Penjelasan Mendalam
1. Grayscale Mengajukan ETF Bittensor (30 Desember 2025)
Gambaran:
Grayscale mengajukan dokumen S-1 ke SEC untuk ETF spot TAO (kode: GTAO) yang direncanakan akan tercatat di NYSE Arca. Ini mengikuti keberhasilan mereka dengan ETF Bitcoin dan Ethereum, dengan target investor institusional yang ingin mendapatkan eksposur AI-crypto yang diatur. Harga TAO naik 1,1% setelah pengumuman ini.
Maknanya:
Ini merupakan sinyal positif bagi likuiditas dan legitimasi TAO, karena persetujuan ETF dapat membuka akses modal dari pasar utama. Namun, ketidakpastian regulasi masih ada karena SEC belum pernah memutuskan terkait produk hybrid crypto-AI sebelumnya. (Grayscale)
2. GTAO Trust Mulai Beroperasi (6 Januari 2026)
Gambaran:
Bittensor Trust (GTAO) dari Grayscale mulai diperdagangkan secara OTC, dengan aset sekitar 27.000 TAO (senilai $7,9 juta). Setiap saham mewakili 0,0192 TAO dengan biaya pengelolaan 2,5%.
Maknanya:
GTAO menjadi jembatan antara keuangan tradisional dan AI terdesentralisasi, meskipun aliran dana awal yang terbatas menunjukkan kehati-hatian dari investor institusional. Harga TAO turun 4% setelah peluncuran, mencerminkan aksi ambil untung di tengah volatilitas pasar yang lebih luas. (Cointribune)
3. TAO Halving Mengurangi Pasokan (14 Desember 2025)
Gambaran:
Bittensor menyelesaikan halving pertamanya, mengurangi emisi harian dari 7.200 menjadi 3.600 TAO. Peristiwa ini mengikuti model kelangkaan Bitcoin, dengan 10,5 juta TAO sudah beredar (50% dari total pasokan maksimum).
Maknanya:
Secara struktural, ini positif untuk nilai TAO jika permintaan tetap stabil—rebound pasca-halving biasanya menargetkan harga $500. Namun, tekanan jual jangka pendek masih ada karena para penambang menyesuaikan diri dengan imbalan yang lebih rendah. (Coin Edition)
Kesimpulan
Momentum ETF Bittensor dan kelangkaan akibat halving menjadi faktor penting, meskipun tantangan makroekonomi dan pengawasan regulasi masih ada. Dengan Grayscale yang mengandalkan daya tarik AI terdesentralisasi di kalangan institusi, apakah TAO mampu mengatasi volatilitas altcoin dan menguji kembali level resistance $500?