Penjelasan Mendalam
1. Peta Jalan Penarikan Dana (17 Desember 2025)
Gambaran Umum
TreasureNFT mengumumkan peta jalan penarikan dana yang terstruktur, dengan penundaan pembukaan akses aset hingga awal 2026. Pengguna harus mengaktifkan akun dengan setoran 60 USDT untuk memenuhi syarat penarikan secara bertahap (20% setelah 6 bulan, hingga 50% setelah 12 bulan). Keterlibatan BlackRock bertujuan untuk menstabilkan operasional, meskipun belum ada konfirmasi resmi.
Maknanya
Ini bersifat netral untuk MAGIC – penarikan yang teratur dapat mengurangi kepanikan jual, namun penundaan bisa menimbulkan frustrasi pengguna. Peran BlackRock yang dikabarkan bisa meningkatkan kredibilitas institusional jika benar adanya. (CoinMarketCap)
2. Peluncuran Nova Login (5 Desember 2025)
Gambaran Umum
Treasure mengaktifkan sistem login Nova bersamaan dengan suntikan modal dari BlackRock untuk memperlancar proses penarikan. Pembaruan ini mewajibkan verifikasi ketat guna mencegah informasi palsu, dengan fokus utama pada keamanan aset pengguna selama migrasi.
Maknanya
Ini menunjukkan tanda positif yang hati-hati – infrastruktur yang lebih baik dapat meningkatkan kepercayaan investor, namun biaya wajib (60 USDT) dan jadwal yang tertunda menunjukkan risiko dalam pelaksanaan. (CoinMarketCap)
3. Dampak Penutupan Game (21 Desember 2025)
Gambaran Umum
Decrypt melaporkan penutupan Realms of Alurya setelah Treasure mengurangi dana hibah. Penutupan ini menghilangkan kegunaan MAGIC dalam game, memperburuk sentimen negatif yang sudah ada akibat krisis game crypto sepanjang 2025.
Maknanya
Ini bersifat negatif – aktivitas ekosistem yang menurun mengancam permintaan MAGIC, meskipun langkah Treasure beralih ke teknologi AI/agen (misalnya integrasi Ronin) mungkin bisa mengimbangi kerugian dalam jangka panjang. (Decrypt)
Kesimpulan
Treasure berusaha menyeimbangkan pembaruan platform (Nova, kerja sama dengan BlackRock) dengan kerentanan ekosistem (penutupan game). Pantau pelaksanaan penarikan dana pada kuartal pertama 2026 dan adopsi teknologi AI-agen di Ronin. Apakah pembukaan akses dana secara bertahap akan menstabilkan MAGIC atau justru mengungkap risiko likuiditas yang lebih dalam?