Penjelasan Mendalam
1. Dasar pada Kriptografi Threshold
Inovasi utama Threshold Network adalah kriptografi threshold. Teknologi ini membagi kendali atas operasi sensitif—seperti menandatangani transaksi—ke banyak node independen. Mayoritas yang telah ditentukan sebelumnya (disebut "threshold") harus bekerja sama agar operasi berhasil, sehingga menghilangkan titik kegagalan atau kontrol tunggal (Threshold Blog). Ini menciptakan fondasi minim kepercayaan untuk semua layanan yang disediakan.
2. Produk Unggulan: Jembatan tBTC
Aplikasi utama jaringan ini adalah tBTC, sebuah jembatan terdesentralisasi yang membungkus Bitcoin agar bisa digunakan di blockchain lain seperti Ethereum dan Solana. Setiap tBTC didukung 1:1 oleh Bitcoin yang disimpan dalam vault terdesentralisasi dan aman. Berbeda dengan alternatif terpusat, tBTC menggunakan kumpulan penandatangan threshold jaringan untuk kustodi, mengutamakan kedaulatan pengguna dan ketahanan terhadap sensor.
3. Fungsi Terpadu Token T
Token T adalah pusat operasi jaringan. Token ini digunakan untuk staking menjalankan node yang mengamankan jembatan tBTC, untuk voting tata kelola dalam Threshold DAO, dan untuk manajemen biaya. Fitur penting yang diluncurkan pada Januari 2026 memungkinkan pemegang token yang melakukan staking mendapatkan pengurangan biaya penukaran jembatan tBTC, menghubungkan kepemilikan token langsung dengan biaya penggunaan yang lebih rendah dan stabilitas peg yang lebih baik (CoinMarketCap).
Kesimpulan
Threshold adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang menggunakan kriptografi canggih untuk menghubungkan Bitcoin secara aman ke ekosistem smart contract yang lebih luas. Bagaimana fokusnya pada jembatan non-kustodial dan terdesentralisasi akan membentuk masa depan pemanfaatan Bitcoin dalam DeFi?