Apa itu 0G (0G)

Oleh CMC AI
12 February 2026 12:52AM (UTC+0)
TLDR

0G adalah blockchain Layer 1 modular dan sistem operasi AI terdesentralisasi yang dirancang untuk menyediakan infrastruktur yang skalabel dan transparan bagi aplikasi AI yang berjalan di blockchain.

  1. Tujuan: 0G bertujuan untuk mendesentralisasi AI dengan menggantikan model-model tertutup dan terpusat dengan tumpukan modular yang transparan untuk penyimpanan, komputasi, dan ketersediaan data.

  2. Arsitektur: Sistem ini mengintegrasikan beberapa komponen yang dapat saling beroperasi—blockchain, jaringan penyimpanan, lapisan ketersediaan data, pasar komputasi, dan platform layanan—menjadi satu sistem terpadu.

Penjelasan Mendalam

1. Sistem Operasi AI Terdesentralisasi

0G pada dasarnya adalah sistem operasi AI terdesentralisasi (deAIOS). Misi utamanya adalah menjadikan AI sebagai "kebaikan publik" dengan mengatasi masalah sentralisasi, biaya tinggi, dan kurangnya transparansi dalam pengembangan AI tradisional. Alih-alih bergantung pada model tertutup yang dijalankan di cloud terpusat, 0G menyediakan tumpukan modular di mana setiap komponen—penyimpanan, komputasi, dan ketersediaan data—bersifat terdesentralisasi dan dapat diverifikasi. Desain ini memungkinkan pengembang membangun dan menjalankan aplikasi AI yang transparan, tanpa perlu kepercayaan, dan tahan terhadap sensor dari satu entitas.

2. Arsitektur Modular dan Interoperabel

Kekuatan sistem ini berasal dari arsitektur modularnya, yang menggabungkan beberapa layanan utama yang dapat digunakan bersama atau secara terpisah. 0G Chain adalah blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, berperforma tinggi untuk kontrak pintar dan penyelesaian transaksi. Di atasnya terdapat:

  • 0G Storage: Jaringan terdistribusi untuk penyimpanan data besar dan model AI yang efisien biaya dan tahan terhadap manipulasi.
  • 0G Data Availability (DA): Lapisan yang dapat diskalakan tanpa batas yang menjamin data yang disimpan selalu dapat diverifikasi dan diakses, sangat penting untuk rollup dan aplikasi berperforma tinggi.
  • 0G Compute Network: Pasar terdesentralisasi yang menghubungkan pengguna dengan penyedia GPU untuk inferensi AI dan pelatihan model.
  • 0G Service Marketplace: Platform untuk menyebarkan dan menggunakan layanan AI dan agen siap pakai.

Modularitas ini memungkinkan pengembang untuk terhubung dengan ekosistem yang sudah ada sambil menggunakan hanya infrastruktur 0G yang mereka butuhkan.

Kesimpulan

0G adalah infrastruktur dasar yang membayangkan ulang pengembangan AI untuk era blockchain, menggabungkan Layer 1 yang skalabel dengan layanan terdesentralisasi yang penting. Seiring tumpukan ini berkembang, aplikasi AI on-chain transparan kelas baru apa yang akan pertama kali dihadirkan?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.