Penjelasan Mendalam
1. Kemitraan DeLorean Labs Web3 (5 Februari 2026)
Gambaran: DeLorean Labs, divisi Web3 dari merek mobil DeLorean, memilih Protokol FLUX sebagai infrastruktur utama untuk ekosistem digital mereka. Kemitraan ini mencakup pembuatan reservasi kendaraan yang ditokenisasi, analitik on-chain, dan program loyalitas drive-to-earn yang didukung oleh token $DMC, semuanya dibangun di jaringan Sui dan terhubung melalui Flux.
Maknanya: Ini merupakan kabar positif untuk FLUX karena menandai integrasi aset dunia nyata (RWA) dan merek yang signifikan, melampaui penggunaan spekulatif menuju utilitas nyata. Hal ini menguatkan teknologi Flux dalam menghubungkan kepemilikan digital dengan aset fisik dan berpotensi meningkatkan permintaan untuk layanan cloud terdesentralisasi mereka.
(U.Today)
2. Penghapusan Cross Margin di KuCoin (21 Januari 2026)
Gambaran: KuCoin mengumumkan penghapusan FLUX (bersama dengan 1INCH dan SKL) dari layanan perdagangan Cross Margin, yang mulai berlaku pada 28 Januari 2026. Bursa menyarankan pengguna untuk menutup posisi dan memindahkan aset sebelum tanggal tersebut. Penting untuk diketahui bahwa perubahan ini hanya memengaruhi perdagangan margin dengan leverage, sementara perdagangan spot FLUX tetap tersedia di platform.
Maknanya: Ini merupakan perkembangan yang netral hingga sedikit negatif bagi FLUX karena mengurangi opsi perdagangan dengan leverage, yang mungkin memengaruhi likuiditas jangka pendek dari trader margin. Namun, dampaknya terbatas karena akses perdagangan spot tetap terbuka bagi para investor.
(KuCoin)
Kesimpulan
Flux sedang menapaki jalur pertumbuhan ekosistem yang signifikan melalui kemitraan seperti dengan DeLorean Labs, sambil mengelola penyesuaian rutin di bursa. Pertanyaannya, apakah permintaan dari integrasi utilitas dunia nyata akan lebih kuat dibandingkan tantangan dari berkurangnya opsi leverage?