Uniswap vs PancakeSwap
DeFi

Uniswap vs PancakeSwap

1 year ago

Kebangkitan DeFi artinya bahwa selalu ada platform DeFi baru yang bermunculan — bagaimana kinerja PancakeSwap yang baru melawan Uniswap yang orisinal?

Uniswap vs PancakeSwap

Daftar Konten

Kenaikan Ethereum yang tak terbendung sejak peluncuran Beacon Chain-nya pada Desember 2020 melambat beberapa di Februari 2021 - yang menjadi masalah, ironisnya, berasal dari kenaikan harganya. Cryptocurrency terbesar kedua di dunia, mendorong ke titik harga tertinggi (ATH) baru lebih dari $2.000 dan lonjakan popularitas aplikasi staking, mulai tersendat karena kemacetan dan biaya gas yang keterlaluan, terkadang lebih dari $50 per transaksi, menyebabkan beberapa pengguna dan pengembang beralih ke alternatif lain.
Binance Smart Chain (BSC) dan bursanya yang ada di bawah radar, PancakeSwap untung dari migrasi ini secara besar-besaran, sehingga memulai persaingan antar-chain baru antara Ethereum dan BSC — serta bursa andalan masing-masing Uniswap dan PancakeSwap — yang mungkin memutuskan masa depan DeFi yang dapat diperkirakan.

Join us in showcasing the cryptocurrency revolution, one newsletter at a time. Subscribe now to get daily news and market updates right to your inbox, along with our millions of other subscribers (that’s right, millions love us!) — what are you waiting for?

Apa Itu PancakeSwap?

PancakeSwap adalah sebuah bursa terdesentralisasi (DEX) yang didukung oleh Binance Smart Chain (BSC), yang menggunakan model AMM (pembuat pasar otomatis) untuk memenuhi pesanan. Dengan demikian, PancakeSwap menggantikan buku pesanan dengan kolam likuiditas.
Penyedia likuiditas berinteraksi dengan kolam dan menerima token LP yang mewakili bagian mereka di kolam tersebut. Token ini adalah kunci untuk mengambil kembali bagian mereka dari kolamnya. Karena platform ini berjalan di BSC, tokennya mematuhi standar token BEP-20 di platform.
Selanjutnya, token LP ada dalam "rasa" berbeda yang dipengaruhi oleh token yang disimpan di kolam.

Apa Itu Uniswap?

Uniswap adalah DEX berbasis Ethereum paling populer yang menggunakan model AMM, menggunakan kolam likuiditas daripada buku pesanan dan memiliki token LP untuk penyedia likuiditas. Uniswap adalah chain ibunya PancakeSwap, yang menggunakan blockchain Ethereum asli untuk menjalankan jaringannya sebagai lawan dari BSC. Sebagai salah satu protokol DeFi pertama yang sangat sukses, sebagian besar DEX, dalam satu atau lain cara, meminjam fitur dari Uniswap untuk menjalankan platform mereka sendiri.
Catat bahwa model AMM menghilangkan kebutuhan untuk memiliki rekan di sisi lain dari pesanan beli-jual agar perdagangan dapat dilakukan. Akibatnya, lebih sedikit waktu perdagangan dibutuhkan pada DEX yang menggunakan model ini. Dengan menghilangkan kebutuhan untuk melalui prosedur KYC (know-your-customer), bursa ini memberikan akses ke pertukaran token yang terdesentralisasi kepada lebih banyak orang.

Mengapa Ada Rivalitas Antara PancakeSwap dan Uniswap?

Setelah tahun 2020 yang luar biasa di mana ia menulis ulang aturan untuk bursa terdesentralisasi, Uniswap telah dipandang sebagai tolok ukur untuk DEX, mengingat sebagian besar proyek yang berfokus pada DeFi mencoba mengambil alih peran menjadi platform terkemuka untuk pertukaran token.

