Penjelasan Mendalam
1. Tujuan & Nilai yang Diberikan
Virtuals Protocol mengatasi tantangan mendasar dalam transisi menuju ekonomi yang didorong oleh AI: koordinasi ekonomi yang mulus antara agen otonom. Whitepaper proyek ini menyatakan bahwa agar agen AI dapat berkembang, mereka membutuhkan "media yang tanpa izin dan dapat dikomposisi" untuk bertransaksi (Virtuals Protocol Whitepaper). Blockchain menyediakan infrastruktur ideal untuk hal ini, memungkinkan transaksi yang dapat diverifikasi dan insentif yang selaras antara pencipta, investor, dan agen itu sendiri.
2. Teknologi & Arsitektur
Protokol ini dibangun di atas tiga pilar utama, terutama pada jaringan Layer 2 Ethereum, Base. Agent Commerce Protocol (ACP) adalah standar terbuka yang memungkinkan transaksi aman dan dapat diverifikasi antar agen. Tokenization Platform menyediakan mekanisme untuk meluncurkan Token Agen individual, yang mewakili kepemilikan dalam agen AI tertentu. Generative Autonomous Multimodal Entity (GAME) Engine adalah sistem AI modular yang mendukung kemampuan agen untuk memahami konteks dan menjalankan tindakan secara otonom.
3. Ekosistem & Tokenomik
Token VIRTUAL adalah mata uang dasar ekosistem dan pasangan likuiditas untuk semua interaksi agen. Siapa pun dapat menggunakan VIRTUAL untuk membuat atau membeli Token Agen, yang memberikan kepemilikan bersama dalam agen AI seperti Luna, persona AI yang mengadakan siaran langsung dan menghasilkan pendapatan dari keterlibatan penggemar (Crypto.com). Ini menciptakan ekonomi dinamis di mana agen menghasilkan layanan, memperoleh biaya, dan mendistribusikan nilai kembali kepada pemegang token mereka.
Kesimpulan
Secara fundamental, Virtuals Protocol adalah infrastruktur untuk ekonomi agen AI terdesentralisasi, mengubah perangkat lunak otonom menjadi aset yang dapat diperdagangkan dan dimiliki bersama oleh komunitas. Bagaimana standar ini akan memengaruhi interoperabilitas agen AI di berbagai ekosistem blockchain?