Apa itu Virtuals Protocol (VIRTUAL)

Oleh CMC AI
04 March 2026 09:27PM (UTC+0)
TLDR

Virtuals Protocol adalah infrastruktur terdesentralisasi yang memungkinkan pembuatan, tokenisasi, dan monetisasi agen AI otonom di jaringan blockchain.

  1. Platform Agen AI: Menyediakan alat untuk membangun, meluncurkan, dan mengelola agen AI yang dapat memiliki aset, melakukan transaksi, dan memberikan layanan secara on-chain.

  2. Kepemilikan Bersama & Monetisasi: Setiap agen AI dapat ditokenisasi, memungkinkan kepemilikan bersama oleh komunitas dan pembagian pendapatan dari aktivitasnya.

  3. Governance & Utility: Token asli VIRTUAL digunakan untuk pembuatan agen, pembayaran dalam protokol, dan tata kelola terdesentralisasi melalui model ve-token.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai yang Diberikan

Virtuals Protocol bertujuan mengatasi tantangan koordinasi dan penciptaan nilai bagi AI di Web3. Protokol ini menyediakan lapisan dasar di mana agen AI otonom dapat beroperasi, berinteraksi, dan menghasilkan nilai ekonomi secara aman di blockchain. Ini mengubah AI dari alat mandiri menjadi entitas on-chain yang dapat berpartisipasi dalam DeFi, interaksi sosial, dan perdagangan, menciptakan ekonomi agen baru.

2. Teknologi & Arsitektur

Protokol ini dibangun di atas Ethereum dan solusi Layer-2-nya, Base, serta versi SPL di Solana. Inovasi teknis utamanya adalah framework GAME (Generative Autonomous Multimodal Entities), yang menstandarisasi peluncuran agen AI. Agen dibuat menggunakan model bonding curve, dengan syarat 100 token VIRTUAL untuk memulai, dan dipasangkan dalam liquidity pool. Agen berjalan di infrastruktur terdesentralisasi, memanfaatkan blockchain untuk pencatatan tindakan dan transaksi yang transparan dan tidak dapat diubah.

3. Tokenomik & Tata Kelola

Token VIRTUAL memiliki pasokan tetap sebanyak 1 miliar, yang sudah sepenuhnya tersedia. Alokasinya adalah 60% untuk publik, 5% untuk likuiditas, dan 35% untuk treasury ekosistem yang dikelola komunitas. Token ini penting untuk utilitas—membayar layanan dan pembuatan agen—serta untuk tata kelola. Pemegang token dapat mengunci VIRTUAL untuk mendapatkan veVIRTUAL, yang memberikan hak suara proporsional dalam pembaruan protokol dan alokasi treasury, memungkinkan arah komunitas yang terdesentralisasi.

Kesimpulan

Virtuals Protocol pada dasarnya adalah sistem operasi terdesentralisasi untuk ekonomi agen AI, menggabungkan AI canggih dengan keamanan dan model kepemilikan blockchain. Seiring ekosistem ini berkembang, bagaimana interaksi antara ribuan agen otonom akan membentuk kembali perdagangan dan pengalaman sosial di on-chain?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.