Analisis harga DeepNode (DN) Terbaru

Oleh CMC AI
11 January 2026 03:39PM (UTC+0)

Mengapa harga DN naik? (11/01/2026)

TLDR

DeepNode (DN) naik sebesar 19,93% dalam 24 jam terakhir, jauh melampaui kenaikan pasar kripto secara umum yang hanya 0,48%. Berikut adalah faktor utama yang mendorong kenaikan ini:

  1. Pencatatan di Bursa: Listing di Gate.io dan Binance Alpha meningkatkan aksesibilitas dan likuiditas.

  2. Momentum Peluncuran Token: Token Generation Event (TGE) memicu pembelian spekulatif.

  3. Narasi AI yang Kuat: Kemitraan dan visi AI terdesentralisasi meningkatkan sentimen pasar.

1. Pencatatan di Bursa (Dampak Positif)

Gambaran Umum: DN mulai diperdagangkan di Gate.io (9 Januari, pukul 10:00 UTC) dan Binance Alpha, sehingga memperluas akses bagi trader ritel dan arbitrase. Integrasi perdagangan spot di Gate.io biasanya memicu lonjakan volatilitas awal, sementara Binance Alpha memberikan eksposur ke lebih dari 170 juta pengguna. Volume perdagangan melonjak 40% menjadi $215 juta, menandakan masuknya modal baru.

Maknanya: Listing di bursa mengurangi hambatan bagi pembeli baru, yang secara historis menyebabkan lonjakan harga jangka pendek karena bursa menarik likuiditas dan pembuat pasar. Volume $215 juta (rasio turnover 6,91x) menunjukkan kedalaman buku pesanan yang kuat, mengurangi risiko slippage dan mendorong posisi yang lebih besar.

2. TGE dan Hype Airdrop (Dampak Positif)

Gambaran Umum: Token Generation Event (TGE) pada 9 Januari (TGE) mengaktifkan hadiah komunitas, dengan 1% pasokan dialokasikan untuk kontributor awal. Buzz di media sosial menyoroti klaim "badge" untuk airdrop di masa depan, yang memicu FOMO di kalangan trader ritel.

Maknanya: TGE sering memicu reli spekulatif karena peserta mengumpulkan token dengan harapan mendapatkan airdrop. Alokasi komunitas sebesar 50% dalam tokenomics DN mendorong pemegang token untuk bertahan, sementara mekanisme staking (model pembagian pendapatan) menciptakan nilai jangka panjang yang dirasakan.

3. Narasi AI dan Kemitraan (Dampak Positif)

Gambaran Umum: Integrasi LayerZero DN (diumumkan 10 Januari) memungkinkan aliran data AI lintas rantai, memperkuat narasi komputasi terdesentralisasi. Secara bersamaan, token sektor AI mengalami kenaikan seiring Indeks Altcoin Season naik 83% dalam sebulan.

Maknanya: Integrasi ekosistem LayerZero memperkuat kegunaan DN untuk beban kerja AI on-chain. Narasi AI menarik trader momentum selama rotasi pasar, dengan kapitalisasi pasar DN sebesar $31 juta menawarkan beta lebih tinggi dibandingkan kapitalisasi besar.

Kesimpulan

Listing di bursa, katalis TGE, dan konvergensi narasi AI menjadi pendorong utama reli DN, meskipun keberlanjutan kenaikan ini bergantung pada adopsi dApp yang sebenarnya setelah peluncuran. Hal penting yang perlu dipantau: Amati tingkat partisipasi staking DN dan biaya penggunaan model minggu ini untuk mengukur permintaan nyata dibandingkan spekulasi.

Mengapa harga DN turun? (10/01/2026)

TLDR

DeepNode (DN) turun sebesar 28,94% dalam 24 jam terakhir, kinerjanya lebih buruk dibandingkan pasar kripto secara umum yang naik 0,74% dalam 7 hari terakhir. Faktor utama penyebabnya:

  1. Volatilitas setelah listing – Tekanan jual setelah debut di beberapa bursa.

  2. Kekhawatiran transparansi – Penundaan airdrop dan tokenomik yang belum jelas.

  3. Pengambilan keuntungan – Pembeli awal keluar setelah hype Token Generation Event (TGE).

Analisis Mendalam

1. Volatilitas Setelah Listing (Dampak Negatif)

Gambaran: DN diluncurkan di Gate, Binance Alpha, Bitget, dan KuCoin pada 9 Januari, yang awalnya meningkatkan permintaan. Namun, pola historis menunjukkan token sering mengalami tekanan jual setelah listing karena pendukung awal memanfaatkan akses likuiditas (detail listing Gate).

Arti dari ini: Lonjakan volume perdagangan DN sebesar 60,49% dalam 24 jam menjadi $167 juta menandakan perputaran yang tinggi. Tingkat perputaran yang besar (6,24 kali kapitalisasi pasar) menunjukkan buku order yang tipis, sehingga memperbesar volatilitas ke bawah.

Yang perlu diperhatikan: Volume perdagangan yang terus-menerus di bawah $100 juta bisa menjadi tanda menurunnya minat pasar.


2. Kekhawatiran Transparansi (Dampak Negatif)

Gambaran: Komunitas mengkritik karena airdrop yang belum terealisasi dan jadwal vesting yang tidak jelas. Hanya 2% dari total pasokan yang dialokasikan untuk airdrop, namun jadwalnya belum dikonfirmasi (@UmehChider51403).

Arti dari ini: Ketidakpastian ini mengikis kepercayaan terhadap narasi “komunitas terlebih dahulu” dari DN. Dengan 50% token dialokasikan untuk penggunaan “komunitas” yang belum jelas, investor mungkin mulai memperhitungkan risiko pelaksanaan.

Yang perlu diperhatikan: Kejelasan tentang distribusi airdrop dan pelepasan pasokan yang terkunci.


3. Pengambilan Keuntungan Setelah TGE (Dampak Negatif)

Gambaran: TGE DN pada 9 Januari menarik pembeli spekulatif yang mengantisipasi hype infrastruktur AI. Penurunan 29% menunjukkan bahwa peserta awal keluar posisi saat token mulai diperdagangkan di bursa.

Arti dari ini: Pemegang lemah mendominasi perdagangan jangka pendek. Pemulihan 1,11% per jam menunjukkan adanya pembelian saat harga turun, tetapi ada resistensi kuat di titik pivot $1,40.

Yang perlu diperhatikan: Jika harga bertahan di $1,10, bisa menstabilkan pasar; jika turun di bawah itu, target berikutnya bisa $0,90.

Kesimpulan

Penurunan DN mencerminkan dinamika klasik “jual saat berita” yang diperparah oleh risiko ketidakjelasan. Meskipun tesis infrastruktur AI tetap kuat, para trader menghadapi ketidakpastian jangka pendek terkait pelaksanaan tokenomik dan aliran perdagangan yang volatil di bursa terpusat (CEX).

Hal penting yang harus diperhatikan: Apakah tim DN dapat mengatasi kekhawatiran transparansi sebelum pembaruan komunitas pada 12 Januari?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.