Analisis harga Cronos (CRO) Terbaru

Oleh CMC AI
01 February 2026 01:32PM (UTC+0)

Mengapa harga CRO turun? (01/02/2026)

TLDR

Cronos (CRO) turun 1,32% dalam 24 jam terakhir ke harga $0,0809. Penurunan kecil ini merupakan bagian dari tren penurunan yang lebih tajam, dengan CRO turun 10,8% minggu ini dan 40,5% dalam 90 hari terakhir. Penurunan ini sejalan dengan aksi jual besar-besaran di pasar kripto secara umum, namun lebih ringan dibandingkan penurunan total pasar sebesar 4,89%. Berikut faktor-faktor utamanya:

  1. Aksi Jual Pasar Luas (Dampak Bearish) – Kapitalisasi pasar kripto turun 4,89%, menyebabkan sebagian besar aset ikut turun di tengah sentimen ketakutan yang ekstrem.

  2. Tekanan Oversold Teknis (Dampak Bearish) – Indikator momentum utama menunjukkan CRO sangat oversold, mencerminkan tekanan jual yang berkelanjutan dan struktur harga yang lemah dalam jangka pendek.

  3. Katalis dan Sentimen Campuran (Dampak Netral) – Perkembangan positif di ekosistem dan aktivitas whale tertutupi oleh aliran risiko jangka pendek dan kekhawatiran terkait tata kelola.

Analisis Mendalam

1. Aksi Jual Pasar Luas (Dampak Bearish)

Gambaran Umum: Seluruh pasar kripto mengalami tekanan jual signifikan pada 1 Februari 2026, dengan kapitalisasi pasar turun 4,89% menjadi $2,65 triliun. Indeks Fear & Greed dari CoinMarketCap berada di angka 18, yang menunjukkan "Ketakutan Ekstrem," biasanya memicu perilaku menghindari risiko di seluruh altcoin.

Maknanya: Penurunan CRO bukan kejadian tunggal, melainkan bagian dari koreksi sektor yang lebih luas. Saat sentimen makro memburuk, modal biasanya mengalir keluar dari aset berisiko tinggi seperti altcoin dengan kapitalisasi menengah terlebih dahulu. Kerugian 24 jam CRO lebih ringan dibandingkan rata-rata pasar, menunjukkan ketahanan relatif, meskipun tidak bisa lepas dari tren jual dominan.

Yang perlu diperhatikan: Stabilitas atau pembalikan kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan, yang biasanya dipimpin oleh Bitcoin, diperlukan agar CRO bisa menemukan titik terendah yang berkelanjutan.

2. Tekanan Oversold Teknis (Dampak Bearish)

Gambaran Umum: Harga CRO diperdagangkan jauh di bawah semua rata-rata pergerakan utama, dengan Simple Moving Average 200 hari di $0,146. Indeks Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di angka 25,08, yang sangat oversold, dan histogram MACD negatif, mengonfirmasi momentum bearish.

Maknanya: Meskipun RSI oversold kadang-kadang bisa mendahului pantulan jangka pendek, ini terutama menunjukkan tekanan jual yang intens dan berkelanjutan. Harga berada dalam tren turun kuat, dengan setiap reli kemungkinan menghadapi resistensi jual di dekat rata-rata pergerakan. Level support Fibonacci kunci dari titik rendah terbaru ada di $0,07493; jika tembus ke bawah, penurunan bisa semakin cepat.

Yang perlu diperhatikan: Amati adanya divergensi bullish pada RSI atau crossover MACD di atas garis sinyal sebagai tanda awal perubahan momentum.

3. Katalis dan Sentimen Campuran (Dampak Netral)

Gambaran Umum: Berita terbaru menunjukkan gambaran yang beragam. Di satu sisi, CRO menjadi salah satu aset dengan penurunan terbesar di indeks CoinDesk 20, turun 4,2% baru-baru ini. Di sisi lain, ada laporan lonjakan transaksi whale sebesar 1.111% secara mingguan pada akhir Januari, serta perkembangan ekosistem seperti Cronos x402 PayTech Hackathon.

Maknanya: Fundamental jangka panjang yang positif (kemitraan, aktivitas pengembangan) tertutupi oleh aksi harga negatif jangka pendek dan sentimen pasar. Lonjakan aktivitas whale menunjukkan akumulasi oleh pemegang besar, yang bisa menjadi dasar harga, namun belum terlihat dampak kenaikan harga. Sebuah artikel yang menyebutkan tata kelola "diabaikan di Cronos" juga bisa menambah kehati-hatian pasar.

