Analisis harga Tensor (TNSR) Terbaru

Oleh CMC AI
20 January 2026 05:08AM (UTC+0)

Mengapa harga TNSR naik? (20/01/2026)

TLDR

Tensor (TNSR) naik 2,47% dalam 24 jam terakhir, mengungguli tren penurunan 7 hari (-6,19%) dan 30 hari (-25,35%) serta pasar kripto yang lebih luas yang turun 0,61%. Berikut faktor utamanya:

  1. Pembaruan Struktur Biaya – Foundation mengalihkan 100% biaya marketplace ke treasury TNSR, meningkatkan nilai utilitas token.

  2. Shock Pasokan – Pembakaran 21,6% token yang belum vested baru-baru ini memperketat pasokan yang beredar.

  3. Pemulihan Teknis – Level RSI oversold memicu pembelian pada level support kunci.

Penjelasan Mendalam

1. Penyesuaian Biaya ke Treasury (Dampak Bullish)

Gambaran: Tensor Foundation mengumumkan pada 21 November 2025 bahwa 100% biaya marketplace sekarang dialirkan ke treasury TNSR (sebelumnya 50%), menghubungkan langsung pendapatan protokol dengan nilai bagi pemegang token.
Artinya: Perubahan ini meningkatkan utilitas TNSR dengan memperkuat mekanisme akumulasi treasury, membuat token lebih menarik sebagai aset tata kelola dan nilai. Pendapatan biaya yang lebih tinggi dapat digunakan untuk pembakaran token di masa depan atau insentif ekosistem, menciptakan tekanan beli.

2. Pengurangan Pasokan Strategis (Dampak Bullish)

Gambaran: Sebanyak 21,6% pasokan TNSR yang belum vested (token Labs dan pendiri) dibakar pada November 2025, secara permanen menghilangkan sekitar 169 juta token dari peredaran.
Artinya: Pengurangan pasokan ini, dibandingkan dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $18,9 juta, memperkuat efek kelangkaan. Pasokan yang beredar turun menjadi 461,6 juta token, meningkatkan sensitivitas token terhadap lonjakan permintaan.

3. Sinyal Pemulihan Teknis (Dampak Bullish)

Gambaran: RSI 7 hari TNSR mencapai 30,65 (mendekati oversold) sebelum reli, sementara harga stabil di atas support Fibonacci $0,0628.
Artinya: Trader jangka pendek masuk pada level support teknis ($0,0628-$0,066), melihat RSI oversold sebagai peluang beli meskipun fundamentalnya lemah.

Kesimpulan

Kenaikan TNSR mencerminkan pembelian teknis yang diperkuat oleh perbaikan tokenomik, meskipun keberlanjutan memerlukan pertumbuhan volume organik di luar aktivitas NFT saat ini sekitar $20 ribu per hari.
Perhatian utama: Apakah TNSR dapat bertahan di atas SMA 7 hari di $0,071 untuk mengonfirmasi pembalikan tren?

Mengapa harga TNSR turun? (19/01/2026)

TLDR

Tensor (TNSR) turun 12,81% dalam 24 jam terakhir, lebih buruk dibandingkan pasar kripto secara umum yang turun 2,69%. Penurunan ini mencerminkan melemahnya momentum dari reli spekulatif November, aktivitas ekosistem NFT yang lemah, serta penurunan teknikal di bawah level support penting.

  1. Koreksi Spekulatif: Lonjakan TNSR pada November (+340%) tidak didukung oleh fundamental, sehingga memicu aksi ambil untung.

  2. Metri Platform yang Lemah: Volume pasar NFT Tensor tetap rendah (~$20 ribu per hari).

  3. Penurunan Teknis: Harga menembus di bawah level support penting seperti Fibonacci dan moving average.

Analisis Mendalam

1. Pelepasan Spekulatif (Dampak Bearish)

Gambaran Umum: TNSR melonjak lebih dari 340% pada November 2025 setelah sebuah dompet besar (whale) mengakumulasi 16,55 juta token (~$3,74 juta pada harga $0,08), yang memicu FOMO di kalangan investor ritel. Namun, volume NFT harian di Tensor tetap sekitar $20 ribu (Dune Analytics), tanpa adanya peningkatan protokol atau kemitraan besar yang dapat mendukung reli tersebut.

Maknanya: Tidak adanya permintaan organik menunjukkan bahwa reli TNSR didorong oleh likuiditas semata. RSI 7-hari mencapai 95,49 (sangat overbought) saat puncak, sehingga koreksi menjadi sangat mungkin terjadi secara statistik. Volume perdagangan 24 jam melonjak 380% menjadi $64,5 juta, menandakan aksi jual panik.

Yang perlu diperhatikan: Penutupan harga yang terus-menerus di bawah $0,063 dapat memicu likuidasi berantai, terutama karena 68% pasokan dipegang oleh 10 dompet terbesar (CoinGecko).

2. Kontraksi Pasar NFT (Dampak Bearish)

Gambaran Umum: Ekosistem NFT Solana, yang menjadi pasar utama Tensor, mengalami penurunan jumlah alamat aktif ke level terendah dalam 12 bulan terakhir (DappRadar). Pesaing seperti Magic Eden menguasai volume lintas rantai, sementara biaya dan pertumbuhan pengguna Tensor stagnan.

Maknanya: Nilai TNSR berasal dari pendapatan biaya Tensor (50% masuk ke kasnya), namun adopsi yang lemah membatasi arus kas. Kapitalisasi pasar NFT Solana secara keseluruhan turun 3% minggu ini, menambah tekanan pada TNSR.

3. Penurunan Teknis (Dampak Bearish)

Gambaran Umum: TNSR menembus di bawah Simple Moving Average (SMA) 7 hari ($0,071) dan SMA 30 hari ($0,078), dengan histogram MACD berubah negatif. Harga kini menguji level retracement Fibonacci 61,8% di $0,0779, yang sebelumnya berfungsi sebagai support.

Maknanya: Kehilangan zona $0,07–$0,075 mengubah sentimen menjadi bearish. RSI 14-hari di angka 39,81 menunjukkan masih ada ruang untuk penurunan lebih lanjut sebelum kondisi oversold muncul.

Kesimpulan

Penurunan TNSR mencerminkan tiga ancaman sekaligus: kelelahan spekulatif, permintaan NFT yang lemah, dan penurunan teknis. Meskipun pembakaran token (21,6% dari pasokan) setelah akuisisi Vector oleh Coinbase menawarkan pengurangan pasokan jangka panjang, risiko jangka pendek masih mendominasi.

Yang perlu diwaspadai: Apakah TNSR dapat bertahan di level psikologis $0,06? Jika turun di bawahnya, target berikutnya adalah level terendah 2025 di $0,034, sementara rebound di atas $0,07 bisa menandakan stabilisasi. Pantau juga volume NFT Solana dan arah pasar Bitcoin untuk mendapatkan gambaran yang lebih luas.

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.
TNSR
TensorTNSR
|
$0.06371

0.69% (1h)