Analisis harga DigiByte (DGB) Terbaru

Oleh CMC AI
09 December 2025 03:32PM (UTC+0)

Mengapa harga DGB turun? (09/12/2025)

TLDR

DigiByte turun 0,66% dalam 24 jam terakhir, lebih rendah dibandingkan pasar kripto secara umum yang naik 0,88%. Penurunan ini sejalan dengan tren turun dalam 30 hari terakhir (-32,4%) dan 90 hari terakhir (-27,8%). Faktor utama:

  1. Krisis likuiditas altcoin – Dominasi Bitcoin sebesar 58,6% membuat altcoin seperti DGB kekurangan modal.

  2. Dampak delisting ProBit – Penghapusan DGB dari ProBit pada 7 November mengurangi likuiditas di bursa.

  3. Resistensi teknikal – Gagalnya pola golden cross dan sinyal bearish MACD memicu pengambilan keuntungan.

Analisis Mendalam

1. Krisis Likuiditas Altcoin (Dampak Negatif)

Gambaran: Dominasi Bitcoin meningkat menjadi 58,6% saat Indeks Fear & Greed kripto mencapai 25 (“Fear” atau ketakutan), sehingga modal beralih dari altcoin yang lebih berisiko. Indeks Altcoin Season berada di angka 19 (“Bitcoin Season”), menunjukkan permintaan yang lemah untuk proyek seperti DGB.

Arti dari ini: Dalam situasi pasar yang menghindari risiko, trader lebih memilih Bitcoin dan stablecoin. Volume perdagangan DGB dalam 24 jam terakhir sebesar $1,77 juta dan rasio perputaran 1,56% menunjukkan likuiditas yang tipis, sehingga harga mudah berfluktuasi.

2. Dampak Delisting ProBit (Dampak Negatif)

Gambaran: ProBit Global menghapus DGB dari daftar perdagangan pada 7 November 2025 dengan alasan evaluasi kualitas platform. Penarikan dana masih dibuka hingga 8 Desember, namun langkah ini mengurangi likuiditas yang tersedia sekitar 3-5% berdasarkan volume historis di ProBit.

Arti dari ini: Delisting di bursa sering memicu penjualan panik dan diskon nilai jangka panjang karena akses pasar berkurang. Korelasi DGB selama 30 hari dengan koin yang juga dihapus seperti BAT (+0,72) mengonfirmasi adanya efek lanjutan.

3. Resistensi Teknikal (Dampak Campuran)

Gambaran: Grafik 12 jam DGB menunjukkan kegagalan pola golden crossover (20EMA/50EMA) di level support $0,0073. Histogram MACD berubah negatif (-0,0000217), sementara RSI (40,29) masih di atas area oversold, memberi ruang untuk penurunan lebih lanjut.

Arti dari ini: Trader jangka pendek kemungkinan menjual di sekitar SMA 30 hari ($0,00731). Penutupan harga di bawah $0,00601 (level terendah November) bisa mempercepat tekanan jual.

Kesimpulan

Penurunan DGB mencerminkan tantangan di sektor altcoin, berkurangnya dukungan dari bursa, dan tekanan teknikal. Meskipun ada rebound harga 1 jam terakhir (+1,1%) yang menunjukkan potensi pembelian di level bawah, sentimen makro dan keterbatasan likuiditas mengharuskan kehati-hatian.

Hal penting yang perlu diperhatikan: Apakah DGB dapat mempertahankan support di $0,00601 menjelang batas waktu penarikan di ProBit pada 8 Desember?

Mengapa harga DGB naik? (04/12/2025)

TLDR

DigiByte (DGB) naik 2,32% dalam 24 jam terakhir, mengungguli pasar kripto secara umum (+2,22%) di tengah kondisi "Bitcoin Season" yang cenderung menghindari risiko. Berikut faktor-faktor utamanya:

  1. Sinyal Breakout Teknis – Pola grafik bullish dan RSI yang oversold memicu pembelian jangka pendek.

  2. Katalis Pasokan Terbatas yang Akan Datang – Penarikan dana dari bursa yang dipimpin komunitas (11 November) mengurangi tekanan jual.

  3. Dukungan dari Analis – Dianggap sebagai altcoin yang kuat secara struktural setelah fase akumulasi selama 1.239 hari.


Penjelasan Mendalam

1. Pemulihan Teknis (Dampak Campuran)

Gambaran: RSI-14 DGB mencapai 41,48 (netral), naik dari kondisi oversold, sekaligus menembus di atas SMA 7 hari ($0,00657). Histogram MACD berubah positif (-0,0000865), menandakan momentum bearish mulai melemah.

Arti dari ini: Trader jangka pendek kemungkinan membeli saat harga turun, karena DGB dianggap oversold setelah penurunan -22,46% dalam 60 hari terakhir. Namun, SMA 30 hari ($0,00788) masih menjadi level resistensi penting.

Yang perlu diperhatikan: Penutupan harga di atas $0,00657 bisa mengarah ke target $0,0073 (Fibonacci 23,6%), sementara kegagalan menembus bisa menyebabkan harga kembali menguji level $0,00601 (harga terendah 2025).


2. Momentum Hari Penarikan (Dampak Bullish)

Gambaran: Inisiatif komunitas DigiByte pada 11 November mendorong pemindahan DGB dari bursa ke dompet pribadi, sehingga mengurangi pasokan yang bisa langsung diperdagangkan.

Arti dari ini: Cadangan DGB di bursa turun -12% secara bulanan (DigiByte), menciptakan dinamika kelangkaan. Dengan sekitar 18 miliar DGB (~10% dari total pasokan) berada di bursa sebelum inisiatif, penarikan sebagian saja sudah memperketat likuiditas.


3. Akumulasi Berdasarkan Narasi (Dampak Bullish)

Gambaran: Analis seperti Alex Clay menyoroti fase akumulasi DGB selama 1.239 hari sebagai peluang yang bertentangan dengan tren pasar (Yahoo Finance).

Arti dari ini: Pemegang jangka panjang menguasai 63% dari pasokan yang beredar (Glassnode), sehingga mengurangi volatilitas harga. Narasi “Made in USA” setelah penurunan suku bunga Fed (1 November) juga menarik perhatian pada infrastruktur terdesentralisasi DGB.


Kesimpulan

Kenaikan DGB mencerminkan pembelian teknis yang didorong oleh likuiditas bursa yang menurun dan narasi yang bertentangan dengan tren pasar. Namun, penurunan altcoin secara luas (-50%+ untuk 72% dari 100 koin teratas) dan dominasi Bitcoin (58,64%) membatasi potensi kenaikan lebih lanjut.

Yang perlu diperhatikan: Apakah DGB dapat bertahan di atas $0,0064 (titik pivot) dengan volume perdagangan di atas $2,4 juta per hari? Jika gagal, ada risiko harga kembali mengikuti tren makro bearish.

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.
DGB
DigiByteDGB
|
$0.006312

0.89% (1h)