Yang perlu diperhatikan: Tanda jelas bahwa akumulasi oleh pemegang besar meningkatkan volume pembelian dan menembus resistensi jangka pendek, seperti level $0,08275 (78,6% Fib).

Kesimpulan

Penurunan 24 jam CRO adalah gejala ketakutan pasar kripto yang meluas dan struktur teknis yang lemah, meskipun ekosistemnya terus berkembang. Bagi pemegang, ini menciptakan ketegangan antara potensi jangka panjang dan tekanan jangka pendek.

Yang perlu diwaspadai: Apakah CRO bisa bertahan di zona support $0,075–$0,080, dan apakah pembalikan sentimen pasar secara keseluruhan akan memicu lonjakan harga yang signifikan pada altcoin yang oversold ini?

Mengapa harga CRO naik? (28/01/2026)

TLDR

Cronos (CRO) naik 1,65% dalam 24 jam terakhir ke harga $0,0917, sedikit tertinggal dari kenaikan pasar kripto secara umum sebesar 2,57%. Kenaikan kecil ini sejalan dengan pantulan teknis jangka pendek dan perhatian yang meningkat dari pemegang besar. Berikut faktor utamanya:

  1. Pantulan Teknis (Bullish) – Harga memantul dari pola falling wedge di dekat level support penting, menandakan kemungkinan pembalikan jangka pendek.

  2. Lonjakan Aktivitas Whale (Bullish) – Transaksi pemegang besar melonjak lebih dari 1.100% minggu ini, menunjukkan akumulasi dan tekanan jual yang berkurang.

  3. Sentimen Pasar Meningkat (Netral) – Indeks "Fear" masih di angka 37, namun ada sedikit perbaikan pada kapitalisasi pasar global yang memberikan dorongan positif.

Penjelasan Mendalam

1. Pantulan Teknis (Dampak Bullish)

Gambaran: CRO membentuk pola falling wedge di atas zona support $0,087–$0,09, sebuah pola teknis klasik yang sering mendahului pembalikan harga. Indeks RSI sebesar 39,39 menunjukkan aset ini mendekati kondisi oversold, yang biasanya menarik minat pembeli yang mencari harga murah.

Arti dari ini: Pola ini mengindikasikan tekanan jual mulai melemah. Jika harga bertahan di atas $0,09, kemungkinan akan terjadi reli jangka pendek menuju resistance pola wedge di sekitar $0,10, karena pembeli melihat nilai di level tersebut. Namun, tren jangka panjang masih bearish karena harga berada di bawah semua rata-rata pergerakan utama (misalnya, SMA 200 hari di $0,1466).

Yang perlu diperhatikan: Pantau penutupan harian di atas level retracement Fibonacci 78,6% pada $0,0926 untuk mengonfirmasi breakout.

2. Lonjakan Aktivitas Whale (Dampak Bullish)

Gambaran: Data on-chain dari Santiment menunjukkan transaksi whale CRO (lebih dari $100.000) melonjak 1.111% secara mingguan per 23 Januari 2026, menjadikan CRO salah satu aset besar dengan minat pemegang besar tertinggi.

Arti dari ini: Lonjakan ini biasanya menandakan akumulasi oleh pemain institusional atau individu dengan kekayaan tinggi, yang mengurangi likuiditas jual jangka pendek. Hal ini bisa menjadi dasar stabilitas harga dan momentum kenaikan, seperti yang terlihat pada siklus sebelumnya saat aktivitas serupa mendahului lonjakan volume.

Yang perlu diperhatikan: Pantau apakah peningkatan aktivitas whale ini berlanjut menjadi volume pembelian spot yang stabil di atas $20 juta.

Kesimpulan

Kenaikan 24 jam CRO berasal dari pantulan teknis di level support penting, yang diperkuat oleh akumulasi besar dari whale yang menunjukkan kepercayaan jangka panjang. Bagi pemegang aset, ini menandakan kemungkinan stabilisasi dalam waktu dekat, meskipun tren jangka panjang masih menurun.

Hal utama yang perlu diperhatikan: Apakah CRO bisa bertahan di atas $0,09 dan mengubah lonjakan transaksi whale menjadi peningkatan volume perdagangan harian yang berkelanjutan?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.
CRO
CronosCRO
|
$0.07885

3.25% (1h)