Analisis harga NodeOps (NODE) Terbaru

Oleh CMC AI
18 January 2026 06:05PM (UTC+0)

TLDR

NodeOps turun 0,54% dalam 24 jam terakhir, sejalan dengan tren penurunan selama 7 hari (-6,6%) dan 30 hari (-55%). Faktor utama:

  1. Teknikal Oversold – RSI di angka 24,86 menandakan kondisi jenuh jual, namun momentum masih lemah.

  2. Dampak Pendapatan BTCS – Strategi perusahaan induk yang banyak berfokus pada ETH menghadapi risiko kerugian belum terealisasi akibat penurunan harga ETH.

  3. Krisis Likuiditas – Volume perdagangan 24 jam yang rendah sebesar $2,7 juta (-11,7% harian) memperbesar fluktuasi harga.

Analisis Mendalam

1. Kelemahan Teknikal (Dampak Bearish)

Gambaran: RSI 7 hari NODE sebesar 24,86 menunjukkan kondisi jenuh jual yang dalam, namun harga masih berada di bawah semua rata-rata pergerakan penting (7-day SMA: $0,0151; 200-day SMA: $0,056). Histogram MACD (+0,0004989) menunjukkan adanya divergensi bullish yang sementara, tetapi tekanan jual yang berkelanjutan masih mendominasi.

Arti dari ini: Meskipun sudah oversold, kurangnya volume (rasio perputaran 24 jam: 1,38) dan support yang sudah ditembus di $0,015 (basis Juli 2025) menunjukkan keyakinan pembeli yang lemah. Fibonacci retracement menunjukkan support kritis berikutnya di $0,01427 (swing low).

Perhatikan: Penutupan harga di atas 7-day SMA ($0,0151) bisa menjadi sinyal pemulihan jangka pendek.


2. Risiko Eksposur ETH BTCS (Dampak Campuran)

Gambaran: BTCS Inc., perusahaan induk NodeOps, memegang 70.322 ETH (senilai $70 juta pada Q3 2025) dan mengandalkan staking Ethereum melalui NodeOps sebagai sumber pendapatan. Harga ETH turun sekitar 22% dari puncaknya di Agustus 2025 ($4.946), memberikan tekanan pada neraca keuangan BTCS dan secara tidak langsung mempengaruhi persepsi kegunaan NODE.

Arti dari ini: Meskipun pertumbuhan infrastruktur BTCS (misalnya Builder+ untuk pembangunan blok) merupakan hal positif jangka panjang, volatilitas ETH jangka pendek dan kerugian yang belum terealisasi dapat mengurangi minat institusional terhadap NODE.

Perhatikan: Pergerakan harga ETH dan laporan pendapatan BTCS Q4 2025 (diperkirakan Februari 2026).


3. Likuiditas Rendah & Sentimen Altcoin (Dampak Bearish)

Gambaran: Volume perdagangan 24 jam NODE turun 11,7% menjadi $2,7 juta, sementara pasar kripto secara umum mengalami penurunan volume spot sebesar 51,8%. Indeks Altcoin Season berada di angka 27 (netral), yang lebih menguntungkan Bitcoin dibandingkan altcoin kecil seperti NODE.

Arti dari ini: Likuiditas yang tipis memperbesar tekanan jual, dan penurunan 73% dalam 90 hari terakhir mencerminkan rotasi modal dari token DePIN ke aset lain di tengah minat risiko yang rendah.


Kesimpulan

NodeOps menghadapi kombinasi kondisi oversold secara teknikal, risiko eksposur ETH dari perusahaan induk, serta apatisme sektor altcoin secara umum. Meskipun kemitraan infrastrukturnya (misalnya dengan Arbitrum, Caldera) dan program hibah senilai $3 juta menawarkan potensi jangka panjang, sentimen jangka pendek sangat bergantung pada stabilitas ETH dan perbaikan likuiditas.

Hal penting yang perlu diperhatikan: Apakah NODE dapat mempertahankan support di $0,01427, atau jika support ini ditembus, akan memicu pengujian ulang level terendah sepanjang masa?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.
NODE
NodeOpsNODE
|
$0.01488

0.19% (1h)

Baca lebih lanjut tentang NODE