Apa itu LayerZero (ZRO)

Oleh CMC AI
11 February 2026 09:15PM (UTC+0)
TLDR

ZRO adalah token asli untuk tata kelola dan utilitas dari LayerZero, sebuah protokol interoperabilitas omnichain yang memungkinkan komunikasi aman antar berbagai blockchain.

  1. Protokol Inti: LayerZero adalah infrastruktur dasar yang memungkinkan smart contract di lebih dari 70 blockchain untuk mengirim pesan dan mentransfer nilai dengan lancar.

  2. Peran Token: ZRO memberikan hak tata kelola kepada pemegangnya, termasuk kontrol untuk mengaktifkan biaya protokol yang dapat digunakan untuk membeli kembali dan membakar token.

  3. Evolusi Strategis: Proyek ini berkembang dari lapisan pesan menjadi peluncuran blockchain "Zero" berperforma tinggi untuk keuangan institusional.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai yang Diberikan

LayerZero mengatasi fragmentasi blockchain dengan berfungsi sebagai lapisan komunikasi universal. Protokol ini memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) untuk berjalan secara native di berbagai blockchain—seperti Ethereum, Solana, dan Avalanche—tanpa bergantung pada jembatan terpusat. Konsep "omnichain interoperability" ini memungkinkan transfer data, aset, dan likuiditas secara mulus, yang sangat penting untuk ekosistem multi-chain yang terhubung. Sejak diluncurkan pada 2022, protokol ini telah memproses volume transaksi lebih dari $50 miliar di lebih dari 70 blockchain (LayerZero Foundation).

2. Tokenomik & Tata Kelola

ZRO memiliki total pasokan tetap sebanyak 1 miliar token. Alokasi terbesar (38,3%) diperuntukkan bagi komunitas, sebagai penghargaan bagi pengguna awal, pengembang, dan pertumbuhan ekosistem di masa depan. Fungsi utama token ini adalah tata kelola: pemegang token dapat memberikan suara dalam referendum onchain setiap enam bulan untuk memutuskan apakah akan mengaktifkan "fee switch" atau tidak. Jika diaktifkan, biaya yang dihasilkan oleh protokol akan digunakan untuk membeli kembali dan membakar token ZRO, menciptakan mekanisme deflasi yang terkait langsung dengan penggunaan jaringan (LayerZero Foundation).

3. Pembeda Utama & Perluasan

Berbeda dengan protokol jembatan sederhana, LayerZero menyediakan kerangka kerja pesan generik yang mendukung aplikasi lintas-chain yang kompleks. Perkembangan terpenting baru-baru ini adalah rencana peluncuran "Zero," sebuah blockchain Layer 1 milik sendiri yang didukung oleh institusi besar seperti Citadel Securities, ARK Invest, dan Google Cloud. Dirancang untuk perdagangan dan penyelesaian transaksi tingkat institusional, Zero menargetkan skalabilitas besar (hingga 2 juta transaksi per detik) sambil tetap menjaga interoperabilitas dengan jaringan LayerZero yang lebih luas, menjadikan ZRO token asli untuk ekosistem yang terus berkembang ini (CoinMarketCap).

Kesimpulan

Secara fundamental, LayerZero (ZRO) mewakili tulang punggung komunikasi lintas-chain yang terus berkembang, bertransformasi dari protokol pesan menjadi lapisan infrastruktur lengkap dengan integrasi institusional yang mendalam. Bagaimana utilitas ZRO akan berkembang saat blockchain "Zero" mulai beroperasi pada akhir 2026?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.