Penjelasan Mendalam
1. Persetujuan ETF Institusional (2026)
Gambaran Umum: Grayscale Investments dan Bitwise telah mengajukan permohonan ke SEC Amerika Serikat untuk meluncurkan spot TAO exchange-traded funds (Grayscale). Grayscale berencana mengubah Bittensor Trust-nya menjadi ETF dengan kode GTAO, sementara Bitwise mengajukan prospektus untuk TAO Strategy ETF. Proses ini masih menunggu tinjauan regulasi yang biasanya memakan waktu beberapa bulan.
Arti bagi TAO: Ini merupakan kabar positif karena jika disetujui, akan membuka jalur investasi yang diatur secara resmi dari institusi ke TAO, sehingga memperluas basis investor dan permintaan TAO secara signifikan. Namun, ada risiko regulasi karena penolakan atau penundaan yang lama dapat memperlambat momentum jangka pendek.
2. Kualitas Subnet Lebih Penting daripada Kuantitas (2026)
Gambaran Umum: Fokus utama roadmap 2026 bergeser dari ekspansi subnet yang cepat ke memastikan kualitas dan kegunaan subnet di dunia nyata (Cryptolog321). Model emisi Tao Flow yang diluncurkan akhir 2025 kini mengarahkan penghargaan TAO ke subnet berdasarkan jumlah staking dan kinerja, menciptakan persaingan yang selektif.
Arti bagi TAO: Ini bersifat netral hingga positif karena mendorong pengembangan layanan AI yang berguna dan menghasilkan pendapatan, yang akan meningkatkan kegunaan fundamental jaringan dan nilai jangka panjangnya. Risiko yang ada adalah persaingan yang terlalu ketat dapat menghambat inovasi jika subnet kecil yang menjanjikan tidak mampu menarik cukup banyak staking.
3. Potensi Peningkatan Batas Subnet (Masa Depan)
Gambaran Umum: Protokol saat ini membatasi maksimal 128 subnet aktif. Seiring ekosistem berkembang, ada diskusi untuk menggandakan batas ini menjadi 256 subnet (CCN.com). Para pemimpin komunitas menyarankan agar sebagian besar subnet yang ada sudah "sangat kuat" sebelum batas ini diperluas.
Arti bagi TAO: Ini adalah pertimbangan jangka panjang. Peningkatan yang terukur dapat memberikan peluang bagi lebih banyak spesialisasi AI dan kasus penggunaan baru, mendorong pertumbuhan jaringan. Namun, ekspansi yang terlalu cepat berisiko mengurangi konsentrasi staking dan penghargaan di banyak subnet, yang dapat melemahkan keamanan dan kinerja jaringan secara keseluruhan.
Kesimpulan
Jalur pengembangan Bittensor saat ini ditentukan oleh adopsi institusional yang menunggu persetujuan dan penyempurnaan strategis pasar AI inti, dengan tujuan mengubah aktivitas jaringan menjadi nilai yang berkelanjutan. Apakah fokus pada kualitas subnet akan berhasil menjembatani kesenjangan antara eksperimen terdesentralisasi dan kegunaan AI yang luas?