Apa itu 0G (0G)

Oleh CMC AI
23 January 2026 12:10AM (UTC+0)

TLDR

0G adalah blockchain Layer 1 modular sekaligus sistem operasi AI terdesentralisasi (deAIOS) yang dirancang untuk menyediakan infrastruktur yang dapat diskalakan guna mendukung kecerdasan buatan (AI) secara on-chain.

  1. Infrastruktur AI-Native – Dibangun dari awal khusus untuk mendukung AI terdesentralisasi, mengatasi hambatan dalam penyimpanan data, komputasi, dan verifikasi.

  2. Arsitektur Modular – Memisahkan fungsi inti (Chain, Storage, Compute, Data Availability) ke dalam lapisan yang dapat saling berinteraksi untuk skalabilitas tanpa batas.

  3. Tumpukan Layanan Terpadu – Menggabungkan blockchain berperforma tinggi dengan marketplace untuk layanan AI, model, dan komputasi yang dapat diverifikasi.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai Tambah

0G mengatasi hambatan utama yang menghalangi AI berjalan secara efektif di blockchain, seperti biaya penyimpanan data yang mahal, sumber daya komputasi yang terbatas, dan kebutuhan akan ketersediaan data yang terjamin. Misi 0G adalah menggantikan AI “black-box” yang terpusat dan tidak transparan dengan sistem operasi yang modular, transparan, dan terdesentralisasi. Infrastruktur ini bertujuan menjadikan AI sebagai sumber daya publik, memungkinkan penggunaan seperti DeFi cerdas, permainan on-chain dengan NPC AI, dan agen AI yang dapat diverifikasi.

2. Teknologi & Arsitektur

Sistem ini bersifat modular, sehingga komponennya bisa digunakan secara terpisah atau bersama-sama. 0G Chain adalah Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, berperforma tinggi untuk smart contract dan logika AI. 0G Storage adalah jaringan terdesentralisasi untuk menyimpan dataset besar dan model AI, menggunakan erasure coding untuk efisiensi. 0G Data Availability (DA) menyediakan bukti yang dapat diskalakan tanpa batas bahwa data tersedia dan dapat diakses. 0G Compute adalah marketplace terdesentralisasi yang menghubungkan pengguna dengan penyedia GPU untuk inferensi dan pelatihan AI. Desain ini memungkinkan skalabilitas horizontal dengan menambah jaringan konsensus baru sesuai kebutuhan.

3. Dasar Ekosistem

Selain infrastruktur inti, 0G membangun ekosistem melalui Service Marketplace, tempat pengembang dapat menyebarkan atau menggunakan layanan dan agen AI siap pakai. Jaringan Alignment Network dari node-node memantau integritas ekosistem. Proyek ini aktif mendukung para pengembang dengan pendanaan dan bantuan integrasi, menargetkan agen AI, DeFi, gaming, dan aplikasi yang membutuhkan data besar. Kemitraan mereka meliputi berbagai L2 utama, penyedia cloud, dan dompet digital, dengan tujuan menciptakan pengalaman pengembang yang mulus untuk dApps yang native AI.

Kesimpulan

Secara mendasar, 0G adalah tumpukan teknologi yang merancang ulang infrastruktur blockchain untuk memenuhi kebutuhan tinggi AI on-chain yang dapat diverifikasi. Bagaimana pendekatan terpadu mereka terhadap penyimpanan, komputasi, dan ketersediaan data akan mempercepat pengembangan aplikasi AI terdesentralisasi yang sesungguhnya?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.