Analisis harga MyShell (SHELL) Terbaru

Oleh CMC AI
29 December 2025 11:55AM (UTC+0)

TLDR

MyShell (SHELL) turun sebesar 0,75% dalam 24 jam terakhir, lebih buruk dibandingkan pasar kripto secara umum yang turun 0,098%. Ada tiga faktor utama yang menyebabkan penurunan ini:

  1. Tekanan jual dari airdrop – Distribusi token kepada HODLer Binance baru-baru ini meningkatkan pasokan token

  2. Kenaikan dominasi BTC – Modal beralih ke Bitcoin karena sentimen altcoin melemah

  3. Resistensi teknikal – Harga kesulitan menembus di bawah SMA 30 hari ($0,0507) meskipun ada sinyal bullish dari crossover MACD

Analisis Mendalam

1. Tekanan Jual Pasca-Airdrop (Dampak Bearish)

Gambaran:
Binance mendistribusikan 25 juta SHELL (sekitar $1,25 juta dengan harga saat ini) dalam airdrop HODLer kedua pada 27 Agustus 2025 (Binance). Penerima token yang membeli dengan harga lebih rendah kemungkinan mengambil keuntungan, apalagi harga SHELL sudah turun 59% dalam 60 hari terakhir.

Maknanya:
Airdrop sering kali menyebabkan tekanan jual jangka pendek karena penerima token "gratis" ini menjual untuk merealisasikan keuntungan. Dengan volume perdagangan SHELL dalam 24 jam sebesar $22,98 juta, distribusi $1,25 juta ini setara dengan sekitar 5,4% dari likuiditas harian—cukup besar untuk memengaruhi buku order.

Yang perlu diperhatikan:
Pantau metrik keluar masuk token di bursa dan jumlah token yang masih terkunci (68,17% dari total token SHELL masih dipegang oleh tim dan investor).

2. Kenaikan Dominasi Bitcoin (Dampak Bearish)

Gambaran:
Dominasi BTC naik menjadi 58,87% (naik 0,3% dalam seminggu), sementara Indeks Musim Altcoin berada di angka 20/100—menandakan pasar sedang berada di "Musim Bitcoin".

Maknanya:
Selera risiko investor lebih condong ke BTC saat pasar tidak pasti. Narasi AI pada SHELL bersaing dengan:
- Aliran dana ETF spot BTC ($116 miliar AUM)
- Leverage tinggi di pasar derivatif (open interest: $786 miliar)
- Sentimen ketakutan pasar (Fear & Greed Index: 30/100)

3. Penolakan Teknis di SMA Kunci (Dampak Campuran)

Gambaran:
SHELL menghadapi resistensi di SMA 30 hari ($0,0507 dibanding harga saat ini $0,0501). Namun, histogram MACD berubah positif (+0,00156) pada 28 Desember, menandakan momentum mulai terbentuk.

Maknanya:
Trader biasanya menggunakan SMA sebagai zona untuk mengambil keuntungan. SMA 30 hari telah menjadi batas atas rally sejak November 2025. Jika harga berhasil menembus dan bertahan di atas $0,0507, ini bisa menjadi sinyal pembalikan tren.

Kesimpulan

Penurunan SHELL mencerminkan kombinasi dari pengambilan keuntungan pasca-airdrop, pergeseran modal ke Bitcoin, dan resistensi teknikal. Kenaikan mingguan 14% token AI ini menunjukkan kekuatan tersisa, namun menembus titik pivot $0,051 sangat penting bagi para pembeli.

Yang perlu diperhatikan: Apakah SHELL bisa bertahan di SMA 7 hari ($0,0461) jika BTC terus menguat? Pantau volume DEX di BNB Chain—jaringan ini menampung 100% dari likuiditas harian SHELL sebesar $22,98 juta.

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.
SHELL
MyShellSHELL
|
$0.05056

1.24% (1h)