Penjelasan Mendalam
1. Pengawasan Token NYC (13 Januari 2026)
Gambaran:
Bubblemaps menemukan ketidakwajaran di jaringan pada Token NYC, sebuah memecoin yang dipromosikan oleh mantan Wali Kota New York, Eric Adams. Dompet pengelola menarik dana sebesar $2,5 juta USDC saat nilai pasar token mencapai puncak $600 juta, kemudian menambahkan kembali $1,5 juta setelah harga turun 60%. Analisis menunjukkan 70% dari total 1 miliar token terkunci dalam “NYC Reserve” yang tidak transparan dan terdapat kelompok dompet yang terkait dengan pengelola yang mengendalikan likuiditas.
Maknanya:
Hal ini netral untuk kegunaan BMT, namun menegaskan peran Bubblemaps dalam mengungkap proyek berisiko. Meskipun alat Bubblemaps terbukti efektif, kejadian ini bisa mendorong regulator untuk lebih mengawasi token yang terkait dengan selebriti, yang secara tidak langsung meningkatkan permintaan terhadap analisis forensik. (Cointribune)
2. Penolakan Taruhan Maduro (6 Januari 2026)
Gambaran:
Bubblemaps membantah klaim viral bahwa keuntungan $400 ribu dari Polymarket terkait nasib politik Nicolás Maduro melibatkan Steven Witkoff, salah satu pendiri WLFI. Para analis sebelumnya menduga pola dompet menunjukkan akses orang dalam, namun Bubblemaps menunjukkan bahwa perbedaan waktu dan analisis multi-aset membantah narasi “cocok 99%” tersebut.
Maknanya:
Ini meningkatkan kredibilitas BMT. Dengan membantah teori on-chain yang terlalu sederhana, Bubblemaps memperkuat posisinya sebagai penyedia analisis yang mendalam – sebuah keunggulan penting di pasar yang didorong spekulasi dan membutuhkan intelijen berkualitas tinggi. (Cryptopotato)
Kesimpulan
Bubblemaps tetap menjadi alat penting dalam mengungkap sisi paling berisiko dari dunia kripto, menyeimbangkan antara mengungkap penipuan dan melawan analisis yang keliru. Dengan BMT turun 41,59% dalam 90 hari terakhir, apakah kegunaannya di era mania memecoin dan pengetatan regulasi dapat memicu kebangkitan? Pantau lonjakan adopsi pada platform investigasi di kuartal pertama 2026.