PancakeSwap adalah pemenang tidak resminya perang ini, dengan likuiditasnya meningkat lebih dari 1.000% dalam waktu sekitar dua bulan. Selain itu, volume PancakeSwap telah meroket dari $37 juta menjadi "angka gila-gilaan" $1 miliar dalam 49 hari pertama tahun 2021.
Menariknya, pertumbuhannya dikaitkan dengan kekurangan blockchain Ethereum yang menampung Uniswap. Jaringan bertenaga ETH mengalami masalah skalabilitas karena ketergantungannya pada mekanisme konsensus proof-of-work (PoW). Akibatnya, kemacetan di platform menyebabkan kenaikan biaya transaksi atau gas.
Pada bulan Desember 2020, Ethereum memulai migrasi dari mekanisme konsensus PoW ke PoS (proof-of-stake) melalui peluncuran Ethereum 2.0, yang diharapkan dapat menyelesaikan masalah skalabilitas. Sayangnya, peluncuran lengkap diperkirakan akan memakan waktu sekitar dua tahun.

Mengapa Perlu Binance Smart Chain?

Binance Smart Chain terus mendapatkan lebih banyak pijakan di alam DeFi. Beberapa bidang utama keberhasilan BSC meliputi:

Efisiensi dan Keterjangkauan

Daripada sistem PoW, ia menggunakan versi PoS yang disebut proof-of-stake-authority (PoSA). Versi ini menyediakan waktu blok tiga detik, yang berarti bahwa transaksi diselesaikan lebih cepat dan biaya jauh lebih rendah karena tidak ada kemacetan jaringan.

Kompatibilitas Antar-Blockchain

BSC kompatibel dengan platform terdesentralisasi lainnya. Misalnya, BSC kompatibel dengan Ethereum karena mendukung Mesin Virtual Ethereum (EVM). Ini artinya bahwa pengembang Ethereum dapat dengan cepat mentransfer (memindahkan) proyek mereka ke Binance dengan memutar beberapa tombol, bisa dibilang.

PancakeSwap Membalik Uniswap, Uniswap Menyalip Coinbase

Pada Februari 2021, PancakeSwap sempat merebut kuasa Uniswap sebagai bursa berbasis AMM terbesar. Volume perdagangan harian pada proyek DEX yang didukung BSC ini di atas $400 juta lebih banyak dari platform berbasis ETH pada 19 Februari.
Khususnya, kenaikan ini telah menjadi stabil, mencatat volume lebih dari $1 miliar per hari. Ethereum mencatat biaya gas $16 juta dalam satu hari, sementara pengguna BSC hanya perlu membayar sebagian kecil dari jumlah itu.
Namun, pada bulan Maret, Uniswap telah mendapatkan kembali tempatnya di atas PancakeSwap — tetapi pemain baru, MDEX, telah mengambil tempat nomor satu di atas Uniswap, menunjukkan seberapa cepat dunia perdagangan terdesentralisasi bergerak.
Uniswap telah melampaui volume perdagangan Coinbase, bursa mata uang kripto terpusat yang paling besar. Di sisi lain, selain peningkatan volume di PancakeSwap, token CAKE bursa ini juga mencatat pertumbuhan yang signifikan, naik lebih dari 6.000% dalam waktu kurang dari enam bulan.

PancakeSwap vs. Uniswap: Perbandingan DEX Teratas

Token-token Asli

CAKE adalah aset dasar PancakeSwap, yang berfungsi ganda sebagai token tata kelola, serta menyediakan fungsionalitas pertanian dan staking. Pengguna bisa mendapatkan CAKE dengan menyediakan likuiditas, staking, atau membelinya di bursa (opsi staking memungkinkan pemegang mendapatkan lebih banyak token).

Perhatikan bahwa token CAKE yang diterbitkan untuk penyedia likuiditas dapat diperdagangkan di pasar kripto terbuka, sama seperti koin standar.

Di sisi lain, kita ada token UNI, aset aslinya Uniswap, yang telah diberikan sebagai airdrop oleh pengembangnya ke pengguna awal platform pada September 2020. Namun, kasus penggunaan nyata token pada platform ini, selain tata kelola, belum ditentukan.

