Prediksi Harga LayerZero (ZRO)

Oleh CMC AI
24 January 2026 08:22PM (UTC+0)

TLDR

Perkiraan harga ZRO merupakan tarik ulur antara adopsi yang bullish dan pembukaan suplai yang bearish.

  1. Token Unlocks Berkala – Vesting bulanan untuk pihak dalam menambah sekitar 32,6 juta ZRO ke peredaran, menciptakan tekanan jual yang terus-menerus dan berpotensi membatasi kenaikan harga.

  2. Tata Kelola & Pengaktifan Biaya – Pemungutan suara triwulanan untuk mengaktifkan biaya protokol dapat memperkenalkan mekanisme beli dan bakar, yang berpotensi menciptakan permintaan deflasi untuk ZRO.

  3. Perluasan Ekosistem – Integrasi seperti Starknet dan acara mendatang mendorong hype adopsi, namun harga harus mampu menyerap suplai baru agar kenaikan dapat bertahan.

Analisis Mendalam

1. Token Unlocks & Dinamika Suplai (Dampak Bearish)

Gambaran Umum: ZRO memiliki suplai tetap sebanyak 1 miliar token, dengan 32,2% dialokasikan untuk Mitra Strategis dan 25,5% untuk Kontributor Inti, keduanya mengikuti jadwal vesting selama 3 tahun. Hal ini menciptakan kelebihan suplai bulanan; sekitar 32,6 juta ZRO (3,26% dari suplai maksimum) dibuka setiap bulan hingga tahun 2026. Pembukaan terakhir sebanyak 25,71 juta ZRO pada 20 Januari berhasil diserap oleh permintaan yang kuat, tetapi pola ini berulang setiap bulan.

Maknanya: Setiap pembukaan token berarti ada tambahan token yang bisa dijual, yang menguji kedalaman pasar. Jika permintaan tidak mampu mengikuti, dilusi yang konsisten dapat menekan kenaikan harga. Namun sisi bullish-nya, penyerapan yang berhasil seperti pada Januari menunjukkan permintaan yang kuat dan dapat memperkuat kepercayaan pemegang token (CoinMarketCap).

2. Tata Kelola Protokol & Pengaktifan Biaya (Dampak Bullish)

Gambaran Umum: Pemegang ZRO mengatur protokol melalui referendum on-chain yang tidak dapat diubah, diadakan setiap enam bulan. Pemungutan suara utama adalah untuk mengaktifkan "fee switch," yang akan mengenakan biaya pada setiap pesan lintas rantai. Biaya yang terkumpul akan digunakan untuk membeli kembali dan membakar token ZRO. Referendum berikutnya dijadwalkan pada 20 Juni 2025.

Maknanya: Pengaktifan biaya ini akan mengubah ZRO dari token murni tata kelola menjadi aset yang menghasilkan pendapatan. Hal ini dapat meningkatkan valuasi secara signifikan dengan memperkenalkan mekanisme deflasi dan utilitas nyata, yang mendorong penemuan harga jangka panjang (LayerZero Foundation).

3. Pertumbuhan Ekosistem & Sentimen Pasar (Dampak Campuran)

Gambaran Umum: Katalis terbaru seperti integrasi Starknet telah memicu reli mingguan sebesar 40%. Para trader menantikan acara besar ekosistem pada 10 Februari 2026. Sentimen sosial bersifat bullish, dengan ZRO menempati peringkat #1 di LunarCrush, namun indikator teknikal menunjukkan kondisi jenuh beli dengan RSI 7 hari di angka 93,51.

Maknanya: Berita integrasi mendorong momentum jangka pendek, tetapi untuk mempertahankan harga diperlukan adopsi dan pertumbuhan volume yang berkelanjutan. Pembacaan jenuh beli saat ini menunjukkan kemungkinan koreksi jangka pendek, namun narasi kuat tentang interoperabilitas omnichain mendukung tesis bullish jangka panjang jika metrik penggunaan terus meningkat (CCN).

Kesimpulan

Perjalanan ZRO bergantung pada apakah katalis adopsi bullish dapat secara konsisten mengalahkan pembukaan suplai yang bearish. Bagi pemegang token, ini berarti harus siap menghadapi volatilitas di sekitar pembukaan token bulanan dan pemungutan suara tata kelola triwulanan, dengan acara 10 Februari sebagai ujian penting berikutnya.
Apakah pasar akan mampu menyerap pembukaan token berikutnya seefisien sebelumnya, atau suplai akhirnya akan melampaui permintaan?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.