Analisis Mendalam
1. Aksi Jual Pasar Luas (Dampak Bearish)
Gambaran Umum: Seluruh pasar kripto mengalami tekanan jual signifikan pada 1 Februari 2026, dengan kapitalisasi pasar turun 4,89% menjadi $2,65 triliun. Indeks Fear & Greed dari CoinMarketCap berada di angka 18, yang menunjukkan "Ketakutan Ekstrem," biasanya memicu perilaku menghindari risiko di seluruh altcoin.
Maknanya: Penurunan CRO bukan kejadian tunggal, melainkan bagian dari koreksi sektor yang lebih luas. Saat sentimen makro memburuk, modal biasanya mengalir keluar dari aset berisiko tinggi seperti altcoin dengan kapitalisasi menengah terlebih dahulu. Kerugian 24 jam CRO lebih ringan dibandingkan rata-rata pasar, menunjukkan ketahanan relatif, meskipun tidak bisa lepas dari tren jual dominan.
Yang perlu diperhatikan: Stabilitas atau pembalikan kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan, yang biasanya dipimpin oleh Bitcoin, diperlukan agar CRO bisa menemukan titik terendah yang berkelanjutan.
2. Tekanan Oversold Teknis (Dampak Bearish)
Gambaran Umum: Harga CRO diperdagangkan jauh di bawah semua rata-rata pergerakan utama, dengan Simple Moving Average 200 hari di $0,146. Indeks Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di angka 25,08, yang sangat oversold, dan histogram MACD negatif, mengonfirmasi momentum bearish.
Maknanya: Meskipun RSI oversold kadang-kadang bisa mendahului pantulan jangka pendek, ini terutama menunjukkan tekanan jual yang intens dan berkelanjutan. Harga berada dalam tren turun kuat, dengan setiap reli kemungkinan menghadapi resistensi jual di dekat rata-rata pergerakan. Level support Fibonacci kunci dari titik rendah terbaru ada di $0,07493; jika tembus ke bawah, penurunan bisa semakin cepat.
Yang perlu diperhatikan: Amati adanya divergensi bullish pada RSI atau crossover MACD di atas garis sinyal sebagai tanda awal perubahan momentum.
3. Katalis dan Sentimen Campuran (Dampak Netral)
Gambaran Umum: Berita terbaru menunjukkan gambaran yang beragam. Di satu sisi, CRO menjadi salah satu aset dengan penurunan terbesar di indeks CoinDesk 20, turun 4,2% baru-baru ini. Di sisi lain, ada laporan lonjakan transaksi whale sebesar 1.111% secara mingguan pada akhir Januari, serta perkembangan ekosistem seperti Cronos x402 PayTech Hackathon.
Maknanya: Fundamental jangka panjang yang positif (kemitraan, aktivitas pengembangan) tertutupi oleh aksi harga negatif jangka pendek dan sentimen pasar. Lonjakan aktivitas whale menunjukkan akumulasi oleh pemegang besar, yang bisa menjadi dasar harga, namun belum terlihat dampak kenaikan harga. Sebuah artikel yang menyebutkan tata kelola "diabaikan di Cronos" juga bisa menambah kehati-hatian pasar.
Yang perlu diperhatikan: Tanda jelas bahwa akumulasi oleh pemegang besar meningkatkan volume pembelian dan menembus resistensi jangka pendek, seperti level $0,08275 (78,6% Fib).
Kesimpulan
Penurunan 24 jam CRO adalah gejala ketakutan pasar kripto yang meluas dan struktur teknis yang lemah, meskipun ekosistemnya terus berkembang. Bagi pemegang, ini menciptakan ketegangan antara potensi jangka panjang dan tekanan jangka pendek.
Yang perlu diwaspadai: Apakah CRO bisa bertahan di zona support $0,075–$0,080, dan apakah pembalikan sentimen pasar secara keseluruhan akan memicu lonjakan harga yang signifikan pada altcoin yang oversold ini?