Dengan demikian, pada saatnya kasus penggunaan UNI lebih diperjelas, jika akan terjadi, CAKE diharapkan sudah mendapat lebih banyak daya tarik. Untuk tujuan tata kelola lainnya, PancakeSwap memiliki token lain yang disebut SYRUP, yang memungkinkan pemegang untuk menerima 40% dari jumlah emisi CAKE — Syrup tidak dirancang untuk dijual, karena diperlukan untuk melepaskan CAKE yang di-stake.

Adopsi

Sulit untuk mengukur dua DEX teratas dalam hal ini. Sementara tingkat adopsi PancakeSwap sedang meningkat, Uniswap lebih tua dan memiliki basis pengguna yang cukup besar. Ini adalah salah satu dari sedikit proyek yang memancing DeFi dari bayang-bayang dengan memperkenalkan fungsionalitas AMM yang belum pernah berhasil dijalankan oleh proyek lain sebelumnya.

Namun, PancakeSwap tampaknya sedang dalam perjalanan untuk melewati Uniswap, karena meningkatnya adopsi Binance Smart Chain dan token CAKE. Seperti yang biasa terjadi di alam kripto, harga aset digital menanggapi adopsi atau setidaknya permintaan.

Sampai sekarang, tampaknya ada lebih banyak permintaan untuk CAKE daripada UNI. Oleh karena itu, kenaikan harga merupakan tanda bahwa semakin banyak orang yang condong ke klona Uniswap ini.

Biaya Transaksi

Ethereum jelas kalah dalam pertempuran biaya transaksi saat ini, membiarkan pintu terbuka lebar untuk platform yang lebih efisien dengan kemampuan smart contract. Dengan Uniswap berjalan di blockchain terbesar kedua, biaya gas telah meningkat secara eksponensial.

Masalahnya bahkan lebih besar bagi pengguna Uniswap yang hanya dapat berdagang dalam jumlah kecil, karena biaya gas akan memakan keuntungan mereka. Dengan menggunakan jaringan yang dapat meningkat skala seperti BSC, PancakeSwap dapat menawarkan biaya transaksi yang jauh lebih rendah.

Di BSC, biaya transaksi dalam bentuk sen, dibandingkan dengan Ethereum yang biayanya bisa mencapai beberapa ratus dolar. Selain menghemat pengguna dari biaya gas yang tinggi, BSC juga memfasilitasi transaksi yang lebih cepat.

Jumlah Token yang Terdaftar

Uniswap memiliki keunggulan di sini, karena memiliki lebih dari 1.500 token dibandingkan dengan 200+ token yang terdaftar di PancakeSwap, terutama karena Uniswap telah ada lebih lama dan melayani pengguna Ethereum. Namun, pada bulan September 2020, kecepatan dan banyaknya token yang terdaftar di jaringan ini menakjubkan karena Uniswap melaporkan rata-rata 150 pasang token ditambahkan sehari selama tujuh hari penuh — sementara sistem terbuka mendorong kebebasan, kebebasan ini juga meluas ke aktor-aktor jahat. Sebagai hasil dari sistem tanpa izin Uniswap, proyek-proyek palsu telah melonjak, bersemangat untuk mengambil untung investor yang tergesa-gesa. Misalnya, Uniswap menerima pendaftaran "Token Bursa Uniswap", yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan Uniswap selain terdaftar di platform.

PancakeSwap menawarkan daftar token yang sukses dan unik seperti FRONT dan BAKE — tetapi masalah "daftar berkualitas rendah" yang sama yang mengganggu Uniswap juga ada di fork berbasis BSC ini.

Likuiditas dan Volume Perdagangan

Meskipun likuiditas di PancakeSwap sedang meningkat, Uniswap masih memimpin. Sebagian besar token di Uniswap memiliki likuiditas yang cukup besar dibandingkan dengan yang ada di PancakeSwap. Lebih banyak penyedia likuiditas lebih memilih Uniswap karena insentif penyediaan likuiditas PancakeSwap mendukung mereka yang menyimpan token eksotis yang paling volatil.

