Prediksi Harga LayerZero (ZRO)

Oleh CMC AI
17 February 2026 08:28AM (UTC+0)
TLDR

Perjalanan ZRO menyeimbangkan tekanan pasokan token jangka pendek dengan faktor pendorong adopsi institusional jangka panjang.

  1. Token Unlock yang Akan Datang – Pembukaan token yang dijadwalkan pada 20 Februari 2026 bisa menambah tekanan jual yang signifikan, menguji level support jangka pendek.

  2. Adopsi Institusional & Zero L1 – Dukungan strategis dari Citadel, ARK, dan Google Cloud untuk peluncuran blockchain "Zero" pada musim gugur 2026 dapat mendorong utilitas dan permintaan jangka panjang.

  3. Perluasan Ekosistem – Integrasi besar seperti dengan Cardano memperluas kegunaan ZRO sebagai infrastruktur lintas rantai, meskipun persaingan semakin ketat.

Penjelasan Mendalam

1. Token Unlock yang Akan Datang (Dampak Bearish)

Gambaran: Pembukaan token besar dijadwalkan pada 20 Februari 2026. Meskipun ukuran pastinya masih diperdebatkan, laporan menyebutkan nilainya bisa mencapai puluhan juta dolar, yang berarti peningkatan signifikan dalam pasokan yang beredar. Secara historis, peristiwa seperti ini sering menyebabkan penurunan harga dalam jangka pendek karena investor awal dan anggota tim mendapatkan likuiditas. Kondisi teknikal saat ini yang menunjukkan harga di bawah rata-rata pergerakan penting seperti EMA 20 hari di $1,80, menandakan pasar sudah memperhitungkan risiko ini.

Arti dari ini: Masuknya token yang bisa dijual secara tiba-tiba dapat melebihi permintaan beli jangka pendek, memberikan tekanan pada zona support penting di $1,60. Jika harga turun di bawah level ini, momentum penurunan bisa semakin cepat. Memantau aliran pertukaran on-chain dan volume yang terserap di support sangat penting untuk mengukur tekanan jual.

2. Blockchain Zero & Dukungan Institusional (Dampak Bullish)

Gambaran: LayerZero Labs mengumumkan "Zero," sebuah blockchain Layer 1 berperforma tinggi yang ditargetkan untuk pasar keuangan institusional, dengan peluncuran yang direncanakan pada musim gugur 2026. Proyek ini telah mendapatkan investasi strategis dan kemitraan dengan perusahaan besar seperti Citadel Securities, ARK Invest, DTCC, dan Google Cloud. Token ZRO akan menjadi bagian penting untuk tata kelola dan interoperabilitas di jaringan baru ini.

Arti dari ini: Peralihan dari protokol pesan menjadi infrastruktur dasar ini secara signifikan memperluas potensi kegunaan dan prospek arus kas ZRO. Adopsi yang berhasil oleh institusi-institusi ini dapat menciptakan permintaan berkualitas tinggi yang berkelanjutan untuk ZRO, sehingga menempatkannya sebagai aset inti dalam tesis keuangan on-chain dalam jangka 6–18 bulan ke depan.

3. Lanskap Kompetitif & Pertumbuhan Ekosistem (Dampak Campuran)

Gambaran: LayerZero memperluas jangkauannya melalui integrasi besar, terutama dengan Cardano, yang menghubungkannya dengan lebih dari 160 blockchain. Namun, persaingan semakin ketat dengan protokol seperti Chainlink CCIP, Wormhole, dan Axelar. Kritik publik dari tokoh seperti salah satu pendiri Solana terkait klaim performa juga menunjukkan tantangan narasi.

Arti dari ini: Pertumbuhan ekosistem yang sukses secara langsung meningkatkan penggunaan protokol dan potensi pendapatan biaya, yang merupakan hal positif bagi nilai fundamental ZRO. Namun, persaingan yang meningkat bisa memecah pangsa pasar dan perhatian pengguna. Dampak bersihnya bergantung pada kemampuan LayerZero untuk mempertahankan keunggulan teknologi dan mengamankan lebih banyak integrasi profil tinggi dibandingkan pesaing.

Kesimpulan

ZRO menghadapi pertarungan klasik: tekanan tokenomics jangka pendek versus transformasi fundamental jangka panjang. Bagi pemegang token, ini berarti harus siap menghadapi volatilitas dalam beberapa minggu ke depan sambil tetap fokus pada tesis multi-kuartal tentang adopsi institusional.
Apakah adopsi nyata blockchain "Zero" akan melampaui kekhawatiran pasar terhadap dilusi pasokan jangka pendek?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.