Penjelasan Mendalam
1. Pembaruan Dynamic TAO (Februari 2025)
Gambaran Umum:
Pembaruan Dynamic TAO (dTAO) mengubah cara distribusi penghargaan di Bittensor dengan mengaitkan emisi token pada metrik kinerja subnet, bukan lagi pada tingkat tetap. Hal ini mendorong kontribusi AI yang lebih berkualitas.
Validator kini dapat mengalokasikan bobot taruhan mereka ke subnet berdasarkan kegunaannya, menciptakan pasar yang kompetitif untuk kecerdasan mesin. Misalnya, subnet yang menyediakan model NLP (Natural Language Processing) khusus akan mendapatkan lebih banyak penghargaan jika validator memprioritaskan mereka.
Apa artinya ini:
Ini merupakan kabar baik untuk TAO karena insentifnya selaras dengan kualitas jaringan, sehingga mengurangi aktivitas mining yang kurang produktif. Pengguna mendapatkan hasil AI yang lebih baik, sementara operator subnet berlomba untuk berinovasi. (Sumber)
2. Integrasi Kompatibilitas EVM (2024–2025)
Gambaran Umum:
Bittensor memperkenalkan kompatibilitas dengan Ethereum Virtual Machine (EVM), memungkinkan model AI dan aplikasi terdesentralisasi (dApps) berinteraksi dengan lancar di jaringan berbasis Ethereum.
Pembaruan ini memungkinkan pengembang untuk menjalankan subnet Bittensor sebagai smart contract di jaringan EVM, memperluas penggunaan seperti perdagangan layanan AI secara terdesentralisasi.
Apa artinya ini:
Dalam jangka pendek, ini netral untuk TAO, tetapi dalam jangka panjang sangat positif. Meskipun adopsinya bertahap, hal ini membuka TAO ke ekosistem pengembang Ethereum, yang berpotensi meningkatkan permintaan TAO sebagai aset tata kelola dan staking. (Sumber)
3. Aktivasi Mekanisme Halving (Desember 2025)
Gambaran Umum:
Halving pertama Bittensor mengurangi penerbitan TAO harian dari 7.200 menjadi 3.600, mengikuti model kelangkaan seperti Bitcoin. Halving ini otomatis terjadi saat pasokan yang beredar mencapai 10,5 juta TAO.
Apa artinya ini:
Ini merupakan kabar baik untuk TAO karena mengurangi tekanan jual dari para penambang. Namun, dampak harga mungkin tidak langsung terlihat, seperti yang terjadi pada Bitcoin. Validator dan delegator tetap menerima penghargaan, tetapi pasokan yang lebih ketat dapat meningkatkan nilai TAO jika permintaan bertambah. (Sumber)
Kesimpulan
Pembaruan Bittensor menekankan pembangunan infrastruktur AI terdesentralisasi yang skalabel melalui sistem penghargaan yang kompetitif, interoperabilitas lintas blockchain, dan pengendalian pasokan token. Meskipun volatilitas harga masih terjadi, pembaruan ini menempatkan TAO sebagai pemain utama dalam konvergensi AI dan blockchain.
Bagaimana tokenomik TAO yang terus berkembang akan menyeimbangkan insentif penambang dengan nilai jangka panjang seiring percepatan adopsi AI?