Di sisi lain, PancakeSwap telah melampaui volume perdagangan satu hari Uniswap. Namun, karena volatilitas ekosistem DeFi, platform yang didukung BSC ini perlu mempertahankan jalan ke atas untuk mengalahkan Uniswap secara permanen pada volume perdagangan.

Keamanan dan Komunitas

Meskipun PancakeSwap dan Uniswap keduanya terdesentralisasi, PancakeSwap mendapat manfaat dari dukungan ekosistem Binance. Namun, Uniswap juga memiliki komunitas yang besar, berkat kedatangan awalnya ke kancah DeFi.

PancakeSwap mencoba menjembatani kesenjangan pengguna yang diciptakan oleh kedatangan mereka yang relatif baru di kancah DeFi dengan menarik pengikut setia melalui lotre, kompetisi, dan insentif serupa lainnya.

Apa Selanjutnya untuk Binance Smart Chain?

Sekali lagi, perlu dikatakan bahwa persaingan PancakeSwap-Uniswap melampaui DEX itu sendiri, karena itu juga menggambarkan perbedaan utama antara blockchain Ethereum dan Binance Smart Chain.

BSC saat ini tampaknya berada di pihak yang menguntungkan, dengan likuiditasnya yang tumbuh secara eksponensial. Token asli Binance, BNB, menuai hadiah dari meledaknya Defi, menempati posisi di lima cryptocurrency top yang terkemuka berdasarkan kap pasar di CMC.
Khususnya, volume tinggi BSC menunjukkan kebutuhan akan transaksi yang lebih murah dan lebih cepat. Biaya gas Ethereum yang tinggi tampaknya menjadi kontributor tertinggi atas perginya pengguna ke jaringan DeFi berbasis BSC. Misalnya, antara Januari dan Februari 2021, BSC mencatat peningkatan pengguna unik dari 12.700 menjadi lebih dari 50.000.
Karena pengguna datang dengan peningkatan volume dagang, pada 9 Februari 2021, volume perdagangan BSC mencapai $6,84 miliar, sedangkan blockchain terbesar kedua mencapai $5,42 miliar. Selanjutnya, BSC melihat peningkatan aplikasi terdesentralisasi baru (DApps) seperti BakerySwap, JulSwap, Autofarm, dan banyak platform lagi.

Meningkatnya persaingan akan memberikan tekanan besar pada pengembang Ethereum untuk mempercepat, atau setidaknya berpegang pada, tenggat waktu yang menandai peta jalan yang mengarah ke bentuk final proof-of-stake mereka yang seharusnya mengakhiri masalah skala saat ini.

Artikel ini berisi tautan ke situs web pihak ketiga atau konten lain untuk tujuan informasi saja ("Situs Pihak Ketiga"). Situs Pihak Ketiga tidak berada di bawah kendali CoinMarketCap, dan CoinMarketCap tidak bertanggung jawab atas konten Situs Pihak Ketiga mana pun, termasuk namun tidak terbatas pada tautan apa pun yang terdapat dalam Situs Pihak Ketiga, atau perubahan atau pembaruan apa pun pada Situs Pihak Ketiga. CoinMarketCap menyediakan tautan ini kepada Anda hanya untuk kenyamanan, dan penyertaan tautan apa pun tidak menyiratkan pengesahan, persetujuan, atau rekomendasi oleh CoinMarketCap dari situs atau hubungan apa pun dengan operatornya. Artikel ini dimaksudkan untuk digunakan dan harus digunakan untuk tujuan informasi saja. Penting untuk melakukan penelitian dan analisis Anda sendiri sebelum membuat keputusan material apa pun yang terkait dengan produk atau layanan apa pun yang dijelaskan. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai, dan tidak akan ditafsirkan sebagai, nasihat keuangan. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik [perusahaan] penulis dan tidak mencerminkan pendapat CoinMarketCap.
2 people liked this article