur protokol melalui veVIRTUAL (token yang dikunci untuk memberikan hak suara).
  • Pembagian Pendapatan: Agen memperoleh biaya (misalnya komisi trading) yang kemudian dibagikan kepada para pemilik bersama.

Kesimpulan

Virtuals Protocol menghadirkan cara baru dalam kolaborasi AI dengan menggabungkan kepemilikan terdesentralisasi dan infrastruktur blockchain. Keberhasilannya bergantung pada keseimbangan antara otonomi agen dan tata kelola komunitas. Seiring perkembangan agen AI, mungkinkah mereka menjadi tenaga kerja utama dalam ekosistem Web3?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.